Serunya Ngabuburit dengan Membuat Ketupat Berisi Harapan

Jurnalis: Yudha Fury
Editor: Muhammad Faizin

20 Mar 2024 03:48

Thumbnail Serunya Ngabuburit dengan Membuat Ketupat Berisi Harapan
Salah satu peserta ngabuburit terlihat senyum lebar saat hendak memasukkan harapannya. (Foto:Yudha/ketik.co.id)

KETIK, SIDOARJO – Tradisi makan ketupat saat lebaran sudah diturunkan dari waktu ke waktu. Mulai dari leluhur, buyut, kakek hingga generasi saat ini. Tak terkecuali mereka yang kini tak memiliki orang tua atau yatim piatu. Agar tetap lestari, puluhan anak yatim di Sidoarjo belajar membuat ketupat.

Berdasarkan sejumlah literatur yang ditemukan, asal-usul kata Ketupat atau dalam bahasa Jawa lazim disebut Kupat merupakan sebuah akronim dari kata Ngaku Lepat (mengaku salah). Simbolisasi dalam bentuk anyaman janur ini digunakan sejak zaman Wali Songo, tepatnya Sunan Kalijaga. Ia menggunakan kupat sebagai salah satu media dakwah dalam mensyiarkan Islam di tanah Jawa di tengah masih banyaknya masayarakatnya yang beragama Hindu maupun Budha.

Sebelum membuat kupat, satu persatu anak-anak diberikan dua buah janur kuning yang akan dipakai untuk bahan membuat kupat. Meski kesulitan, tapi anak-anak terlihat sangat antusias melihat dan langsung mempraktikkan arahan dari pembimbing dalam membuat kupat yang berasal dari Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas) bekerja sama dengan Fave Hotel Sidoarjo.

Executive Manager Favehotel Sidoarjo, Eka Dewi Kurniawati mengungkapkan, selain untuk mengisi waktu berbuka puasa, sekaligus untuk memberi edukasi anak-anak agar bisa membuat ketupat, tak hanya menikmati saja saat lebaran.

Baca Juga:
DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

“Kita ingin ngasih pengalaman yang berbeda untuk adek-adek ketika ngabuburit, kita ajari bikin ketupat,” ucap Eka Dewi.

Keseruan pun semakin pecah, tatkala anak-anak bukanlah membuat kupat justru dengan kemampuan mereka membuat benda lain, mulai dari anyaman tikar hingga mainan pecut dari janur.

Tak hanya itu, jika lazimnya kupat atau ketupat akan diisi beras lalu dimasak dan dikonsumsi, maka ketupat yang dibuat kali ini diisi dengan harapan dan cita cita anak-anak yatim piatu ini saat lebaran tiba. Ada yang menuliskan ingin baju baru, sepatu baru hingga harapan kemakmuran untuk Bangsa Indonesia.

“Ini tradisi yang ditunggu-tunggu saat lebaran. Agar mereka juga tahu bagaimana membuatnya dan melestarikan tradisi ketupat jelang lebaran,” imbuh Eka Dewi.

Baca Juga:
Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Keseruan terlihat saat anak-anak menirukan membuat ketupat. Seperti dikatakan Mutia, salah satu peserta. “Iya susah buatnya. Cara menganyamnya tidak bisa tapi saya senang sekali,” katanya polos.

Kegiatan ini sendiri sengaja di gelar oleh Forwas bersama sekumpulan warga yang ingin berbagi dengan anak-anak yatim piatu di bulan Ramadan, sekaligus melestarikan tradisi membuat ketupat kepada generasi muda agar tak punah di kemudian hari.

Usai membuat kupat dan mengisinya dengan harapan, anak-anak ini diajak untuk berbuka puasa bersama. (*)

Baca Sebelumnya

Wali Kota Bandar Lampung Lantik 109 Pejabat Baru

Baca Selanjutnya

Sekdai Asahan Dampingi Presiden Jokowi Resmian Jalan Inpres

Tags:

yatim piatu Forwas sidoarjo Fave Hotel Ketupat ngabuburit ramadan

Berita lainnya oleh Yudha Fury

Garasi DAMRI Surabaya Terbakar, 1 Unit Bus Listrik Hangus

22 Juni 2024 09:51

Garasi DAMRI Surabaya Terbakar, 1 Unit Bus Listrik Hangus

PDAM Surya Sembada Surabaya Sembelih 13 Ekor Sapi, Sebagian Didistribusikan ke Masjid Sekitar

18 Juni 2024 13:20

PDAM Surya Sembada Surabaya Sembelih 13 Ekor Sapi, Sebagian Didistribusikan ke Masjid Sekitar

Mantan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari Segera Jalani Sidang Perkara TPPU

3 Mei 2024 00:29

Mantan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari Segera Jalani Sidang Perkara TPPU

Peringati Hardiknas, Polresta Sidoarjo Bicara tentang Bullying

2 Mei 2024 22:00

Peringati Hardiknas, Polresta Sidoarjo Bicara tentang Bullying

Korupsi Pasang Baru PDAM Delta Tirta, Mantan Kepala Cabang Akui Tak Dilibatkan Soal Penagihan

26 April 2024 02:50

Korupsi Pasang Baru PDAM Delta Tirta, Mantan Kepala Cabang Akui Tak Dilibatkan Soal Penagihan

Ini Cara PT Tjiwi Kimia Bertahan di Era Perkembangan Teknologi Digital

24 April 2024 10:18

Ini Cara PT Tjiwi Kimia Bertahan di Era Perkembangan Teknologi Digital

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar