Banyak Dikeluhkan, Pemkot Serang Usul Sistem Zonasi PPDB 2025 Diganti

Jurnalis: Khoirul Umam
Editor: M. Rifat

2 Des 2024 09:08

Thumbnail Banyak Dikeluhkan, Pemkot Serang Usul Sistem Zonasi PPDB 2025 Diganti
Kepala Dindikbud Kota Serang Tb. Suherman. (Foto: Umam/Ketik.co.id)

KETIK, SERANG – Sejak diberlakukan sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), banyak orang tua atau wali siswa yang mengeluhkan sistem tersebut.

Ini dikarenakan dalam realisasinya tidak sebagaimana yang diharapkan. Misal, sering ditemukan justru calon siswa yang dekat dengan sekolah tidak lolos seleksi alias tidak masuk kuota.

Imbasnya, calon siswa tersebut harus rela bersekolah di sekolah swasta. Padahal secara ekonomi masih membutuhkan bantuan.

Lantaran hal itu, menghadapi PPDB 2025, Kota Serang mengusulkan sistem nilai seleksi atau yang biasa disebut Nilai Ebta Murni (NEM). Hal itu disampaikan Kepala Dindik Kota Serang Tb. Suherman terkait wacana PPDB 2025.

Baca Juga:
UPN Veteran Jawa Timur Buka Jalur Mandiri 2026/2027, Ini Jadwal dan Syarat Lengkapnya

"Kami sudah berkomunikasi dengan Kemendikbud RI di Jakarta supaya PPDB tahun ini lebih disederhanakan, melalui seleksi tidak seperti tahun-tahun sebelumnya," terangnya kepada media, Sabtu, 30 Noovember 2024.

Suherman menjelaskan, PPDB sistem zonasi selama ini membuat banyak persoalan dalam dunia pendidikan. Oleh sebab itu, Pemerintah Pusat sekarang sudah banyak menerima masukan dari beberapa daerah dan sedang menggodoknya.

"Dengan sistem seleksi diharapkan pusat juga memberikan yang terbaik buat sekolah favorit dengan siswa terbaik. Dengan sistem seleksi mudah-mudahan masyarakat dapat menerima sepenuhnya," ungkap Kepala Dindik Kota Serang Tb. Suherman.

Disinggung apa arti sistem nilai seleksi, Suherman menuturkan, ketika memasuki masa PPDB, sekolah menggunakan nilai seleksi yang tertinggi kalau dulu mungkin seperti sistem NEM.

Baca Juga:
Sempat Ragu Saat Pilih Jurusan, Siswa SMKN 4 Ini Lolos SNBP ke Universitas Brawijaya Lewat Strategi Baca Peluang

"Hasil seleksi itu dimasukkan ke sekolah favorit dengan grade berapa, maka ditetapkan lah itu. Saya yakin masyarakat akan menerimanya," tuturnya.

Kemudian adanya wacana sistem pembelajaran digitalisasi, kata Suherman, Kota Serang akan mensupportnya.

"Itu bagus maka Dindikbud Kota Serang akan mendukung hal tersebut," ujarnya.

Lebih lanjut kata dia, terakhir untuk PPDB Sekolah Dasar (SD), Suherman mengatakan, masih menggunakan sistem usia.

"Untuk SD mendahulukan yang berusia 7 tahun dan wajib diterima," tandasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Menko Polkam Budi Gunawan Sampaikan Surat Pribadi Prabowo untuk Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta

Baca Selanjutnya

Banten Disebut Daerah Rawan Bencana, Pj Sekda Minta Masyarakat Waspada

Tags:

ppdb kota serang dinas pendidikan serang sistem zonasi serang

Berita lainnya oleh Khoirul Umam

Terkendala Lahan, Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di Cilegon Lamban

7 April 2026 15:15

Terkendala Lahan, Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di Cilegon Lamban

Demi Program Prioritas 2027, Pemkot Cilegon Siapkan Skema Baru

2 April 2026 12:00

Demi Program Prioritas 2027, Pemkot Cilegon Siapkan Skema Baru

Tolak Wacana PPPK Dirumahkan, Muhsinin Sebut Kinerja PPPK Lebih Baik Daripada PNS

30 Maret 2026 11:50

Tolak Wacana PPPK Dirumahkan, Muhsinin Sebut Kinerja PPPK Lebih Baik Daripada PNS

Haul Ke-470 M Sultan Maulana Hasanudin Banten, 500 Ribu Undangan Hadir

28 Maret 2026 14:42

Haul Ke-470 M Sultan Maulana Hasanudin Banten, 500 Ribu Undangan Hadir

Jelang Lebaran, Ribuan PPPK Banten Menjerit Hak Tak Setara dengan PNS

19 Maret 2026 22:45

Jelang Lebaran, Ribuan PPPK Banten Menjerit Hak Tak Setara dengan PNS

Wali Kota Cilegon Buka Ruang Kritik untuk Perbaikan Kinerja Pemerintahan

18 Maret 2026 12:49

Wali Kota Cilegon Buka Ruang Kritik untuk Perbaikan Kinerja Pemerintahan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar