Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan Datangi Pemprov Banten, Ada Apa?

Jurnalis: Khoirul Umam
Editor: M. Rifat

11 Jan 2025 09:33

Thumbnail Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan Datangi Pemprov Banten, Ada Apa?
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan duduk berdampingan dengan PJ Gurbernur Banten A Damenta, 10 Januari 2025. (Foto: Umam/ketik.co.id)

KETIK, SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen mendukung kebijakan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk swasembada pangan.

Kesiapan itu dimulai dari ketersediaan irigasi, distribusi pupuk, bibit unggul, ketersediaan dan harga pangan, sampai tata kelola perikanan dan garam.

Hal itu diungkapkan Pj Gubernur Banten, A Damenta pada Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Bidang Pangan di Provinsi Banten Tahun 2025 bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Kementerian/Lembaga lainnya di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Jumat, 10 Januari 2025.

A Damenta mengatakan, dari sektor irigasi, Provinsi Banten didukung oleh 1.419 Daerah Irigasi (DI) yang terdiri atas lima kewenangan Pemerintah Pusat, 22 kewenangan Provinsi Banten dan 1.392 kewenangan kabupaten/kota.

Baca Juga:
Menko Zulkifli Hasan Kunjungi Ponpes Al-Rosyid Bojonegoro, Bahas Ketahanan Pangan dan MBG

“Dalam rangka tindak lanjut Surat Menteri Pertanian tanggal 06 Desember 2024 perihal Data Identifikasi Kebutuhan Fasilitas Irigasi di Provinsi Banten, kami telah menyampaikan identifikasi fasilitas irigasi yang perlu perbaikan,” kata A Damenta.

Untuk memenuhi sumber air baku/irigasi, ada beberapa waduk dan bendungan yang sudah bisa dioptimalkan yaitu waduk Sindangheula, Bendungan Karet Tersaba, Waduk Cidanau, Waduk Pasir Kopo, Waduk Cilawang, Bendungan Ciliman dan Waduk Karian.

“Sumber air baku itu dapat memenuhi kebutuhan air pada lahan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) di Provinsi Banten,” ujarnya.

Pada tahun 2024, luas lahan persawahan di Provinsi Banten mencapai 197.845 hektar yang tersebar di 7 kabupaten/kota.

Baca Juga:
Tak Sekadar Makan, Zulhas Sebut Gizi Kunci Masa Depan Indonesia

Namun, secara dominan persawahan di Banten berada di Kabupaten Pandeglang, Lebak, Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang.

“Pada tahun 2025 ini, swasembada padi di Provinsi Banten luas tanam ditargetkan sebesar 624.053 hektar dengan produksi padi sebanyak 2.888.375 ton,” jelasnya.

Menteri Koordinator (Menko) bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengatakan, swasembada pangan yang semula ditargetkan oleh Presiden Prabowo pada tahun 2029 dipercepat menjadi tahun 2027.

Untuk itu Pemerintah Daerah (Pemda) bersama seluruh jajarannya harus bergerak cepat.

“Sekarang kita ini baru bekerja sekitar tiga bulan, namun sudah banyak yang dikerjakan. Oleh karena itu kami ingin memetakan permasalahan di daerah terkait dengan swasembada pangan,” katanya.

Dikatakan Zulkifli, Pemda harus menjaga betul agar sawah-sawah itu tidak boleh berubah fungsi karena Indonesia lahan terbaik ada di Pulau Jawa, termasuk Banten. 

“Banten 200.000 hektar dan ada perubah sekritar 6.450 hektar. Ini sudah cukup. Lahan persawahan itu harus terus dioptimalkan,” ujarnya.

Menurut Zulkifli, pemerintah sudah melarang impor beberapa komoditas pangan seperti garam, jagung, gula dan beras.

Dalam rangka swasembada pangan itu, pemerintah pusat dan daerah serta stakeholder terkait merupakan satu tim yang harus saling support.

“Nanti kita awasi bareng-bareng baik dari permasalahan irigasi, pupuk, penyuluhan dan yang paling penting bagaimana hasil petani ini diserap dengan baik,” tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Dua Tahun Bergulir, 698 Sekolah di DKI Ikut Program 'Tersenyum'

Baca Selanjutnya

Tokoh Masyarakat dan Media Hadiri Rembug Kamtibmas di Pendopo Tulungagung

Tags:

pemprov banten Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan Datangi Pemprov Banten

Berita lainnya oleh Khoirul Umam

Terkendala Lahan, Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di Cilegon Lamban

7 April 2026 15:15

Terkendala Lahan, Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di Cilegon Lamban

Demi Program Prioritas 2027, Pemkot Cilegon Siapkan Skema Baru

2 April 2026 12:00

Demi Program Prioritas 2027, Pemkot Cilegon Siapkan Skema Baru

Tolak Wacana PPPK Dirumahkan, Muhsinin Sebut Kinerja PPPK Lebih Baik Daripada PNS

30 Maret 2026 11:50

Tolak Wacana PPPK Dirumahkan, Muhsinin Sebut Kinerja PPPK Lebih Baik Daripada PNS

Haul Ke-470 M Sultan Maulana Hasanudin Banten, 500 Ribu Undangan Hadir

28 Maret 2026 14:42

Haul Ke-470 M Sultan Maulana Hasanudin Banten, 500 Ribu Undangan Hadir

Jelang Lebaran, Ribuan PPPK Banten Menjerit Hak Tak Setara dengan PNS

19 Maret 2026 22:45

Jelang Lebaran, Ribuan PPPK Banten Menjerit Hak Tak Setara dengan PNS

Wali Kota Cilegon Buka Ruang Kritik untuk Perbaikan Kinerja Pemerintahan

18 Maret 2026 12:49

Wali Kota Cilegon Buka Ruang Kritik untuk Perbaikan Kinerja Pemerintahan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar