Edukasi Anak Usia Dini dan Tingkatkan Kompetensi Guru, Mahasiswa KKNT FIP UTM Integrasikan Sains dan Kearifan Lokal

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Rahmat Rifadin

28 Sep 2025 19:37

Thumbnail Edukasi Anak Usia Dini dan Tingkatkan Kompetensi Guru, Mahasiswa KKNT FIP UTM Integrasikan Sains dan Kearifan Lokal
Mahasiswa KKNT Eksternal Bima FIP UTM saat foto bareng dengan siswa TK Anugerah (Foto: Inggrit Anggraeny For Ketik.com)

KETIK, SAMPANG – Komitmen mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dalam pengabdian kepada masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan edukatif di bidang pendidikan anak usia dini. Mahasiswa yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Eksternal Bima Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UTM melaksanakan pendampingan pendidik di TK Anugerah, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, melalui pengenalan laboratorium sains berbasis kearifan lokal Madura.

Kegiatan yang berlangsung pada 1–26 September 2025 tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam mengenalkan konsep sains kepada anak melalui pendekatan budaya lokal. Program ini terselenggara berkat sinergi antara Universitas Trunojoyo Madura dan TK Anugerah.

Pendampingan melibatkan empat mahasiswa lintas program studi, yakni Inggrit Anggraeny dan Chelci Diansari dari Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), serta Putri Cahya Oktaviyana dan Alvira Eka Rahel Guivara dari Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (PIPA). Kolaborasi lintas disiplin tersebut menjadi kekuatan utama dalam mengintegrasikan konsep pedagogik PAUD dengan sains secara kontekstual.

Melalui kegiatan ini, para mahasiswa mendorong guru untuk meningkatkan kreativitas dalam merancang eksperimen sains sederhana bagi anak usia dini dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal Madura. Selain memperkenalkan konsep sains, kegiatan ini juga menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan serta kebanggaan terhadap budaya daerah. Metode yang diterapkan meliputi pengenalan konsep laboratorium berbasis bahan lokal, demonstrasi eksperimen sederhana, diskusi, dan praktik langsung bersama guru.

Baca Juga:
Prabowo Kumpulkan 1200 Rektor, Guru Besar hingga Dekan di Istana, Apa yang Dibahas?

Para guru TK Anugerah diajak merancang berbagai kegiatan eksperimen, seperti pembuatan pengharum ruangan dari kopi serta pembuatan sabun dari daun pandan. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di lingkungan TK Anugerah dengan memanfaatkan ruang kelas dan area bermain sebagai laboratorium pembelajaran mini.

Salah satu mahasiswa KKNT Eksternal Bima FIP UTM, Inggrit Anggraeny, mengaku bangga dapat terlibat dalam proses edukasi tersebut.

"Saya sangat bangga bisa menjadi bagian dari proses edukasi di TK Anugerah. Melihat langsung bagaimana kearifan lokal Madura diintegrasikan ke dalam pengenalan laboratorium sederhana bagi anak-anak merupakan pengalaman yang luar biasa. Pendampingan ini bukan sekadar berbagi ilmu, tetapi juga upaya merawat nilai-nilai lokal melalui jalur pendidikan formal," ujarnya kepada Ketik.com, Minggu, 28 September 2025.

Sementara itu, salah satu guru TK Anugerah, Dila, menilai kegiatan ini sebagai inovasi pembelajaran yang mampu menghubungkan sains dengan nilai budaya lokal.

Baca Juga:
Mahasiswi UTM Kenang Ibu yang Wafat dan Makna Cinta Sepanjang Hayat

"Kami ingin anak-anak belajar sains dengan cara yang menyenangkan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka di Madura," katanya.

Dosen Pembimbing KKNT, Fajar, dari Program Studi PGPAUD UTM, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pendampingan yang esensial dan aplikatif.

"Pendampingan ini tidak sekadar transfer ilmu satu arah. Kami mendampingi pendidik untuk menerapkan langsung teori PAUD bahwa anak belajar paling efektif melalui pengalaman konkret dan bermain. Eksperimen sains berbasis ekologi ini juga melatih kemampuan pedagogik serta empati guru dan mahasiswa terhadap dunia anak," tuturnya.

Senada dengan itu, Dwi Bagus Rendy Astid Putera, Dosen Pendidikan IPA, menambahkan bahwa program ini bertujuan mendefinisikan ulang makna sains.

"Kami ingin mematahkan anggapan bahwa sains itu rumit dan mahal. Dengan memanfaatkan bahan lokal Madura, sains menjadi lebih mudah diakses, kontekstual, serta mampu menumbuhkan apresiasi terhadap potensi lingkungan sekitar sejak dini," jelasnya.

Melalui kegiatan pendampingan ini, diharapkan para guru PAUD mampu mengembangkan laboratorium mini berbasis kearifan lokal di sekolah masing-masing sebagai sarana pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan menyenangkan bagi anak usia dini. (*)

Baca Sebelumnya

Nama Kepala Inspektorat Halmahera Selatan Dicatut, Belasan Kepala Desa Tertipu

Baca Selanjutnya

Nanny Hadi Tjahjanto, Figur Pemersatu yang Bawa Isu Strategis ke Panggung Nasional

Tags:

Sains Kearifan Lokal Madura Mahasiswa KKNT Eksternal Bima FIP UTM Universitas Trunojoyo Madura

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

14 April 2026 09:00

Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

Bank Sampang Raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5 dan Golden Trophy

14 April 2026 06:00

Bank Sampang Raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5 dan Golden Trophy

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

13 April 2026 11:44

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

12 April 2026 23:06

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

12 April 2026 22:47

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

11 April 2026 23:30

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar