Polres Sampang Dituding Hambat Penangkapan Pelaku Pencabulan, Pamflet DPO Tak Kunjung Dipublikasikan

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Aziz Mahrizal

26 Agt 2025 11:03

Thumbnail Polres Sampang Dituding Hambat Penangkapan Pelaku Pencabulan, Pamflet DPO Tak Kunjung Dipublikasikan
Polres Sampang. (Foto: Mat Jusi/Ketik)

KETIK, SAMPANG – Penanganan kasus pencabulan anak di bawah umur yang dilaporkan ke Polres Sampang sejak 30 Juli 2025 menuai sorotan. Hingga kini, kasus tersebut belum menunjukkan kemajuan signifikan. 

Bahkan, penetapan BS sebagai daftar pencarian orang (DPO) sejak 20 Agustus 2025 belum diikuti dengan publikasi pamflet resmi kepada masyarakat. Langkah Polres Sampang ini memicu kritik keras dari kuasa hukum korban, yang menilai polisi terkesan melindungi pelaku.

Ketua LBH Janur Sampang, Andi Subahri, menilai langkah Polres Sampang tidak sejalan dengan prinsip perlindungan anak dan bertentangan dengan asas keterbukaan publik. Ia menegaskan, tindakan tersebut justru berpotensi menghambat penangkapan pelaku.

"Logikanya, penerbitan pamflet DPO akan mempercepat proses penangkapan karena masyarakat bisa turut membantu memberikan informasi. Jika ditutup-tutupi, polisi justru semakin kesulitan mencari pelaku, apalagi masyarakat tidak tahu wajahnya," tegasnya. Selasa, 26 Agustus 2025.

Baca Juga:
Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Safril Selfianto, beralasan penundaan publikasi pamflet DPO dilakukan untuk memaksimalkan upaya pencarian agar pelaku tidak semakin jauh melarikan diri. Namun, alasan ini dinilai tak masuk akal oleh kuasa hukum korban.

Andi Subahri menyoroti adanya pernyataan yang saling bertolak belakang dari pejabat internal Polres Sampang. Sebelumnya, Kapolres Sampang AKBP Hartono menyatakan kesulitan menangkap pelaku karena nomor ponselnya tidak aktif. Namun, Kasat Reskrim justru menunda publikasi DPO dengan alasan yang berbeda.

"Pernyataan itu aneh dan tidak rasional. Bagaimana masyarakat bisa membantu melaporkan keberadaan pelaku kalau wajahnya saja tidak dipublikasikan? Kasatreskrim Polres Sampang enggan mengumumkannya, atau ada alasan lain yang sengaja ditutupi?" katanya.

Andi Subahri juga menduga ada upaya dari Polres Sampang untuk melindungi pelaku. "Masyarakat sudah banyak yang tahu kasus ini, tetapi polisi belum berani mempublikasikan DPO. Jika demikian, dugaan kami benar, Polres Sampang sengaja melindungi pelaku pencabulan," tambahnya.

Baca Juga:
Satresnarkoba Polres Sampang Ungkap Jaringan Narkoba Lintas Pulau, Sita 3 Kg Sabu

Atas kejanggalan-kejanggalan tersebut, pihak keluarga korban bersama kuasa hukumnya meminta Polda Jawa Timur segera mengambil alih penanganan perkara. Mereka menilai Polres Sampang sudah kehilangan kepercayaan publik karena penanganan kasus yang dinilai janggal dan penuh keanehan. (*)

Baca Sebelumnya

Andre Taulany Ajak Pekerja Seni dan Informal Daftar BPJS Ketenagakerjaan

Baca Selanjutnya

Ditunjuk sebagai Direktur Teknik PSSI, Inilah Sosok Alexander Zwiers

Tags:

Pelaku Pencabulan DPO Polres Sampang DPO Belum Dipublikasikan LBH Janur Sampang Polda Jatim

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Gedung Baru Puskesmas Karang Penang Sampang Resmi Beroperasi, Layanan Kesehatan Ditingkatkan

15 April 2026 19:22

Gedung Baru Puskesmas Karang Penang Sampang Resmi Beroperasi, Layanan Kesehatan Ditingkatkan

Ketua DPD NasDem Sampang Kecam Cover Tempo soal Isu Merger: Partai Politik Bukan Perusahaan

15 April 2026 19:11

Ketua DPD NasDem Sampang Kecam Cover Tempo soal Isu Merger: Partai Politik Bukan Perusahaan

Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

14 April 2026 09:00

Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

Bank Sampang Raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5 dan Golden Trophy

14 April 2026 06:00

Bank Sampang Raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5 dan Golden Trophy

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

13 April 2026 11:44

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

12 April 2026 23:06

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar