Gegara Nomor HP Mati, Polres Sampang Sulit Tangkap Pelaku Pencabulan di Robatal

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Mustopa

12 Agt 2025 17:34

Thumbnail Gegara Nomor HP Mati, Polres Sampang Sulit Tangkap Pelaku Pencabulan di Robatal
Kapolres Sampang AKBP Hartono saat diwawancarai wartawan usai mendampingi kunjungan kerja Kapolda Jawa Timur pada Selasa, 12 Agustus 2025 (Foto: Mat Jusi/Ketik).

KETIK, SAMPANG – Polres Sampang mengaku kesulitan menangkap pelaku pencabulan terhadap remaja berusia 17 tahun di Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang. Kendala utama yang dihadapi adalah nomor telepon seluler milik terduga pelaku yang sudah tidak aktif.

Hal itu disampaikan Kapolres Sampang AKBP Hartono usai mendampingi kunjungan kerja Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, Selasa, 12 Agustus 2025.

"Kalau kita mengungkap pelaku utama, sekarang nomor handphone sudah tidak aktif. Kalau HP-nya mati, sama seperti mencari benang kusut di lapangan ini, susah kan. Posisi pelaku di mana saja jadi tidak diketahui," ujarnya.

Terduga pelaku berinisial BS, warga Kecamatan Ketapang, dilaporkan ke Mapolres Sampang oleh keluarga korban pada Rabu, 30 Juli 2025. Peristiwa dugaan pencabulan terjadi dua hari sebelumnya, Senin, 28 Juli 2025, di wilayah Kecamatan Robatal.

Baca Juga:
Tersangka Pencabulan Anak Masih Buron, Kopri PC PMII Sampang Kritik Kinerja Polres Sampang di Bawah AKBP Hartono

Meski laporan telah masuk lebih dari dua pekan lalu, proses pengungkapan kasus masih buram dan berada pada tahap penyelidikan.

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan seorang perempuan yang diduga memiliki keterkaitan informasi dengan kasus tersebut, meski bukan korban yang sama.

"Detailnya belum bisa kami sampaikan karena proses masih berlangsung. Kami juga sudah memanggil salah satu orang untuk dimintai keterangan sebagai saksi," jelasnya.

AKBP Hartono menegaskan pihaknya memiliki tanggung jawab moral untuk menuntaskan kasus ini.

Baca Juga:
Pelayanan Polres Sampang Terkait Kasus Curanmor Dikeluhkan Warga

"Bukan berarti kami bekerja santai. Justru dengan belum terungkapnya kasus ini, kami merasa terbebani, baik secara institusi maupun di mata masyarakat. Kami berkomitmen menyelesaikan perkara ini secepat mungkin," tegasnya.

Sementara, aktivis perempuan Siti Farida yang mengawal kasus ini menilai alasan Polres Sampang tidak rasional.

"Polri dikenal memiliki alat dan tim IT yang canggih. Kalau alasannya hanya nomor HP mati, kami menduga Polres Sampang setengah hati menangani kasus ini. Terus, ke mana fungsi intel Polres jika tidak mengetahui keberadaan pelaku?" ujarnya.

Ketua MDW Sampang tersebut juga menambahkan, ponsel yang hilang saja bisa dilacak, apalagi kasus seperti ini.

"Apa Polres tidak punya jejaring untuk mengusut kasus pencabulan ini? Jika polisi tidak mampu bertindak cepat dan profesional, kami menduga polisi melindungi pelaku. Jangan harap kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum tidak semakin tergerus," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

SELAMATKAN WARISAN! Museum WR Soepratman Butuh Perhatian, Apa yang Terjadi?

Baca Selanjutnya

Jelang 20 Tahun MoU Helsinki, Mus Seudong Desak Pemerintah Akui Bendera Aceh

Tags:

Kapolres Sampang AKBP Hartono Pencabulan Robatal Nomor Hp Mati Kesulitan Tangkap Pelaku Aktivis Perempuan MDW Sampang

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Pemprov Jatim Genjot Program PESTANA, Pesantren di Madura Jadi Garda Tangguh Bencana

18 April 2026 05:00

Pemprov Jatim Genjot Program PESTANA, Pesantren di Madura Jadi Garda Tangguh Bencana

Bank Sampang Raih The Best Regional Champion 2026 Tiga Kali Berturut-turut dari Infobank

17 April 2026 16:35

Bank Sampang Raih The Best Regional Champion 2026 Tiga Kali Berturut-turut dari Infobank

Diduga Gunakan Pelat Nomor Ganda, Mobil Truk Boks Bawa Rokok Ilegal Kecelakaan di Sampang

17 April 2026 11:20

Diduga Gunakan Pelat Nomor Ganda, Mobil Truk Boks Bawa Rokok Ilegal Kecelakaan di Sampang

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Minta Nakes Puskesmas Karang Penang Tingkatkan Pelayanan Prima

17 April 2026 06:10

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Minta Nakes Puskesmas Karang Penang Tingkatkan Pelayanan Prima

Kiai di Sampang Ajak Ulama Madura Dukung Perjuangan Habib Aboe Bakar Cegah Narkoba Masuk Pesantren

16 April 2026 09:33

Kiai di Sampang Ajak Ulama Madura Dukung Perjuangan Habib Aboe Bakar Cegah Narkoba Masuk Pesantren

Gedung Baru Puskesmas Karang Penang Sampang Resmi Beroperasi, Layanan Kesehatan Ditingkatkan

15 April 2026 19:22

Gedung Baru Puskesmas Karang Penang Sampang Resmi Beroperasi, Layanan Kesehatan Ditingkatkan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda