Warga Pulau Mandangin Sampang Bertaruh Nyawa untuk Berobat di Kota

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Mustopa

3 Jul 2025 21:25

Thumbnail Warga Pulau Mandangin Sampang Bertaruh Nyawa untuk Berobat di Kota
Pasien diduga tidak sadarkan diri saat dibawa menggunakan kapal kecil milik warga Pulau Mandangin (Foto: Mat Jusi/Ketik).

KETIK, SAMPANG – Seorang pasien lanjut usia asal Desa Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang, harus menempuh jalur laut menggunakan perahu nelayan kecil menuju rumah sakit di Sampang Kota pada Kamis, 3 Juli 2025 sekitar pukul 03.30 WIB.

Dalam kondisi tidak sadar karena kadar gula yang sangat rendah, pasien ini seharusnya mendapatkan layanan rujukan cepat. Namun kenyataan berkata lain.

Video berdurasi 15 detik yang merekam proses evakuasi darurat itu kemudian viral di media sosial WhatsApp. Dengan narasi bertuliskan “Info fungsi kapal cepat Pustu Mandangin?”.

Masyarakat mulai mempertanyakan keberadaan kapal ambulans yang selama ini digadang-gadang menjadi solusi bagi warga kepulauan.

Baca Juga:
Proyek Fisik Pemkab Sampang Belum Dilelang hingga Triwulan II 2026, Ini Alasannya

Jalil, keluarga pasien, menjelaskan bahwa pasien awalnya dirawat di Puskesmas Mandangin sejak pukul 13.00 WIB. Meski sempat sadar setelah mendapatkan infus, kondisinya kembali memburuk dua jam kemudian.

“Sekitar pukul tiga dini hari, pasien harus segera dirujuk ke rumah sakit di Sampang Kota. Tapi kapal ambulans tidak bisa digunakan. Petugas bilang karena tidak ada anggaran BBM,” ungkap Jalil.

Terpaksa, keluarga harus menyewa kapal nelayan seharga Rp400 ribu untuk menyeberang ke kota. Perjalanan yang seharusnya bisa lebih aman dan cepat melalui kapal ambulans medis berubah menjadi pertaruhan nyawa di tengah laut dengan angin yang menderu. Mereka baru tiba di rumah sakit sekitar pukul 06.20 WIB.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Puskesmas Mandangin, Rina Dewiyanti, membenarkan bahwa tahun ini tidak tersedia anggaran untuk operasional kapal ambulans.

Baca Juga:
Sejumlah Pangkalan di Sampang Diduga Jual LPG di Atas HET, Harga Capai Rp25 Ribu

“Anggaran BBM kapal ambulans dari Pemkab memang tidak ada tahun ini. Kami sudah dipanggil oleh Dinas Kesehatan, dan akhirnya mengusulkan solusi melalui dana silpa sebesar Rp25 juta per tahun. Namun, prioritas hanya untuk pasien gawat darurat,” jelasnya.

Namun begitu, solusi tersebut masih menyisakan tanda tanya besar. Rina menegaskan bahwa jika dana operasional tersebut habis, pasien berikutnya harus kembali mencari alternatif sendiri, meski nyawa yang dipertaruhkan.

Dalam pertemuan bersama Dinas Kesehatan, pihak Puskesmas juga diminta menyusun SOP klasifikasi rujukan berdasarkan urgensi pasien. Tujuannya agar masyarakat memahami alasan di balik keputusan penggunaan atau tidaknya kapal ambulans.

“Dana silpa total kami Rp93 juta, tapi sudah dialokasikan untuk berbagai kebutuhan, air sumur, obat-obatan, konsumsi pasien, dan sebagian untuk operasional kapal ambulans,” tambah Rina.

Pernyataan singkat dari Kabid Yankes dan SDK Dinas Kesehatan Sampang, Nurul Syarifah, seolah menegaskan minimnya perhatian Pemkab terhadap pelayanan dasar di wilayah kepulauan.

“Kalau dari Dinkes memang sudah tidak ada anggaran untuk itu. Mungkin nanti bisa dianggarkan tahun 2026,” ujarnya.(*)

Baca Sebelumnya

Audiensi dengan BKN RI, Bupati Nagan Raya Komitmen Perkuat Manajemen ASN

Baca Selanjutnya

PT LIB Tetap Daftarkan Persebaya dan Malut di ASEAN Club Championship

Tags:

Potret Buram Rujukan Pulau Mandangin Puskesmas Mandangin Kapal Ambulance Pemkab Sampang Operasional

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

13 April 2026 11:44

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

12 April 2026 23:06

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

12 April 2026 22:47

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

11 April 2026 23:30

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

11 April 2026 12:09

Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

Kades Banjar Talela Sampang Mantu, Persiapan Hampir Rampung

10 April 2026 19:45

Kades Banjar Talela Sampang Mantu, Persiapan Hampir Rampung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar