Puskesmas Camplong Diduga Tolak Pasien, Aktivis Nilai Cederai Citra Pelayanan Kesehatan Sampang

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Mustopa

27 Okt 2025 19:41

Thumbnail Puskesmas Camplong Diduga Tolak Pasien, Aktivis Nilai Cederai Citra Pelayanan Kesehatan Sampang
Puskesmas Camplong (Foto: Mat Jusi/Ketik.com)

KETIK, SAMPANG – Dugaan penolakan pasien oleh Puskesmas Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur pada Jumat, 24 Oktober 2025 sekitar pukul 10.30 WIB, menuai kritik dari sejumlah pihak. 

Salah satunya datang dari aktivis pemuda Camplong yang menilai tindakan tersebut mencederai pelayanan kesehatan di Kota Bahari dan mencoreng program kesehatan gratis yang digagas Bupati Sampang.

Kejadian itu dialami oleh warga Desa Dharma Camplong, Adinda, yang membawa putrinya, Alula (5) untuk berobat ke Puskesmas Camplong. Namun, mereka diduga tidak mendapatkan pelayanan sebagaimana mestinya.

Aktivis pemuda Camplong, Buradi, menyayangkan tindakan pihak puskesmas yang dinilai tidak manusiawi. Ia menilai dugaan penolakan pasien tersebut mencoreng citra pelayanan kesehatan di Sampang, yang selama ini dikenal dengan kemudahan layanan berobat gratis hanya dengan menunjukkan KTP.

Baca Juga:
Ditegur Istri, Dibalas Api: Kisah Kelam di Balik Kebakaran Toko di Garum Blitar

"Secara tidak langsung, kejadian ini juga mencederai kinerja Dinas Kesehatan dan KB Sampang yang pernah menerima penghargaan pelayanan kesehatan terbaik dari Kemenkes RI," ujar Buradi kepada wartawan ketik.com. Senin, 27 Oktober 2025.

Buradi menilai alasan Kepala Puskesmas Camplong yang menyebut adanya miskomunikasi dan kondisi pasien yang tidak gawat darurat, tidak dapat diterima.

Menurutnya, setiap tenaga kesehatan seharusnya memberikan pertolongan pertama kepada pasien, terlebih jika yang datang adalah anak kecil.

"Alasan yang disampaikan Kepala Puskesmas Camplong di beberapa media online sama sekali tidak masuk akal," tegasnya.

Baca Juga:
Waspada Penipuan! Perumda Air Minum Surya Sembada Ingatkan Pelanggan Kenali Petugas Resmi

Lebih lanjut, ia juga mengecam keras sikap oknum petugas puskesmas yang terkesan mengabaikan pasien. Ia bahkan menuding petugas lebih mementingkan urusan pribadi dibanding melayani warga yang membutuhkan pertolongan.

"Sangat disayangkan tindakan pelayanan di Puskesmas Camplong yang tidak memanusiakan manusia. Kami menduga petugas sengaja tidak melayani pasien karena sibuk makan rujak," ujarnya.

Buradi juga menilai klarifikasi Kepala Puskesmas Camplong tidak objektif dan terkesan hanya untuk menyelamatkan nama baik institusi.

"Petugas jelas mengatakan ‘tutup’, tetapi kepala puskesmas justru berasumsi terjadi miskomunikasi. Jangan-jangan memang takut ketahuan kalau pelayanan di Puskesmas Camplong buruk," katanya.

Atas kejadian ini, Buradi meminta Komisi IV DPRD Sampang dan Dinas Kesehatan dan KB Sampang agar memberikan peringatan keras kepada Puskesmas Camplong. Ia berharap kasus serupa tidak kembali terjadi di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) lain di Kota Bahari.

"Masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Jika kejadian seperti ini terulang, dinas terkait harus bertindak tegas dan memberikan sanksi," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Komisi D DPRD Jatim Godok Raperda Transportasi Publik Terintegrasi

Baca Selanjutnya

Gubernur Koster Dampingi Komisi IV DPR RI dan Menhut Bahas Repatriasi Satwa Liar di Bali

Tags:

Puskesmas Camplong Tolak Pasien Petugas Makan Rujak Kota Bahari Aktivis pemuda Camplong

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Gedung Baru Puskesmas Karang Penang Sampang Resmi Beroperasi, Layanan Kesehatan Ditingkatkan

15 April 2026 19:22

Gedung Baru Puskesmas Karang Penang Sampang Resmi Beroperasi, Layanan Kesehatan Ditingkatkan

Ketua DPD NasDem Sampang Kecam Cover Tempo soal Isu Merger: Partai Politik Bukan Perusahaan

15 April 2026 19:11

Ketua DPD NasDem Sampang Kecam Cover Tempo soal Isu Merger: Partai Politik Bukan Perusahaan

Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

14 April 2026 09:00

Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

Bank Sampang Raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5 dan Golden Trophy

14 April 2026 06:00

Bank Sampang Raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5 dan Golden Trophy

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

13 April 2026 11:44

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

12 April 2026 23:06

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H