Menkes RI dan Bupati Sampang Sepakat Percepat Eliminasi Kusta

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Mustopa

8 Jul 2025 14:18

Thumbnail Menkes RI dan Bupati Sampang Sepakat Percepat Eliminasi Kusta
Menkes RI Budi Gunadi Sadikin saat memberikan sambutan di Pendopo Trunojoyo dalam kunjungan bersama President of Sasakawa Health Foundation dalam program penanggulangan Kusta di Kabupaten Sampang (Foto: Mat Jusi/Ketik)

KETIK, SAMPANG – Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, bersama President of Sasakawa Health Foundation melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sampang, Jawa Timur, dalam rangka memperkuat program penanggulangan dan eliminasi penyakit kusta.

Kunjungan tersebut disambut langsung Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi beserta jajaran Forkopimda di Pendopo Trunojoyo Sampang, Selasa, 8 Juli 2025.

Dalam Sambutannya, Bupati Sampang, H Slamet Junaidi, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap penanganan kusta di wilayahnya.

“Saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi atas kedatangan Menteri Kesehatan RI beserta jajarannya hingga Kabupaten Sampang. Ini menjadi semangat baru bagi kami dalam upaya memberantas kusta,” ujar Bupati.

Baca Juga:
Bupati Sampang: Kehadiran Gubernur Jatim Bukti Perhatian Negara untuk Masyarakat Rentan

Menurut Bupati Slamet Junaidi, Pemerintah Kabupaten Sampang terus melakukan pemantauan dan upaya eliminasi terhadap kasus kusta baru yang ditemukan.

Ia menegaskan bahwa pihaknya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk TNI dan Polri, berkomitmen untuk aktif menjaring masyarakat yang terindikasi menderita kusta melalui kegiatan skrining rutin.

“Saya telah menanam bibit untuk camat untuk selanjutnya andil dalam upaya penghapusan kusta. Harapan saya, sebelum masa jabatan saya berakhir, kasus kusta di Kabupaten Sampang sudah tidak ada lagi,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, dalam berbagai acaranya menyampaikan bahwa kusta bukanlah penyakit kutukan, melainkan penyakit yang dapat disembuhkan sepenuhnya.

Baca Juga:
Indonesia Masih Hadapi Beban Tinggi Penyakit Kusta, Stigma Sosial Picu Keterlambatan Pengobatan

"Kusta itu bukan kutukan. Ini penyakit yang bisa dibudidayakan. Kalau ditemukan sejak dini dan langsung diberikan obat, maka penderita tidak akan mengalami kecacatan," ungkapnya.

Menkes menekankan pentingnya deteksi dini sebagai kunci utama dalam pengendalian penyebaran kusta. Ia menyebutkan bahwa gejala awal bisa dikenal dari bercak-bercak pada kulit yang tidak terasa. Jika gejala tersebut segera diobati, potensi penularannya dapat ditekan secara signifikan.

“Jangan takut berinteraksi dengan penderita kusta yang sudah mendapatkan pengobatan, karena mereka tidak akan menularkan lagi. Yang penting jangan ada stigma buruk terhadap penderita kusta,” tambahnya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk aktif menemukan dan mengobati kasus-kasus kusta secara terbuka.

“Kusta ini bisa hilang jika ada komitmen dari kepala daerah dan jajarannya. Minimal ada Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur penanganan kusta secara sistematis,” katanya.

Bahkan, Menkes berencana menjadikan Kabupaten Sampang sebagai pilot project dan akan mengadakan lomba antar puskesmas dalam menemukan kasus kusta terbanyak.

“Jangan takut angka naik. Justru semakin banyak yang ditemukan dan diobati, semakin bagus. Temukan kusta, terima kasih obatnya,” pungkas Menkes.(*)

Baca Sebelumnya

‎Pendaki Bersepeda Motor Matic Dilarang Naik ke Pos Pendakian Gunung Panderman

Baca Selanjutnya

Trenggalek Terjerembab di Dasar Klasemen Porprov Jatim, KONI Akui Gagal dalam Pembinaan

Tags:

Eliminasi Kusta Bupati Sampang Menkes RI Sampang Brantas Kusta Kusta H. Slamet Junaidi

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

14 April 2026 09:00

Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

Bank Sampang Raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5 dan Golden Trophy

14 April 2026 06:00

Bank Sampang Raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5 dan Golden Trophy

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

13 April 2026 11:44

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

12 April 2026 23:06

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

12 April 2026 22:47

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

11 April 2026 23:30

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar