Ganggu Warga, Kades Bunten Barat Sampang Minta Keponakan Tutup Penampungan Kotoran Ayam

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Aziz Mahrizal

5 Apr 2026 14:25

Thumbnail Ganggu Warga, Kades Bunten Barat Sampang Minta Keponakan Tutup Penampungan Kotoran Ayam
Tempat Penampungan Kotoran Ayam di Dusun Onjur Daya, Desa Bunten Barat, Kecamatan Ketapang yang Dikeluhkan Warga (Foto: Mat Jusi/Ketik.com)

KETIK, SAMPANG – Bau menyengat yang berasal dari tempat penampungan kotoran ayam di Dusun Onjur Daya, Desa Bunten Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, dikeluhkan warga sekitar. Kondisi tersebut bahkan berdampak pada kesehatan, terutama bagi penderita asma yang terpaksa mengungsi ke dusun lain.

Kepala Desa Bunten Barat, HA Syukaryadi AS, mengatakan telah meminta pemilik tempat penampungan, Andi, untuk menutup aktivitas tersebut demi menjaga kenyamanan lingkungan.

“Pemilik tempat penampungan kotoran ayam itu masih keponakan saya sendiri. Namun, saat membangun usaha tersebut tidak ada izin dari pemerintah desa,” katanya.

Ia menegaskan bahwa sebagai kepala desa, tidak ada perlakuan khusus terhadap siapa pun, termasuk keluarga sendiri.

Baca Juga:
Diduga Gunakan Mobil Dinas saat Lebaran, Ini Profil dan Harta Kekayaan Komisioner KPU Sampang Suhariyanto

"Dalam urusan desa dan lingkungan, saya tidak tebang pilih. Tidak ada keponakan atau anak, semua sama. Jika salah tetap salah, jika benar tetap benar," ujarnya. Minggu, 5 April 2026.

Menurutnya, permasalahan utama yang dikeluhkan warga adalah bau menyengat dari kotoran ayam yang mengganggu aktivitas sehari-hari dan membuat lingkungan menjadi tidak kondusif.

HA Syukaryadi AS yang akrab disapa Bun Syukar itu juga mengakui bahwa lokasi penampungan tersebut berdiri di atas tanah milik pribadi Andi. Meski demikian, ia menilai pendirian usaha tersebut tidak tepat karena menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.

“Ada banyak keluhan yang masuk kepada saya. Saya sudah meminta Andi untuk menutup tempat penampungan itu, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan menjaga kondusivitas desa,” tuturnya. 

Baca Juga:
Penampungan Kotoran Ayam di Bunten Barat Diduga Cemari Lingkungan, DLH Sampang Akan Lakukan Pengecekan

Ia juga menyebutkan, sempat menerima laporan bahwa aktivitas di lokasi tersebut masih berjalan. Setelah itu, ia langsung menghubungi Andi dan akhirnya setuju untuk menutup penampungan tersebut.

“Bau yang masih tercium saat ini merupakan sisa. Menurut pemiliknya, jika kotoran ayam diangkat justru akan menimbulkan bau yang lebih menyengat,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bun Syukar menegaskan bahwa pemerintah desa (Pemdes) tidak melarang warga untuk membuka usaha. Namun ia mengingatkan agar setiap usaha dijalankan sesuai aturan serta memperhatikan norma dan kondisi lingkungan sekitar.

“Saya selalu mendukung warga untuk berusaha dan berbisnis. Namun, harus sesuai aturan, menjaga kondusivitas desa, serta mengedepankan musyawarah,” tuturnya.

Sekedar untuk diketahui, Dinas Lingkungan Hidup dan Permukiman (DLH Perkim) Kabupaten Sampang mengatur turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan terhadap perlindungan kotoran ayam tersebut. (*)

Baca Sebelumnya

Cerita Ibu Rumah Tangga di Pacitan Berdaya lewat Usaha Sempolan Kemasan

Baca Selanjutnya

Sambut UTBK 2026, UB Perketat Pengamanan Digital

Tags:

Tempat Penampungan Kotoran Ayam Kades Bunten Barat Bun Syukar DLH Perkim Sampang Sampang bunten barat

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

13 April 2026 11:44

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

12 April 2026 23:06

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

12 April 2026 22:47

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

11 April 2026 23:30

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

11 April 2026 12:09

Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

Kades Banjar Talela Sampang Mantu, Persiapan Hampir Rampung

10 April 2026 19:45

Kades Banjar Talela Sampang Mantu, Persiapan Hampir Rampung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar