Gaji, TPP dan ULP Guru PPPK Raja Ampat Belum Dibayar 5 Bulan, DPRD Didesak Evaluasi Dispendikbud

Jurnalis: Moh. Awin Macap
Editor: M. Rifat

12 Mei 2024 15:46

Thumbnail Gaji, TPP dan ULP Guru PPPK Raja Ampat Belum Dibayar 5 Bulan, DPRD Didesak Evaluasi Dispendikbud
Guru PPPK Raja Ampat saat pengambilan SK pada satu tahun lalu. (Foto: Abhi/Ketik.co.id)

KETIK, RAJA AMPAT – Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Raja Ampat didesak segera membayar gaji tenaga guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang hingga saat belum juga terbayarkan.

Desakan ini muncul dari salah satu masyarakat Raja Ampat yang namanya enggan diberitakan, saat dijumpai media ini di Waisai, Minggu (12/5/2024).

"Kinerja Dinas Pendidikan perlu dievaluasi kembali karena saya menilai tidak optimal dalam bekerja. Hal ini tentu beralasan, karena setiap bulan pasti ada keterlambatan pembayaran gaji," ucapnya.

Tak hanya gaji PPPK yang belum terbayarkan, namun juga TTP dan ULP belum terbayarkan selama lima bulan terakhir, yakni mulai dari bulan Januari hingga Mei saat ini.

Baca Juga:
DPRD Surabaya Tekankan Keterlibatan Koperasi di Pasar Murah

Sementara di sisi lain, para Guru PPPK dituntut untuk selalu siap di tempat tugasnya masing-masing. Hal ini dirasa tidak efektif karena sebagian besar PPPK guru tersebar di wilayah pesisir dan kepulauan.

Ditinjau dari sisi geografis wilayah, maka dapat disimpulkan bahwa para guru PPPK tersebut memiliki kebutuhan yang meningkat secara signifikan. Sehingga adanya keterlambatan gaji, TPP dan ULP ini menjadi masaalah tersendiri bagi para guru PPPK.

"Sebagian besar guru ada di Kepulauan dan pesisir, sementara dinas tuntut para guru ini harus selalu siap di tempat tugas, jika tidak, maka ancamannya gaji mereka akan diblokir oleh dinas dan tidak akan diberikan," ujarnya dengan kesal.

Menurutnya, pihak dinas pendidikan harusnya objektif melihat persoalan di lapangan, terutama para guru yang ada di wilayah kepulauan dan pesisir. 

Baca Juga:
Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Ekonomi Jatim Terancam Melambat: DPRD Desak Mitigasi

Ia menegaskan bahwa tidak semua daerah memiliki fasilitas yang mumpuni seperti rumah dinas yang bisa ditempati oleh para guru. Pasalnya, banyak guru PPPK yang menumpang di rumah warga, bahkan tinggal di kost (kontrakan).

"Saya minta kepada DPRD Raja Ampat dan Pemda Raja Ampat untuk mengevaluasi kinerja Dinas pendidikan," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Raja Ampat, Juariah Syaifuddin saat dikonfirmasi melalui via telpon, Minggu (12/5/2024) belum bisa terhubung. (*)

Baca Sebelumnya

Diduga Penambangan Tanpa Izin, Polres Simeulue Amankan Ekskavator dan Seorang Operator

Baca Selanjutnya

Terapi Bekam Secara Rutin, Bisa Melancarkan Peredaran Darah dan Menyehatkan Tubuh

Tags:

Gaji Guru PPPK Raja Ampat Dinas Pendidikan DPRD Terlambat cair

Berita lainnya oleh Moh. Awin Macap

Progres Persiapan Festival Pesona Raja Ampat dan Gemar Ikan Capai 95 Persen

13 Oktober 2025 19:47

Progres Persiapan Festival Pesona Raja Ampat dan Gemar Ikan Capai 95 Persen

Port of Waisai Operasional Perdana, Dipantau Langsung Wabup Raja Ampat

6 Oktober 2025 17:10

Port of Waisai Operasional Perdana, Dipantau Langsung Wabup Raja Ampat

Fantastic! Sanggar Tari Mbilin Kayam Raja Ampat Binaan PT Gag Nikel Masuk Kategori Gold di Asia Arst Festival

19 Juli 2025 17:45

Fantastic! Sanggar Tari Mbilin Kayam Raja Ampat Binaan PT Gag Nikel Masuk Kategori Gold di Asia Arst Festival

PT Gag Nikel Gandeng Sanggar Tari Mbilin Kayam Raja Ampat Tampil di Asia Arts Festival Singapore

18 Juli 2025 09:01

PT Gag Nikel Gandeng Sanggar Tari Mbilin Kayam Raja Ampat Tampil di Asia Arts Festival Singapore

Serapan Anggaran APBD Raja Ampat 2025 Minim,  Otsus Belum Terealisasi, Silpa Rp55 Miliar Bertambah

9 Juli 2025 07:32

Serapan Anggaran APBD Raja Ampat 2025 Minim, Otsus Belum Terealisasi, Silpa Rp55 Miliar Bertambah

Anggota DPRD Raja Ampat: Kunjungan Bahlil Settingan, Bukan ke Area Tambang di Kawasan Geopark

9 Juni 2025 07:05

Anggota DPRD Raja Ampat: Kunjungan Bahlil Settingan, Bukan ke Area Tambang di Kawasan Geopark

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend