Resmikan Kampung Kerren, Pesantren Nurul Jadid Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir

Jurnalis: Ponirin
Editor: Rahmat Rifadin

6 Mar 2026 21:15

Thumbnail Resmikan Kampung Kerren, Pesantren Nurul Jadid Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir
KH. Faiz Abdul Haq Zaini menyampaikan laporan progres usaha milik Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, 6 Maret 2026. (Foto: Ponirin Mika/Ketik.com)

KETIK, PROBOLINGGO – Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo meresmikan program Kampung Kerren 2025: Pemberdayaan Produk Masyarakat Pesisir, Jumat (6/3/2026).

Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi pesantren sekaligus memberdayakan masyarakat pesisir melalui pengembangan unit usaha produktif.

Peresmian tersebut dihadiri sejumlah pejabat nasional dan daerah, di antaranya Direktur Pesantren Kementerian Agama Republik Indonesia Dr. H. Basnang Sa’id, Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Masyarakat Berkelanjutan Kemenko Pemberdayaan Masyarakat Dr. Amin Mudzakkir, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Dr. H. Suruji Bahtiar.

Hadir pula tim ahli kemandirian pesantren Kementerian Agama serta perwakilan sejumlah pesantren penerima bantuan program Kampung Kemandirian Pesantren tahun 2025.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Air Bersih di Bromo, Dukung Wisata Berkelanjutan dan Kenyamanan Pengunjung

Dalam sambutannya, KH. Faiz Abdul Haq Zaini yang biasa di sapa Gus Faiz mewakili Kepala Pondok Pesantren Nurul Jadid menyampaikan bahwa pesantren menerima bantuan program Kampung Kerren 2025 dari Kementerian Agama Republik Indonesia sebesar Rp500 juta. Bantuan tersebut direalisasikan dalam pengembangan dua unit usaha, yakni unit cold storage dan pengolahan fillet ikan, serta unit bordir yang menjadi bagian dari lini usaha Nurul Jadid Garment.

Menurutnya, unit cold storage dan pengolahan fillet ikan hadir sebagai solusi bagi masyarakat pesisir untuk menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan, sekaligus meningkatkan nilai tambah produk perikanan. Dengan fasilitas ini, hasil tangkapan dapat diolah secara higienis sehingga memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar.

Sementara itu, unit bordir Nurul Jadid Garment dikembangkan sebagai wadah pemberdayaan keterampilan bagi santri dan masyarakat sekitar dalam bidang industri kreatif tekstil dan konveksi. Unit ini diharapkan mampu menghasilkan produk bordir berkualitas sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

“Keberadaan dua unit usaha ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjadi langkah nyata menuju kemandirian pesantren serta memperkuat sinergi antara pesantren, masyarakat, dan pemerintah dalam membangun ekonomi berbasis potensi lokal,” ujarnya.

Baca Juga:
Bismillah! Gubernur Khofifah Groundbreaking Jalur Lingkar Kaldera Tengger, Bromo Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama Republik Indonesia yang telah memberikan kepercayaan kepada Pondok Pesantren Nurul Jadid dalam menjalankan program pemberdayaan tersebut.

Gus Faiz mengungkapkan bahwa program Kampung Kerren merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi umat melalui pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas. Pesantren tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat dan penggerak ekonomi lokal.

Selain dua unit usaha baru tersebut, Pondok Pesantren Nurul Jadid saat ini juga telah mengembangkan sejumlah unit usaha lain, di antaranya Enjemart (minimarket), Toko Bangunan Mandiri, Mandiri Logistik, Nurul Jadid Garment, Mandiri Digital Printing, layanan cashless Bekal Santri, Green House, budidaya lele, serta Torasera Nurja Berkah yang baru saja diresmikan oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok dan off-taker produk masyarakat.

Seluruh unit usaha tersebut berada di bawah naungan Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) Mandiri yang juga telah menjalin kemitraan dengan sejumlah koperasi desa dan kelurahan Merah Putih di Kabupaten Probolinggo.

Melalui berbagai program ekonomi tersebut, Pondok Pesantren Nurul Jadid menyatakan siap bersinergi dengan berbagai lembaga, baik pemerintah maupun swasta, untuk bersama-sama membangun ekonomi umat yang kuat, mandiri, dan berdaya saing. (*)

Baca Sebelumnya

Bupati Lumajang Sesalkan Warga Sumberlangsep Jika Masih Menolak Relokasi

Baca Selanjutnya

Jaksa Tolak Periksa Saksi Ahli Sri Purnomo, Sebut Kesaksian Dana Hibah Pariwisata Sleman Tak Relevan

Tags:

Gus Faiz Usaha Nurul Jadid probolinggo Pesantren Nurul Jadid

Berita lainnya oleh Ponirin

Arumi Bachsin Ajak Siswa SDN Randutatah Konsumsi Ikan, 'Superfood' Lokal Pencegah Stunting

16 April 2026 11:39

Arumi Bachsin Ajak Siswa SDN Randutatah Konsumsi Ikan, 'Superfood' Lokal Pencegah Stunting

Ingatkan Pengurus Pesantren, KH Abdul Hamid Wahid Tekankan 5 Pilar Pesantren dan Geopolitik

29 Maret 2026 21:08

Ingatkan Pengurus Pesantren, KH Abdul Hamid Wahid Tekankan 5 Pilar Pesantren dan Geopolitik

Ribuan Pengurus dan Dosen Pesantren Nurul Jadid Ikuti Halalbihalal

29 Maret 2026 20:31

Ribuan Pengurus dan Dosen Pesantren Nurul Jadid Ikuti Halalbihalal

Ribuan Pengurus Hadiri Halalbihalal di Ponpes Nurul Jadid Probolinggo, Ini Pesan Penting Kiai Zuhri Zaini

29 Maret 2026 19:21

Ribuan Pengurus Hadiri Halalbihalal di Ponpes Nurul Jadid Probolinggo, Ini Pesan Penting Kiai Zuhri Zaini

Abu Bakar Rohim Tegaskan DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo Diisi Generasi Muda yang Potensial

9 Maret 2026 19:21

Abu Bakar Rohim Tegaskan DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo Diisi Generasi Muda yang Potensial

Gebrakan Gelora Tapal Kuda: Kabupaten Probolinggo Sukses Jadi Episentrum Konsolidasi Jawa Timur

9 Maret 2026 09:32

Gebrakan Gelora Tapal Kuda: Kabupaten Probolinggo Sukses Jadi Episentrum Konsolidasi Jawa Timur

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H