KETIK, PROBOLINGGO – Rumah Sakit (RS) KORPRI Pura Raharja Surabaya menggelar vaksinasi human papillomavirus (HPV) di Pondok Pesantren (Ponpes) Raudhatul Jannah, Probolinggo pada Senin, 3 November 2026.
Dalam kegiatan vaksinasi HPV tersebut, puluhan peserta antusias mengikutinya. RS KORPRI Pura Raharja Surabaya, menyelenggarakan vaksinasi HPV menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Provinsi Jawa Timur.
Direktur RS KORPRI Pura Raharja Surabaya, dr. Makhyan Jibril Al Farabi, Sp.JP, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian rumah sakit terhadap kesehatan perempuan Jawa Timur sekaligus dukungan terhadap peringatan HUT ke-81 Pemprov Jatim.
Ia menjelaskan, vaksinasi HPV yang diselenggarakan RS KORPRI Pura Raharja Surabaya sebagai upaya melindungi infeksi, sedangkan skrining membantu mengetahui lebih awal.
"Kami berterima kasih kepada pengelola Pondok Pesantren Raudhatul Jannah dan semua pihak yang membantu terselenggaranya kegiatan ini. Pencegahan lebih baik daripada pengobatan," kata dr Jibril, sapaan akrabnya.
Ia berharap vaksinasi ini menjadi langkah awal melindungi kesehatan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya mencegah kanker leher rahim sejak dini.
"Vaksinasi akan lebih optimal bisa diikuti skrining rutin sehingga peserta tetap dianjurkan memeriksa kesehatan secara berkala," lanjutnya.
Peserta melakukan pendaftaran sebelum mendapatkan vaksin HPV. (Foto: Dok RS KORPRI Pura Raharja)
Sebagaimana diketahui, Vaksin HPV diberikan untuk melindungi tubuh dari virus penyebab utama kanker leher rahim atau kanker serviks.
Kanker serviks merupakan jenis kanker terbanyak kedua di Indonesia, dan menurut Kementerian Kesehatan, lebih dari 36.000 kasus baru terdeteksi setiap tahun. Vaksin yang digunakan adalah Gardasil 4, vaksin HPV yang melindungi dari empat tipe virus HPV, yaitu tipe 6, 11, 16, dan 18.
RS KORPRI Pura Raharja Surabaya memilih pesantren karena untuk mendekatkan layanan pencegahan kepada kelompok perempuan yang masih jarang terjangkau oleh layanan kesehatan.
Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa vaksinasi HPV dapat dilakukan di lingkungan pendidikan berbasis agama dengan pendampingan tenaga medis yang menjelaskan manfaat dan prosedurnya.
Layanan vaksinasi dibuka sejak pukul 13.30 WIB, peserta antusias hadir dan langsung mendapat pelayanan. Tim terdiri atas dokter, tenaga kesehatan, dan petugas administrasi yang bertugas pada pendaftaran, pelayanan, dan penyuntikan vaksin. (*)
