Penguatan Peran Humas, Pesantren Nurul Jadid Gelar Upgrading Bertema Humas dan Personal Branding

Jurnalis: Ponirin
Editor: Aziz Mahrizal

24 Mei 2025 12:11

Thumbnail Penguatan Peran Humas, Pesantren Nurul Jadid Gelar Upgrading Bertema Humas dan Personal Branding
Humas Pesantren Nurul Jadid sedang mengikuti upgrading kehumasan yang diisi oleh Dr. Rochman Hidayat Kepala SDM POMI Paiton, Probolinggo, Sabtu, 24 Mei 2025. (Foto: Ponirin Mika/Ketik.co.id)

KETIK, PROBOLINGGO – Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan tata kelola informasi dan komunikasi publik dengan menggelar kegiatan upgrading kehumasan pada Sabtu, 24 Mei 2025, bertempat di ruang rapat utama pesantren.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Sub Bagian Humas dan Infokom Pesantren Nurul Jadid dan diikuti oleh para staf humas dari unit-unit pendidikan serta lembaga internal pesantren. Tema yang diangkat adalah “Humas dan Personal Branding”, yang relevan dengan kebutuhan dunia komunikasi modern.

Kepala Sub Bagian Humas dan Infokom, Ponirin Mika, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan para praktisi humas di lingkungan pesantren.

“Institusi humas di pesantren sangat urgen dalam menjembatani keinginan pesantren dan publik, begitu juga sebaliknya. Maka penting bagi kita untuk memahami ilmu public relation secara mendalam,” ujarnya.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Air Bersih di Bromo, Dukung Wisata Berkelanjutan dan Kenyamanan Pengunjung

Ia menekankan bahwa branding lembaga tak lepas dari kemampuan humas dalam mengelola pesan, membangun jejaring, dan menciptakan citra positif di tengah masyarakat. Humas adalah ujung tombak citra institusi. 

Lebih lanjut, Ponirin menyebut bahwa humas tidak hanya bekerja di balik layar, tetapi juga menjadi wajah pesantren dalam ruang publik, baik secara daring maupun luring.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula narasumber utama, Kepala SDM PT POMI Paiton, Dr. Rochman Hidayat. Beliau memberikan materi penguatan kapasitas humas dalam membangun komunikasi strategis dan branding institusional.
Dr. Rochman menegaskan bahwa kemampuan humas dalam membentuk persepsi publik sangat menentukan kualitas interaksi pesantren dengan stakeholder-nya.

“Citra sebuah lembaga, apakah baik atau tidak, sangat ditentukan oleh kemampuan humas dalam mengelola informasi publik secara cerdas dan profesional,” terangnya di hadapan para peserta.

Baca Juga:
Bismillah! Gubernur Khofifah Groundbreaking Jalur Lingkar Kaldera Tengger, Bromo Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

Menurutnya, peran public relation (PR) bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai penghubung strategis antara lembaga dan masyarakat luas. PR harus mampu menyusun narasi, mengelola krisis, serta menjangkau akar rumput secara efektif.

Ia juga menyoroti perbedaan mendasar antara perusahaan dan pesantren. Jika di perusahaan tidak ada tokoh sentral, maka di pesantren, posisi kiai menjadi sentral dalam komunikasi kelembagaan.

“Di pesantren, keberadaan kiai adalah bagian dari identitas lembaga. Maka humas harus bisa menyinergikan peran tersebut dalam membentuk komunikasi yang kuat dan bernilai,” ujar Dr. Rochman.

Humas harus mampu mengajak mitra eksternal untuk berkontribusi membangun citra lembaga. Ini mencakup kerja sama media, sinergi dengan tokoh masyarakat, serta membangun kepercayaan publik.
Dr. Rochman juga mengingatkan pentingnya kemampuan menjawab dan merespons pertanyaan publik secara cepat, cermat, dan akurat. 

“Respons cepat itu bagian dari reputasi,” tegasnya.

Dalam materinya, ia menguraikan aspek-aspek penting dalam tugas kehumasan: society engagement, pemberitaan, pengelolaan media sosial, iklan, komunikasi massa, manajemen acara (event management), publikasi, informasi publik, dan hubungan masyarakat (community relation).

Peserta upgrading juga diberikan simulasi tentang bagaimana membangun personal branding sebagai representasi profesionalisme humas, termasuk cara berpakaian, berkomunikasi, serta etika menyampaikan informasi.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi refleksi dan diskusi antar peserta tentang tantangan humas di lingkungan pesantren, termasuk dinamika komunikasi dengan wali santri, stakeholder pendidikan, dan publik luas.

Upgrading ini diharapkan menjadi langkah awal pembentukan humas yang adaptif, profesional, dan mampu mengikuti arus perkembangan teknologi informasi serta tantangan komunikasi publik era digital.
Ponirin berharap kegiatan semacam ini bisa dilakukan secara berkelanjutan agar humas di lingkungan pesantren tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi menjadi pilar penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pesantren.

Dengan kegiatan ini, Pondok Pesantren Nurul Jadid kembali menegaskan visinya sebagai lembaga yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan keagamaan, tetapi juga dalam pengelolaan komunikasi publik yang strategis dan berkelanjutan.(*)

Baca Sebelumnya

DPRD Trenggalek Gelar Paripurna, Eksekutif Jawab Pandangan Fraksi Terkait Perda Nomor 17 Tahun 2016

Baca Selanjutnya

Satlantas Polres Abdya Ajak Wartawan Jadi Corong Informasi Tertib Berlalulintas

Tags:

Humas Pesantren Nurul Jadid Pesantren Nurul Jadid Nurul Jadid humas probolinggo

Berita lainnya oleh Ponirin

Ribuan Pengurus dan Dosen Pesantren Nurul Jadid Ikuti Halalbihalal

29 Maret 2026 20:31

Ribuan Pengurus dan Dosen Pesantren Nurul Jadid Ikuti Halalbihalal

Ribuan Pengurus Hadiri Halalbihalal di Ponpes Nurul Jadid Probolinggo, Ini Pesan Penting Kiai Zuhri Zaini

29 Maret 2026 19:21

Ribuan Pengurus Hadiri Halalbihalal di Ponpes Nurul Jadid Probolinggo, Ini Pesan Penting Kiai Zuhri Zaini

Abu Bakar Rohim Tegaskan DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo Diisi Generasi Muda yang Potensial

9 Maret 2026 19:21

Abu Bakar Rohim Tegaskan DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo Diisi Generasi Muda yang Potensial

Gebrakan Gelora Tapal Kuda: Kabupaten Probolinggo Sukses Jadi Episentrum Konsolidasi Jawa Timur

9 Maret 2026 09:32

Gebrakan Gelora Tapal Kuda: Kabupaten Probolinggo Sukses Jadi Episentrum Konsolidasi Jawa Timur

Resmikan Kampung Kerren, Pesantren Nurul Jadid Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir

6 Maret 2026 21:15

Resmikan Kampung Kerren, Pesantren Nurul Jadid Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir

Lepas Ribuan Santri Mudik, Ning Iah Bekali 5 Hal Utama Saat Pulang Kampung

6 Maret 2026 09:20

Lepas Ribuan Santri Mudik, Ning Iah Bekali 5 Hal Utama Saat Pulang Kampung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar