Kedai Kopi di Paiton Probolinggo Jadi Wadah Kajian Sirah Nabawiyah

Jurnalis: Ponirin
Editor: Mustopa

7 Jan 2025 10:56

Thumbnail Kedai Kopi di Paiton Probolinggo Jadi Wadah Kajian Sirah Nabawiyah
Acara diskusi di Raluna Kedai Kopi (Foto: Ponirin/Ketik.co.id)

KETIK, PROBOLINGGO – Raluna Kedai Kopi di Paiton, Probolinggo, tidak hanya menawarkan secangkir kopi hangat, tetapi juga menjadi wadah diskusi ilmiah yang mendalam tentang sirah nabawiyah.

Diskusi rutin ini diadakan setiap minggu dengan tujuan untuk lebih mengenal kehidupan Nabi Muhammad saw, serta meneladan perjuangan dan prinsip-prinsip hidup yang diajarkan Rasulullah.

Dalam pertemuan yang berlangsung pada Senin, 6 Januari 2024,.pimpinan diskusi, Moh. Nurcholis Muslim, mengajak peserta untuk menggali lebih dalam tentang sosok Nabi Muhammad saw melalui kajian yang penuh inspirasi ini.

Nurcholis menyatakan bahwa setiap Muslim yang ingin menjadi pribadi yang lebih baik, terutama dalam peran sebagai pejuang, pendakwah, atau pembawa perubahan di berbagai bidang, perlu mempelajari kehidupan Nabi Muhammad.

Baca Juga:
Akademisi NU Unej Tawarkan Kajian Peta Prioritas Mitigasi Banjir di Situbondo

Menurutnya, perjuangan nabi dalam hal politik, ekonomi, pendidikan, dan hubungan antarumat beragama, menawarkan strategi yang sangat relevan dengan tantangan zaman sekarang.

"Nabi Muhammad menunjukkan keteladanan yang tak tertandingi dalam setiap aspek kehidupan, dan ini patut diteladani oleh umat Muslim di zaman modern," ungkapnya.

Buku Sirah Nabawiyah karya Husein Haikal dipilih sebagai referensi utama dalam diskusi ini. Cholis menjelaskan bahwa buku ini sangat representatif dalam menggambarkan kehidupan nabi dengan cara yang autentik dan dapat meng-counter upaya distorsi sejarah oleh orientalis.

"Buku ini membantu kita memahami sejarah dengan lebih jernih dan membantah pandangan-pandangan yang salah mengenai Nabi Muhammad," tambahnya.

Baca Juga:
DPD PKS Sampang Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Ukhuwah dan Soliditas Kader

Diskusi di Raluna Kedai Kopi ini tidak hanya fokus pada aspek sejarah, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta. Cholis berharap, kegiatan ini dapat terus berlanjut dengan istiqamah dan menjadi sarana bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas keilmuan mereka.

Selain itu, sistem yang diterapkan dalam diskusi ini cukup unik, yakni peserta bergantian menjadi pemateri. Dengan demikian, mereka tidak hanya belajar tentang materi diskusi, tetapi juga dilatih untuk berbicara di depan umum, yang pada gilirannya dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka.

Setelah diskusi tentang Sirah Nabawiyah selesai, Cholis berencana untuk melanjutkan dengan kajian buku Islam Doktrin Peradaban karya Nur Cholis Masjid (Cak Nur).

"Kami ingin agar kajian ini berkembang, tidak hanya berhenti di Sirah Nabawiyah, tetapi juga membahas karya-karya penting lainnya yang bisa memperkaya wawasan peserta," jelasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Raluna Kedai Kopi Paiton menjadi lebih dari sekadar tempat nongkrong. Kedai kopi ini kini bertransformasi menjadi pusat pembelajaran dan diskusi ilmiah yang mengedepankan nilai-nilai Islam.

Diskusi ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperdalam pengetahuan, membentuk karakter, dan menemukan inspirasi dari kehidupan Nabi Muhammad saw, yang relevan dengan tantangan hidup saat ini.

Selain memberikan wawasan keilmuan, suasana santai di kedai kopi juga menciptakan atmosfer yang nyaman untuk berdiskusi. Dengan pendekatan yang tidak kaku, peserta dapat dengan mudah memahami materi yang disampaikan.

Hal ini menunjukkan bahwa kedai kopi dapat menjadi ruang yang efektif untuk menumbuhkan semangat intelektual dan spiritual, selain sebagai tempat untuk bersosialisasi.

Raluna Kedai Kopi pun menjadi contoh yang baik bagaimana sebuah usaha dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam pengembangan keilmuan dan karakter.(*)

Baca Sebelumnya

Disperta KP Sampang Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi dengan Pelatihan

Baca Selanjutnya

Madura United Datangkan Gelandang Asal Kolombia Brayan Angulo

Tags:

kedai kopi Kajian Sirah Nabawiyah

Berita lainnya oleh Ponirin

Ingatkan Pengurus Pesantren, KH Abdul Hamid Wahid Tekankan 5 Pilar Pesantren dan Geopolitik

29 Maret 2026 21:08

Ingatkan Pengurus Pesantren, KH Abdul Hamid Wahid Tekankan 5 Pilar Pesantren dan Geopolitik

Ribuan Pengurus dan Dosen Pesantren Nurul Jadid Ikuti Halalbihalal

29 Maret 2026 20:31

Ribuan Pengurus dan Dosen Pesantren Nurul Jadid Ikuti Halalbihalal

Ribuan Pengurus Hadiri Halalbihalal di Ponpes Nurul Jadid Probolinggo, Ini Pesan Penting Kiai Zuhri Zaini

29 Maret 2026 19:21

Ribuan Pengurus Hadiri Halalbihalal di Ponpes Nurul Jadid Probolinggo, Ini Pesan Penting Kiai Zuhri Zaini

Abu Bakar Rohim Tegaskan DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo Diisi Generasi Muda yang Potensial

9 Maret 2026 19:21

Abu Bakar Rohim Tegaskan DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo Diisi Generasi Muda yang Potensial

Gebrakan Gelora Tapal Kuda: Kabupaten Probolinggo Sukses Jadi Episentrum Konsolidasi Jawa Timur

9 Maret 2026 09:32

Gebrakan Gelora Tapal Kuda: Kabupaten Probolinggo Sukses Jadi Episentrum Konsolidasi Jawa Timur

Resmikan Kampung Kerren, Pesantren Nurul Jadid Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir

6 Maret 2026 21:15

Resmikan Kampung Kerren, Pesantren Nurul Jadid Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar