Akibat Tayangan Xpose Trans7, Santri dan Kiai Geruduk DPRD Kota Probolinggo

Jurnalis: Eko Hardianto
Editor: Rahmat Rifadin

20 Okt 2025 16:50

Thumbnail Akibat Tayangan Xpose Trans7, Santri dan Kiai Geruduk DPRD Kota Probolinggo
Suasana Gedung DPRD Kota Probolinggo di JL. Suroyo, pada Senin 20 Oktober 2025 siang. Ratusan santri dan kiai dari berbagai pesantren di kota setempat mendatangi kantor DPRD, 20 Oktober 2025. (Foto: DPRD Probolinggo for Ketik.com)

KETIK, PROBOLINGGO – Suasana JL. Suroyo, Kota Probolinggo, mendadak riuh pada Senin 20 Oktober 2025 siang. Ratusan santri dan kiai dari berbagai pesantren di kota setempat mendatangi kantor DPRD. Mereka menuntut Trans7 meminta maaf atas tayangan “Xpose Uncensored” yang dianggap merendahkan pesantren dan ulama.

Aksi dimulai dari halaman Museum Kota Probolinggo. Massa berjalan kaki menuju gedung DPRD sambil bershalawat dan meneriakkan takbir. Sepanjang perjalanan, mereka membawa poster bertuliskan “Boikot Trans7”, “Kami Cinta Pesantren”, dan “Derek Kyai Sampai Mati”.

Ketua GP Ansor Kota Probolinggo Salamul Huda memimpin langsung jalannya aksi. “Santri tidak anti kritik, tetapi menolak segala bentuk pelecehan terhadap pesantren yang merupakan benteng moral umat,” cetus Salam, dalam orasinya.

Aksi dimulai dari Museum Kota Probolinggo. Massa berjalan kaki menuju kantor DPRD sambil bershalawat. Sesampainya di depan kantor DPRD, orasi demi orasi bergantian disampaikan para tokoh NU. Ketua PCNU Kota Probolinggo KH. Arbain Hasan membacakan enam tuntutan.

Baca Juga:
DPRD Kota Probolinggo Serahkan Rekomendasi LHP BPK

Di antaranya meminta Trans7 mengumumkan permintaan maaf secara terbuka. Membuka identitas tim produksi acara tersebut, dan mengganti program itu dengan tayangan yang mengedukasi masyarakat tentang pesantren.

“Pesantren bukan tempat ekstrem. Pesantren adalah pusat lahirnya ulama yang menjaga NKRI,” tegas KH. Arbain.

Tak hanya itu, dia juga meminta DPRD Kota Probolinggo meneruskan tuntutan tersebut ke DPR RI dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Berharap pengawasan terhadap media televisi diperketat.

Aksi itu dihadiri berbagai tokoh daerah, di antaranya Wakil Ketua DPRD, Santi Wilujeng Prastyani. Lalu, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri. Tak ketinggalan, Ketua MUI Kota Probolinggo Prof. KH. Muhammad Sulthon, serta sejumlah pimpinan ormas dan pesantren.

Baca Juga:
Mengenang Pak Buchori, Wali Kota Probolinggo Dua Periode yang Dicintai Rakyatnya

Selama dua jam lebih, aksi berjalan tertib dan dikawal aparat kepolisian. Tidak ada kericuhan. Massa bubar dengan damai sambil melantunkan shalawat.

Seperti diketahui, tayangan program “Xpose Uncensored” di Trans7 dianggap melecehkan pesantren dan mencemarkan nama baik para kiai.

Masyarakat Muslim, juga menilai cuplikan visual dianggap menampilkan santri dengan narasi negatif. Seolah pesantren menjadi tempat penyebaran paham radikal. Konten inilah yang memicu kemarahan umat. (*)

Baca Sebelumnya

BNPB Catat Empat Kejadian Angin Kecang di Dua Hari Terakhir, Ada Korban Meninggal Dunia

Baca Selanjutnya

Disaksikan Presiden Prabowo, Kejagung Serahkan Rp13,25 Triliun Uang Korupsi Ekspor CPO

Tags:

DPRD Kota Probolinggo Kota Probolinggo Hari Ini GP ANSOR KOTA PROBOLINGGO Demo Trans7

Berita lainnya oleh Eko Hardianto

Kisah PMI Kota Probolinggo, dari Donor Darah hingga Jemput Jenazah

14 April 2026 13:23

Kisah PMI Kota Probolinggo, dari Donor Darah hingga Jemput Jenazah

Nasib Tragis Angkot Probolinggo: Dulu Jadi Raja Jalanan, Kini Tinggal Kenangan

5 April 2026 16:37

Nasib Tragis Angkot Probolinggo: Dulu Jadi Raja Jalanan, Kini Tinggal Kenangan

Politik di Kota Probolinggo Tidak Rumit: Dekati, Dengar, Menang

27 Maret 2026 05:20

Politik di Kota Probolinggo Tidak Rumit: Dekati, Dengar, Menang

Rahasia Hemat BBM yang Sebenarnya Kota Probolinggo Punya

26 Maret 2026 18:44

Rahasia Hemat BBM yang Sebenarnya Kota Probolinggo Punya

PMR Probolinggo Bagikan Takjil di Tengah Ramainya Ngabuburit

13 Maret 2026 16:20

PMR Probolinggo Bagikan Takjil di Tengah Ramainya Ngabuburit

Mitra SPPG Ketapang 001 Kota Probolinggo Bantah Dapurnya Tak Ber-IPAL

11 Maret 2026 20:35

Mitra SPPG Ketapang 001 Kota Probolinggo Bantah Dapurnya Tak Ber-IPAL

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar