PD Muhammadiyah Pesawaran Lampung Gelar Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan Tangkal Paham Radikal dan Intoleransi

Jurnalis: Andriego Pandega
Editor: M. Rifat

25 Feb 2025 19:09

Thumbnail PD Muhammadiyah Pesawaran Lampung Gelar Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan Tangkal Paham Radikal dan Intoleransi
Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Pesawaran dan para hadirin Dialog Kebangsaan dan Silaturahmi Menolak Paham Radikal dan Intoleransi, 25 Februari 2025. (Foto: Andriego/Ketik.co.id)

KETIK, PESAWARAN – Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung menggelar Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan Menolak Paham Radikal dan Intoleransi.

Acara berlangsung di Pondok Pesantren Aula Gedung Yayasan Pendidikan Nurul Iman (YPNI) Pesawaran di Desa Purworejo Kecamatan Negri Katon, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Selasa (25/02/2025). 

Agenda yang megnambil tema "Menjaga Kehidupan yang Rukun dan Harmonis Antarumat Beragama dalam Bingkai NKRI dan Pancasila" ini dihadiri 100 peserta yang terdiri dari unsur tokoh agama, tokoh masyarakat, kalangan ormas dan masyarakat Pesawaran. 

Narasumber acara ini di antaranya:

Baca Juga:
Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme
  1. Kaban Kesbangpol Kab. Pesawaran, dengan tema Peran Pemerintah Dalam Menangkal Faham Radikal Dan Intoleran;
  2. Dandim 0421/LS / Pabung Pesawaran, dengan tema Cinta NKRI Dan Bela Negara;
  3. Kapolres Pesawaran, dengan tema Pencegahan Dan Penanggulangan Potensi Konflik Radikal Dan Intoleran;
  4. Kepala Kemenag Pesawaran, dengan tema Peran Umat Beragama Dalam Antisipasi Bahaya Paham Radikal Dan Intoleran. 

Dalam sambutannya, ketua PD Muhammadiyah H. M. Nurdin menyampaikan bahwa Pancasila yang menjadi falsafah bangsa dan dasar NKRI, sejalan dengan ajaran Islam. NKRI yang berlandaskan Pancasila mengandung jiwa, pikiran dan cita-cita luhur sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945.

"Ini dapat diaktualisasikan sebagai 'Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur' yang berkehidupan maju, adil, makmur, bermartabat dan berdaulat dalam naungan ridho Allah SWT," ucap H. M. Nurdin.

"Potensi perkembangan paham radikal dan intoleran di masyarakat dapat mengancam keutuhan NKRI, untuk itu PD Muhammadiyah Kabupaten Pesawaran memandang perlu dilakukan upaya-upaya untuk mengurangi risiko berkembangnya paham tersebut khususnya di Kabupaten Pesawaran. Ini bertujuan agar segala bentuk potensi ancaman yang berasal dari kelompok ini dapat dicegah sebelum mencapai skala yang lebih besar," tambahnya.

Melalui kegiatan Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan ini, dia menyebut pihaknya mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas dan seluruh elemen masyarakat lainnya untuk dapat bersama-sama menjaga kerukunan antar umat beragama. "Salah satunya dengan menjalankan upaya menolak paham radikal dan intoleran," tutup H. M. Nurdin. (*)

Baca Juga:
Mas Mirdasy: Rendah Hati yang "Panjang Tangan"

Baca Sebelumnya

Sepak Bola Indonesia Berduka, Legenda Persebaya Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia

Baca Selanjutnya

Pemkab Malang Sosialisasikan Layanan Informasi Publik Desa, Sekdes Diminta Tak Alergi Pers

Tags:

Muhammadiyah Kabupaten Pesawaran Lampung PD Muhammadiyah Pesawaran Dialog Kebangsaan

Berita lainnya oleh Andriego Pandega

Mudik 2026, Jumlah Penumpang yang Menyeberang di Pelabuhan Bakauheni Capai 898.864 Orang

22 Maret 2026 20:38

Mudik 2026, Jumlah Penumpang yang Menyeberang di Pelabuhan Bakauheni Capai 898.864 Orang

Tertidur dalam Bus, Pemudik Nyasar ke Pelabuhan Bakauheni

18 Maret 2026 20:22

Tertidur dalam Bus, Pemudik Nyasar ke Pelabuhan Bakauheni

Jelang Puncak Arus Mudik, Kendaraan Mulai Masuki Pelabuhan Bakauheni

18 Maret 2026 17:34

Jelang Puncak Arus Mudik, Kendaraan Mulai Masuki Pelabuhan Bakauheni

Alasan Pemudik di Pelabuhan Bakauheni Lampung Memilih Tidak Bawa Kendaraan Pribadi

18 Maret 2026 13:45

Alasan Pemudik di Pelabuhan Bakauheni Lampung Memilih Tidak Bawa Kendaraan Pribadi

Pangdam XXI/Raden Inten Tekankan Nilai Keimanan Prajurit dalam Safari Ramadan

18 Maret 2026 10:30

Pangdam XXI/Raden Inten Tekankan Nilai Keimanan Prajurit dalam Safari Ramadan

Kisah Pak Maksum Abdikan Diri Seumur Hidup Sebagai Porter

18 Maret 2026 08:30

Kisah Pak Maksum Abdikan Diri Seumur Hidup Sebagai Porter

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar