Study Tour SMPN 1 Bantarbolang Tuai Sorotan, Biaya Rp850 Ribu Dinilai Memberatkan dan Tak Transparan

Jurnalis: Slamet Sumari
Editor: Fisca Tanjung

21 Des 2025 15:39

Thumbnail Study Tour SMPN 1 Bantarbolang Tuai Sorotan, Biaya Rp850 Ribu Dinilai Memberatkan dan Tak Transparan
Gambar Ilustrasi SMPN 1 Bantarbolang Pemalang Melakukan Study Tour ke Yogyakarta namun diduga kurang transparan dalam penggunaan anggaran (Gambar: Meta AI Slamet/Ketik.com)

KETIK, PEMALANG – Kegiatan outing class atau study tour yang diselenggarakan SMP Negeri 1 Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, dengan tujuan Yogyakarta menuai sorotan publik. Meski bertujuan menambah wawasan siswa, kegiatan tersebut dinilai memberatkan wali murid karena biaya yang relatif tinggi dan dinilai kurang transparan.

Kegiatan study tour tersebut diketahui diberangkatkan dari Bantarbolang menggunakan armada bus pada Sabtu, 20 Desember 2025.

Seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, biaya study tour sebesar Rp850 ribu per siswa dinilai tidak wajar. Pasalnya, pihak sekolah hanya menyampaikan besaran biaya secara global tanpa disertai rincian penggunaan anggaran.

Baca Juga:
749 Calon Jemaah Haji Pemalang Dilepas, Ini Pesan Bupati Anom

‎“Kami tidak diberi rincian jelas. Hanya angka Rp850 ribu. Kalau tidak ikut, khawatir anak dikucilkan. Akhirnya kami terpaksa mencari pinjaman,” ungkapnya.

Meski disebut tidak bersifat wajib, kegiatan study tour tersebut dinilai terkesan dipaksakan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi wali murid, terutama dari kalangan kurang mampu, karena berpotensi menambah beban finansial keluarga.

Sorotan juga datang dari praktisi hukum Imam Subiyanto. Ia menilai minimnya keterbukaan dalam pengelolaan anggaran study tour membuka ruang dugaan mark-up biaya hingga penyalahgunaan wewenang.

Baca Juga:
Pemalang Canangkan Bulan Dana PMI 2026, Target Rp1,6 Miliar

‎“Orang tua siswa tidak pernah dilibatkan secara terbuka dalam penyusunan maupun pertanggungjawaban anggaran. Ini menimbulkan tanda tanya besar dan membuka ruang dugaan penyalahgunaan wewenang,” ujarnya.

‎Menurut Imam, kepala sekolah merupakan pejabat publik dalam sistem pendidikan, sehingga setiap kebijakan yang berkaitan dengan keuangan harus dijalankan secara transparan dan akuntabel.

‎“Tidak ada alasan pembenar menggunakan skema keuangan yang tidak transparan. Semua biaya harus dijelaskan sejak awal. Jika tidak, ini bisa menjadi indikasi pungutan liar yang dikemas rapi dan terstruktur,” tegasnya.

‎Hingga berita ini diturunkan, pihak SMP Negeri 1 Bantarbolang belum memberikan keterangan resmi terkait rincian penggunaan anggaran study tour ke Yogyakarta. Kepala SMP Negeri 1 Bantarbolang, Ika Fariatul Apriliani, juga belum merespons saat dihubungi.

‎Sikap diam pihak sekolah justru memicu kecurigaan publik. Masyarakat pun mendesak agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang segera melakukan audit investigatif, serta meminta Inspektorat dan Satgas Saber Pungli turun tangan untuk menelusuri kerja sama sekolah dengan biro perjalanan.

‎“Transparansi biaya wajib dipublikasikan agar tidak ada lagi praktik komersialisasi pendidikan. Negara harus hadir melindungi warga dari praktik kotor yang dibungkus kegiatan edukasi. Pendidikan tidak boleh dijadikan ajang bisnis,” pungkas Imam Subiyanto.(*) 

Baca Sebelumnya

Gairah Sepak Bola Putri Melejit, Coach Timo Scheunemann Sampai Kewalahan

Baca Selanjutnya

DPC PJI Bojonegoro Gelar Gathering di Pacet, Evaluasi Program Jadi Kunci Kekompakan

Tags:

SMPN 1 Bantarbolang Study Tour Pemalang Pendidikan Pemalang Pungli Pendidikan Transparansi Sekolah Berita Pemalang Outing Class Dinas Pendidikan

Berita lainnya oleh Slamet Sumari

749 Calon Jemaah Haji Pemalang Dilepas, Ini Pesan Bupati Anom

15 April 2026 21:20

749 Calon Jemaah Haji Pemalang Dilepas, Ini Pesan Bupati Anom

Pemalang Canangkan Bulan Dana PMI 2026, Target Rp1,6 Miliar

15 April 2026 21:10

Pemalang Canangkan Bulan Dana PMI 2026, Target Rp1,6 Miliar

Bupati Anom Widiyantoro Apresiasi Pengembangan Wisata Alam Desa Penggarit Pemalang

15 April 2026 21:04

Bupati Anom Widiyantoro Apresiasi Pengembangan Wisata Alam Desa Penggarit Pemalang

Modal Swadaya, Ratusan Guru PAUD KWK Pemalang Sukses Gelar Halalbihalal

15 April 2026 01:09

Modal Swadaya, Ratusan Guru PAUD KWK Pemalang Sukses Gelar Halalbihalal

Jelang Pilkades 2026, Camat Comal Ajak Warga Jaga Kerukunan Meski Beda Pilihan

14 April 2026 05:40

Jelang Pilkades 2026, Camat Comal Ajak Warga Jaga Kerukunan Meski Beda Pilihan

Dindikpora Pemalang Minta Sekolah Tunda Study Tour

13 April 2026 20:43

Dindikpora Pemalang Minta Sekolah Tunda Study Tour

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar