KETIK, PEMALANG – Gebyar mancing ikan lele dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia yang digelar warga Desa Sukorejo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, berlangsung meriah.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 31 Mei 2026, itu dipusatkan di irigasi desa setempat dan berhasil menarik sekitar 800 peserta, termasuk pemancing dari luar Kabupaten Pemalang.
Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari. Meski dilaksanakan di saluran irigasi desa, acara ini mampu menjadi magnet bagi para penghobi mancing dari berbagai daerah.
Ketua Panitia, Suwarso, mengatakan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan mencapai sekitar 800 orang. Menurutnya, angka tersebut cukup memuaskan mengingat persiapan acara dilakukan dalam waktu yang relatif singkat.
“Target peserta sebenarnya seribu orang. Alhamdulillah tiket terjual sekitar 800-an. Banyak juga peserta dari kabupaten luar. Ke depan akan kami evaluasi, mungkin spot pemancingan bisa diperpanjang,” ujar Suwarso di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, gebyar mancing semula direncanakan digelar pada Agustus 2026 bertepatan dengan peringatan HUT RI ke-81. Namun, karena kondisi irigasi biasanya mengalami kekeringan saat musim kemarau, kegiatan akhirnya dimajukan menjadi akhir Mei.
Pemenang Juara 1 hingga 3 lomba mancing lele foto bareng bersama panitia dan kepolisian (Foto: Slam/ketik.com)
Dengan harga tiket Rp30 ribu per peserta, panitia menyediakan hadiah utama yang cukup menggiurkan. Juara pertama memperoleh uang pembinaan Rp3 juta dan trofi, juara kedua Rp2 juta dan trofi, serta juara ketiga Rp1 juta dan trofi.
Selain hadiah lomba, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik, di antaranya sepeda listrik, mesin cuci, hingga joran pancing.
Kepala Desa Sukorejo, Jaroni, mengapresiasi inisiatif warga yang secara rutin menyelenggarakan kegiatan mancing dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia.
“Acara mancing ini diselenggarakan setiap tahun oleh warga. Kegiatan mancing mania ini sangat bermanfaat bagi lingkungan, terutama bagi pelaku UMKM sehingga ekonomi masyarakat dapat tumbuh dan meningkat,” katanya.
Jaroni menambahkan, Pemerintah Desa Sukorejo juga telah menyiapkan sejumlah agenda lain untuk memeriahkan HUT RI ke-81, seperti pagelaran wayang, karnaval, dan berbagai kegiatan olahraga.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung aman dan kondusif berkat dukungan aparat keamanan dari TNI dan Polri yang melakukan pengamanan selama acara berlangsung.
Kapolsek Ulujami, AKP Trino Winarno, menegaskan pihaknya terus bersinergi dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat dalam mendukung kegiatan masyarakat, khususnya dalam rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI.
“Kami memberikan pengamanan agar acara berjalan lancar, aman, dan kondusif sesuai yang diharapkan,” tegasnya.
Sementara itu, gelar juara pertama berhasil diraih Bayu, warga Desa Mejasem, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan. Ia mengaku tidak menyangka mampu menjadi pemenang utama dalam lomba tersebut.
“Tidak nyangka. Ini saja sampai gemetaran,” ungkap Bayu usai menerima hadiah.
Bayu mengatakan dirinya mengetahui informasi lomba dari seorang teman dan datang bersama tiga rekannya dari Pekalongan untuk mengikuti kompetisi tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menebar sebanyak 3,5 kuintal ikan lele ke saluran irigasi. Adapun ikan hasil tangkapan yang mengantarkan Bayu menjadi juara pertama memiliki bobot mencapai 3,34 kilogram.(*)
