Alamastu Gelar Aksi Damai di Kantor Desa Taman Pemalang, Tuntut Transparansi dan Perbaikan Makam

Jurnalis: Slamet Sumari
Editor: Mustopa

26 Jan 2026 15:49

Thumbnail Alamastu Gelar Aksi Damai di Kantor Desa Taman Pemalang, Tuntut Transparansi dan Perbaikan Makam
Puluhan warga Desa Taman Geruduk Kantor Desa Setempat, tuntut transparansi dan perbaikan makam (Foto: Slamet/ketik.com)

KETIK, PEMALANG – Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Taman Bersatu (Alamastu) menggelar aksi damai di Kantor Desa Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, pada Senin, 26 Januari 2026.

‎Aksi tersebut menuntut pertanggungjawaban pemerintah desa terkait kerusakan area makam akibat penebangan pohon.

‎Dalam aksinya, massa menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya perbaikan makam yang rusak akibat penebangan pohon, perbaikan akses jalan menuju makam, transparansi hasil penjualan kayu dari area makam, serta pemasangan penerangan di sekitar makam.

‎Aksi damai tersebut disambut oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Taman dengan membuka ruang audiensi.

Baca Juga:
749 Calon Jemaah Haji Pemalang Dilepas, Ini Pesan Bupati Anom

‎Proses audiensi berlangsung kondusif dengan pengawalan ketat dari unsur TNI dan Polri serta pendampingan Pemerintah Kecamatan Taman.

‎‎Kepala Desa Taman, Agus Sutrisno, dalam paparannya mengakui adanya penebangan pohon jenis Albasia di area makam yang dilakukan pada 6 Januari 2026. Ia menyebutkan hasil penjualan kayu tersebut mencapai Rp12 juta.

‎‎“Penebangan dilakukan tanggal 6 Januari 2026. Pohon tersebut dijual dan laku senilai Rp12 juta,” ujar Agus Sutrisno di hadapan perwakilan massa.

‎‎Dalam audiensi itu, disepakati bahwa Kepala Desa Taman bersedia dan bertanggung jawab memperbaiki kerusakan makam yang ditimbulkan akibat penebangan pohon.

Baca Juga:
Pemalang Canangkan Bulan Dana PMI 2026, Target Rp1,6 Miliar

Foto Kepala Desa Taman, Agus Sudibyo bersama Aliansi Masyarakat Taman Bersatu menunjukan surat kesepakatan bersama didampingi pihak pemerintah kecamatan (Foto: Slamet/Ketik.com)Kepala Desa Taman, Agus Sutrisno bersama Aliansi Masyarakat Taman Bersatu menunjukan surat kesepakatan bersama didampingi pihak pemerintah kecamatan (Foto: Slamet/Ketik.com)

‎‎Seluruh tuntutan warga Alamastu dikabulkan dan ditargetkan rampung paling lambat sebelum bulan Ramadan 2026.

‎‎Sementara itu, juru bicara Alamastu, Sanni Panggih, menjelaskan bahwa total terdapat empat pohon di area makam, terdiri dari tiga pohon Albasia dan satu pohon Beringin. Ia menyebut sebagian pohon tumbang akibat faktor usia.

‎‎“Kami menerima hasil kesepakatan ini, namun tetap akan menunggu realisasi dan komitmen dari Kepala Desa Taman. Dalam kesepakatan juga sudah tertuang adanya sanksi jika tidak dilaksanakan,” tegas Sanni.

‎‎Selain persoalan makam, warga juga menyoroti pengelolaan tanah bengkok desa yang disewakan dan diduga memiliki permasalahan administrasi. Menanggapi hal tersebut, Kades Agus Sudibyo berjanji akan menyelesaikan persoalan tanah bengkok sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026.

‎‎Aksi damai ini ditutup dengan kesepakatan bersama dan harapan warga agar seluruh janji pemerintah desa dapat direalisasikan sesuai waktu yang telah disepakati.(*)

Baca Sebelumnya

Bupati Bondowoso: Makan Bergizi Gratis Bukan Bantuan, Tapi Investasi SDM Masa Depan

Baca Selanjutnya

Dikonsep bak Taman Air, Kolam Retensi Senilai Rp50 M Segera Dibangun di Pacitan

Tags:

pemalang Desa Taman Aksi Damai Alamastu Berita Pemalang Makam Rusak Transparansi Desa Tanah Bengkok Kades Taman

Berita lainnya oleh Slamet Sumari

Bimtek Akreditasi Perpustakaan Digelar, Pemalang Targetkan Peningkatan Mutu Layanan

19 April 2026 18:00

Bimtek Akreditasi Perpustakaan Digelar, Pemalang Targetkan Peningkatan Mutu Layanan

Lomba Cerdas Cermat SD Kabupaten Pekalongan 2026, Dorong Generasi Cerdas dan Berkarakter

18 April 2026 13:13

Lomba Cerdas Cermat SD Kabupaten Pekalongan 2026, Dorong Generasi Cerdas dan Berkarakter

IHT di SMPN 1 Pulosari, Dinsos KBPP Pemalang Tekankan Pencegahan Bullying di Sekolah

17 April 2026 12:41

IHT di SMPN 1 Pulosari, Dinsos KBPP Pemalang Tekankan Pencegahan Bullying di Sekolah

749 Calon Jemaah Haji Pemalang Dilepas, Ini Pesan Bupati Anom

15 April 2026 21:20

749 Calon Jemaah Haji Pemalang Dilepas, Ini Pesan Bupati Anom

Pemalang Canangkan Bulan Dana PMI 2026, Target Rp1,6 Miliar

15 April 2026 21:10

Pemalang Canangkan Bulan Dana PMI 2026, Target Rp1,6 Miliar

Bupati Anom Widiyantoro Apresiasi Pengembangan Wisata Alam Desa Penggarit Pemalang

15 April 2026 21:04

Bupati Anom Widiyantoro Apresiasi Pengembangan Wisata Alam Desa Penggarit Pemalang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend