SMP Satu Atap Kutorojo Pekalongan Luncurkan SIPETAK, Inovasi Digital untuk Pantau Kebiasaan Siswa

Jurnalis: Slamet Sumari
Editor: Fisca Tanjung

11 Okt 2025 16:51

Thumbnail SMP Satu Atap Kutorojo Pekalongan Luncurkan SIPETAK, Inovasi Digital untuk Pantau Kebiasaan Siswa
Kepala SMP Satu Atap Kutorojo, Niti Setiasih, menunjukkan tampilan aplikasi SIPETAK yang digunakan untuk memantau penerapan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat di sekolahnya, Jumat, 10 Oktober 2025 (Foto: Akbar for Ketik)

KETIK, PEKALONGAN – Sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter dan membentuk kebiasaan positif peserta didik, SMP Satu Atap Kutorojo, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, meluncurkan inovasi digital bernama SIPETAK atau Sistem Pemantauan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Program ini digagas oleh Kepala Sekolah Niti Setiasih sebagai bentuk praktik baik dalam kepemimpinan pembelajaran transformatif di lingkungan sekolah.

Aplikasi SIPETAK dirancang untuk memantau pelaksanaan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH), meliputi bangun pagi, beribadah tepat waktu, makan sehat, gemar olahraga, gemar belajar, berinteraksi sosial, serta tidur lebih awal.

Melalui sistem ini, guru, kepala sekolah, dan orang tua dapat memantau perkembangan perilaku anak secara digital, akurat, dan berkelanjutan.

Baca Juga:
Bidik Level Nasional, 285 Calon Paskibraka Kendal Jalani Tes CAT Wawasan Kebangsaan

Sebelum adanya SIPETAK, pemantauan kebiasaan murid masih dilakukan secara manual melalui jurnal tulis tangan yang diisi setiap hari. Metode tersebut dinilai memakan waktu, rawan kehilangan data, serta belum melibatkan orang tua secara optimal.

Berdasarkan data sekolah, tingkat partisipasi orang tua sebelumnya hanya mencapai 62,73 persen, turun 10,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Inovasi ini lahir dari kebutuhan akan sistem pemantauan yang efektif dan kolaboratif antara sekolah, guru, serta orang tua,” jelas Niti Setiasih, Jumat 10 Oktober 2025.

“Dengan SIPETAK, pembentukan karakter anak tidak berhenti di sekolah, tetapi berlanjut di rumah melalui pendampingan orang tua,” imbuhnya.

Baca Juga:
Bupati Taufik Buka Pesantren Kilat Ramadan Tingkat SMP se-Kabupaten Asahan

Pelaksanaan program SIPETAK terbagi menjadi tiga tahap, yakni perencanaan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi.

Sekolah melibatkan tim IT, guru wali, dan orang tua dalam setiap prosesnya. Melalui dashboard digital, kepala sekolah dapat memantau grafik perkembangan murid secara real time serta memberikan pembinaan bagi siswa yang memerlukan penguatan karakter.

Meski sempat menghadapi kendala seperti keterbatasan akses internet dan literasi digital, program ini dinilai berhasil meningkatkan kedisiplinan dan perilaku positif siswa.

Kini, peserta didik lebih rajin beribadah, membawa bekal sehat, aktif berolahraga, dan menjaga rutinitas belajar dengan konsisten.

Menurut Niti, keberhasilan program tidak lepas dari kolaborasi semua pihak. “Teknologi hanyalah alat, tetapi kuncinya ada pada kolaborasi dan keteladanan,” tegasnya.

Ke depan, pihak sekolah berencana menambahkan berbagai fitur baru pada aplikasi, seperti grafik perkembangan, notifikasi harian, serta penghargaan digital bagi siswa dan orang tua yang aktif berpartisipasi.

Program SIPETAK diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam mengintegrasikan teknologi dengan pendidikan karakter.

“Harapan kami, SIPETAK tidak hanya menjadi inovasi sekolah kami, tetapi juga dapat diterapkan di sekolah lain sebagai gerakan bersama untuk membentuk generasi yang disiplin, sehat, dan berkarakter,” pungkas Niti Setiasih.

Baca Sebelumnya

Hadapi Pemotongan Dana TKD Hampir Setengah Triliun, Bupati Yani: Setiap Rupiah untuk Masyarakat Gresik

Baca Selanjutnya

Mensos Jamin Santri Disabilitas Korban Al Khoziny Dapat Beasiswa dan Pendampingan Total

Tags:

SMP Kutorojo SIPETAK Pendidikan karakter Inovasi Digital Pekalongan Niti Setiasih Teknologi Pendidikan 7 KAIH Sekolah Berprestasi BeritaPendidikan

Berita lainnya oleh Slamet Sumari

Modal Swadaya, Ratusan Guru PAUD KWK Pemalang Sukses Gelar Halalbihalal

15 April 2026 01:09

Modal Swadaya, Ratusan Guru PAUD KWK Pemalang Sukses Gelar Halalbihalal

Jelang Pilkades 2026, Camat Comal Ajak Warga Jaga Kerukunan Meski Beda Pilihan

14 April 2026 05:40

Jelang Pilkades 2026, Camat Comal Ajak Warga Jaga Kerukunan Meski Beda Pilihan

Dindikpora Pemalang Minta Sekolah Tunda Study Tour

13 April 2026 20:43

Dindikpora Pemalang Minta Sekolah Tunda Study Tour

Kebakaran di Sragi Pekalongan, Warung Semi Permanen dan Kanopi Rumah Hangus

12 April 2026 01:49

Kebakaran di Sragi Pekalongan, Warung Semi Permanen dan Kanopi Rumah Hangus

Warga Jatiroyom Pemalang Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Sumur Bor hingga Treser

10 April 2026 21:12

Warga Jatiroyom Pemalang Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Sumur Bor hingga Treser

Paguyuban Merah Putih Kaliprau di Pemalang Gotong Royong Tanggulangi Rob

10 April 2026 16:15

Paguyuban Merah Putih Kaliprau di Pemalang Gotong Royong Tanggulangi Rob

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar