Sukses Ubah Lahan Rob Jadi Sawah, Padi Biosalin Pekalongan Raih Penghargaan Inovasi Terbaik Jateng

Jurnalis: Ari Siswanto
Editor: Fisca Tanjung

29 Des 2025 11:55

Thumbnail Sukses Ubah Lahan Rob Jadi Sawah, Padi Biosalin Pekalongan Raih Penghargaan Inovasi Terbaik Jateng
Diperpa Kota Pekalongan mendapat penghargaan melalui Inovasi biosalin. (Foto: Dinkominfo Kota Pekalongan)

KETIK, PEKALONGAN – Program pengembangan padi biosalin di Kota Pekalongan menunjukkan perkembangan signifikan dalam waktu relatif singkat.

Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) mencatat perluasan lahan tanam yang cukup cepat, seiring meningkatnya minat petani untuk kembali mengelola sawah pesisir yang sebelumnya terdampak rob dan salinitas tinggi.

Kepala Dinperpa Kota Pekalongan, Lili Sulistyawati, saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini menjelaskan bahwa inisiatif biosalin bermula dari membaiknya kondisi lahan di wilayah utara kota sejak akhir 2023 hingga awal 2024.

Saat genangan air laut mulai surut dan lahan mengering, pemerintah daerah melakukan survei untuk memastikan kesiapan lahan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

Baca Juga:
Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

“Masyarakat sekitar masih ingin lahannya kembali menjadi sawah. Dari situ kami mulai merintis pengembangan padi biosalin sebagai solusi yang sesuai dengan kondisi lahan salinitas tinggi,” jelasnya.

Sebagai langkah awal, Lili menjelaskan bahwa pihaknya melaksanakan demplot padi biosalin seluas sekitar 1,2 hektare pada November 2024.

Baca Juga:
Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

Meski hasil panen pertama belum optimal, demplot tersebut mampu membuktikan potensi biosalin untuk tumbuh di lahan pesisir. Keberhasilan awal ini pun meningkatkan kepercayaan petani, sehingga dalam waktu kurang dari satu tahun luas tanam biosalin berkembang pesat hingga lebih dari 40 hektare.

“Perkembangannya Alhamdulillah sangat baik. Antusiasme petani meningkat karena mereka melihat sendiri hasilnya dan ingin menata kembali kawasan tersebut menjadi sawah produktif,” jelasnya.

Seiring meningkatnya luasan lahan, Dinperpa mengusulkan penataan irigasi sebagai upaya pendukung utama. Usulan tersebut direalisasikan melalui kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Inpres tahun anggaran 2025, dengan pelaksanaan oleh BBWS Pemali Juana.

Saat ini, pembangunan dan perbaikan irigasi telah dilaksanakan di tujuh titik yang tersebar di Kota Pekalongan. Infrastruktur ini diharapkan mampu mendukung pengembalian fungsi lahan sawah secara bertahap.

“Insyaallah dengan irigasi yang mulai tertata, lahan sawah di wilayah pesisir dapat kembali berfungsi secara berkelanjutan,” tandasnya.

Program biosalin Kota Pekalongan mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui penghargaan Insan Pertanian sebagai inovasi pertanian terbaik tingkat provinsi tahun 2025. Penghargaan ini sekaligus memperkuat komitmen Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) untuk terus mengembangkan biosalin sebagai solusi jangka panjang.

Ke depan, pengembangan biosalin akan diperkuat melalui kerja sama dengan berbagai pihak, di antaranya BRI, BRNP, Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Kementerian Pertanian, serta Bank Indonesia. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk pengembangan padi biosalin dengan pendekatan pertanian organik.

Salah satu tantangan utama yang masih dihadapi petani saat ini adalah keterbatasan bibit biosalin. Karena bukan termasuk bibit padi umum, ketersediaannya masih relatif terbatas.

“Ke depan, Bank Indonesia akan mendukung pengembangan bibit biosalin. Insyaallah pada tahun 2026 Kota Pekalongan bisa menyediakan bibit sendiri untuk memenuhi kebutuhan petani di wilayah kami maupun sekitar,” tukasnya.

Baca Sebelumnya

Gerbang SNBP 2026 Dibuka, Dindik Jatim Pastikan Kesiapan Siswa dan Tekankan Pentingnya Hasil TKA

Baca Selanjutnya

ADOR Akhiri Kontrak Danielle, Hanni dan Minji Pilih Kembali

Tags:

Biosalin varietas padi baru

Berita lainnya oleh Ari Siswanto

Awasi Direktur PDAM Baru, Wali Kota Pekalongan Bakal Gelar Evaluasi Tahunan

5 Januari 2026 18:11

Awasi Direktur PDAM Baru, Wali Kota Pekalongan Bakal Gelar Evaluasi Tahunan

Hasil Perikanan TPI Kota Pekalongan Melonjak, Desember 2025 Capai 1.200 Ton

31 Desember 2025 18:00

Hasil Perikanan TPI Kota Pekalongan Melonjak, Desember 2025 Capai 1.200 Ton

Pemkot Pekalongan Tanggung Jawab Atas Pemeliharaan Setelah Serah Terima 21 PSU Perumahan

30 Desember 2025 21:03

Pemkot Pekalongan Tanggung Jawab Atas Pemeliharaan Setelah Serah Terima 21 PSU Perumahan

UMK Kota Pekalongan 2026 Naik Tipis Didok Rp2,7 Juta, Tempati Posisi 9 se-Jawa Tengah

30 Desember 2025 19:52

UMK Kota Pekalongan 2026 Naik Tipis Didok Rp2,7 Juta, Tempati Posisi 9 se-Jawa Tengah

Terbentuknya Gugus Tugas, Pemkot Pekalongan Perkuat Reforma Agraria

24 Desember 2025 11:15

Terbentuknya Gugus Tugas, Pemkot Pekalongan Perkuat Reforma Agraria

Dewan Pendidikan Pekalongan Ingatkan Komite Sekolah Agar Lebih Inovatif

23 Desember 2025 21:16

Dewan Pendidikan Pekalongan Ingatkan Komite Sekolah Agar Lebih Inovatif

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar