Antisipasi Bencana Hidrometeorologi di Jatim, BNPB-Pemprov Siagakan Helikopter

Jurnalis: Muhammad Dzikrullah Akbar
Editor: Rahmat Rifadin

28 Mar 2026 16:32

Thumbnail Antisipasi Bencana Hidrometeorologi di Jatim, BNPB-Pemprov Siagakan Helikopter
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (tengah) memberikan cinderamata kepada Kepala BNPB RI, Letjen TNI Dr. Suharyanto (kiri), di sela Rapat Koordinasi Penanganan Dampak Hidrometeorologi dan Potensi Bencana Musim Kemarau yang digelar di Gedung Negara Grahadi pada, Jumat, 27 Maret, 2026. (Foto: Pemprov Jatim)

KETIK, PASURUAN – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, melakukan serangkaian kegiatan di Provinsi Jawa Timur pada Jumat, 27 Maret, 2026.

Selain meninjau lokasi banjir di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, BNPB juga menggelar Rapat Koordinasi Penanganan Dampak Hidrometeorologi dan Potensi Bencana Musim Kemarau di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang memimpin rapat tersebut menyampaikan bahwa meskipun sejumlah wilayah di Jawa Timur masih dilanda banjir, pemerintah daerah juga harus mulai mengantisipasi potensi kekeringan yang diprediksi terjadi pada 2026.

“Hari ini kita masih melihat banjir di beberapa titik, saat yang sama pun kita harus bersiap, informasi dari BMKG bulan April ini telah mulai kekeringan. Nanti akan terus meningkat prediksi puncaknya bulan Agustus, prediksi puncaknya,” ujar Khofifah.

Baca Juga:
Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Sementara itu, Suharyanto menekankan pentingnya mitigasi sebagai kunci dalam mengurangi dampak bencana. Ia menyebutkan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi hal utama dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi kering, kebakaran hutan dan lahan, serta kemarau panjang.

“Kami sudah rapat dengan Gubernur Jawa Timur ini rapatnya adalah menghadapi bencana hidrometeorologi kering, kebakaran dan kemarau panjang. Kenapa sudah dibicarakan saat ini, karena prediksi BMKG tidak lama lagi memasuki musim kemarau,” ujarnya.

“Kita sudah sepakat bahwa untuk mengatasi kekeringan tidak bisa diatasi salah satu institusi, harus berkolaborasi dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten kota sampai pemerintah pusat,” kata Suharyanto.

Kepala BNPB mengungkapkan bahwa upaya yang akan ditempuh mencakup pelaksanaan apel kesiapsiagaan personel dan peralatan, penerapan operasi modifikasi cuaca (OMC), serta operasi pemadaman kebakaran dengan dukungan helikopter water bombing.

Baca Juga:
Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

“Penguatan satgas darat. segera adakan apel personel dan peralatan. Bantuan sumur dan mengalirkan air dari sumber air yg jauh. Jika diperlukan OMC untuk mengisi embung, kolam-kolam renang yg mana bisa dijadikan sumber air dari kolam renang,” ungkap Kepala BNPB.

Lebih lanjut, BNPB akan menyiagakan helikopter water bombing apabila eskalasi cuaca meningkat. Dukungan armada udara, termasuk pesawat dan helikopter, disiapkan dari Lanud Madiun dan Juanda. (*)

Baca Sebelumnya

Pengelola Pantai Lon Malang Sampang Perkuat Keamanan, Utamakan Kenyamanan Wisatawan

Baca Selanjutnya

Wisata Mikutopia Kota Batu Ramai, Pendapatan Pedagang Sekitar Naik Signifikan

Tags:

Bnpb Bencana jatim Pemprov banjir surabaya

Berita lainnya oleh Muhammad Dzikrullah Akbar

Puluhan Wartawan Antusias Ikuti Workshop Laws of The Game yang Digelar PSSI di Unesa

19 April 2026 15:07

Puluhan Wartawan Antusias Ikuti Workshop Laws of The Game yang Digelar PSSI di Unesa

Kebakaran di Pabrik Margomulyo Surabaya, Puluhan Armada hingga Robot Pemadam Dikerahkan

17 April 2026 14:32

Kebakaran di Pabrik Margomulyo Surabaya, Puluhan Armada hingga Robot Pemadam Dikerahkan

Puncak HPN 2026 PWI Jatim! Cak Munir Luncurkan Buku Biografi, 24 Tokoh Raih Penghargaan

17 April 2026 10:34

Puncak HPN 2026 PWI Jatim! Cak Munir Luncurkan Buku Biografi, 24 Tokoh Raih Penghargaan

Dramatis! Real Madrid Tersingkir Usai Kartu Merah Camavinga, Bayern Munchen Lolos ke Semifinal

16 April 2026 12:09

Dramatis! Real Madrid Tersingkir Usai Kartu Merah Camavinga, Bayern Munchen Lolos ke Semifinal

Mengenal Arek Suroboyo Muhammad Alif Alfarisi Ma’ruf, Baru Kelas 12 Sudah Punya Bisnis Minuman “Livv of Matcha”

16 April 2026 03:05

Mengenal Arek Suroboyo Muhammad Alif Alfarisi Ma’ruf, Baru Kelas 12 Sudah Punya Bisnis Minuman “Livv of Matcha”

Penemuan Jenazah di Rusun Gunung Sari Surabaya, Tim Call 112 Evakuasi dari Lantai 4

15 April 2026 13:48

Penemuan Jenazah di Rusun Gunung Sari Surabaya, Tim Call 112 Evakuasi dari Lantai 4

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend