BNPB Gerak Cepat Tangani Banjir Pasuruan, Penanganan Terpadu Disiapkan

Jurnalis: Siska Nabilah Qothrotun Nada
Editor: Rahmat Rifadin

28 Mar 2026 14:04

Thumbnail BNPB Gerak Cepat Tangani Banjir Pasuruan, Penanganan Terpadu Disiapkan
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan pada Jumat, 27 Maret 2026. (Foto: Humas BNBP)

KETIK, PASURUAN – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur pada Jumat, 27 Maret 2026. Ini guna mengoordinasikan percepatan penanganan pascabanjir di Kabupaten Pasuruan yang terjadi sejak Selasa, 24 Maret 2026.

Setibanya di Kota Surabaya pada pagi hari, Suharyanto bersama jajaran langsung menuju lokasi terdampak untuk meninjau kondisi lapangan sekaligus membahas langkah penanganan bersama pemerintah daerah.

Kunjungan tersebut turut didampingi Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB dan Direktur Penanganan Darurat Wilayah 1 BNPB. Setibanya di Kabupaten Pasuruan, rombongan langsung menggelar diskusi dengan Wakil Bupati Pasuruan serta perwakilan Forkopimda untuk membahas perkembangan dan berbagai kendala dalam penanganan bencana banjir.

“BNPB akan melakukan langkah - langkah penanganan darurat yang menjadi kewenangan BNPB, selain itu BNPB juga akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait lainnya,” ujar Suharyanto di Kantor Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga:
Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Ia menjelaskan, salah satu penyebab banjir selain curah hujan dengan intensitas tinggi adalah pendangkalan sungai di wilayah tersebut. Kondisi ini diperparah dengan bentuk wilayah yang lebih rendah dibandingkan permukaan sungai.

“Daerah ini setiap tahun ketika musim hujan selalu terjadi banjir serupa, karena wilayah ini relatif lebih rendah dari permukaan sungai. Badan sungainya sudah relatif menyempit dan dangkal,” ungkap Suharyanto.

Menurutnya, pemerintah daerah bersama Kementerian Pekerjaan Umum telah melakukan normalisasi sungai, namun diperlukan langkah yang lebih terintegrasi lintas sektor.

“Pemerintah setempat dan kementerian PU sudah lakukan normalisasi sungai. Akan kita lakukan penanganan terpadu lintas lembaga mulai jangka pendek, menengah dan panjang. Untuk jangka pendek dipastikan tertangani, kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi,” tuturnya.

Baca Juga:
Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

Lebih lanjut, penanganan jangka menengah difokuskan pada normalisasi sungai secara berkelanjutan agar dampak banjir tidak semakin meningkat setiap tahunnya.

“Jangka panjang, permasalahan ini akan kami bawa ke tingkat pusat dan berkoordinasi utk menentukan langkah - langkah lanjutan,” imbuhnya.

Usai berdiskusi, Suharyanto meninjau shelter yang difungsikan sebagai dapur umum serta menyapa para petugas yang tengah menyiapkan makanan bagi para penyintas. Tercatat, sekitar 1.500 bungkus nasi dan lauk diproduksi setiap hari di lokasi tersebut. Ia juga memastikan ketersediaan logistik bagi warga terdampak dalam kondisi aman.

“Bagus ada shelter, jaadi sudah siap kalau ada bencana. Kesiapan ini menjadi hal yang patut mendapatkan apresiasi,” tuturnya.(*)

Baca Sebelumnya

RPH Surabaya Gelar Halalbihalal, Teguhkan Kebersamaan dan Komitmen Pelayanan

Baca Selanjutnya

Waduh! 20 Dapur MBG di Kota Malang Ternyata Belum Miliki Sertifikat Layak Higiene

Tags:

Pasuruan banjir BNBP Suharyanto penanganan bencana

Berita lainnya oleh Siska Nabilah Qothrotun Nada

Gubernur Khofifah Kawal Geopark Ijen Pertahankan Status UNESCO, Targetkan Green Card 2026

15 April 2026 15:19

Gubernur Khofifah Kawal Geopark Ijen Pertahankan Status UNESCO, Targetkan Green Card 2026

Gubernur Khofifah Beberkan Kunci Sukses Jatim Jadi Lumbung Pangan Nasional di Hadapan Peserta SESPIMTI Polri

15 April 2026 11:39

Gubernur Khofifah Beberkan Kunci Sukses Jatim Jadi Lumbung Pangan Nasional di Hadapan Peserta SESPIMTI Polri

Kota Surabaya dan Sidoarjo Diprediksi Berawan Hari Rabu, 15 April 2026! Cek Daerahmu Sekarang

15 April 2026 06:00

Kota Surabaya dan Sidoarjo Diprediksi Berawan Hari Rabu, 15 April 2026! Cek Daerahmu Sekarang

Reyog Diakui UNESCO, Khofifah Perkuat Ekosistem dan Regenerasi Seniman Menuju Panggung Dunia

14 April 2026 18:53

Reyog Diakui UNESCO, Khofifah Perkuat Ekosistem dan Regenerasi Seniman Menuju Panggung Dunia

Pemkot Terapkan Kebijakan Surabaya Tanpa Gawai di Malam Hari

14 April 2026 16:59

Pemkot Terapkan Kebijakan Surabaya Tanpa Gawai di Malam Hari

Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

14 April 2026 06:40

Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar