Konflik Nelayan di Pasuruan Memanas, Perahu Dibakar dan Satu Warga Terkena Bacok

Jurnalis: M Dofir
Editor: Aziz Mahrizal

5 Feb 2026 15:01

Thumbnail Konflik Nelayan di Pasuruan Memanas, Perahu Dibakar dan Satu Warga Terkena Bacok
Perahu nelayan terbakar, peristiwa ini terjadi di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Rabu, 4 Februari 2026. (Foto: M Dofir/ketik.com)

KETIK, PASURUAN – Konflik antarwarga nelayan Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, dengan nelayan Desa Ngemplak, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, pecah pada Rabu, 4 Februari 2026 sore. Insiden tersebut dipicu persoalan penangkapan ikan menggunakan perahu trawl atau pukat harimau yang berujung aksi saling bakar perahu dan korban luka bacok.

Pelaksana tugas (Plt) Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaedi, menjelaskan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, nelayan warga Kisik Desa Kalirejo menahan sebuah perahu trawl milik nelayan Desa Ngemplak karena dinilai kerap mengganggu aktivitas nelayan setempat.

“Sekitar lima awak perahu trawl diamankan dan dibawa ke rumah salah satu warga Kalirejo,” ujar Aipda Junaedi saat dikonfirmasi pada Kamis, 5 Februari 2026.

Junaedi menjelaskan Upaya mediasi sempat dilakukan di rumah Mashuda Hidayatulloh, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat perahu trawl akan dikembalikan setelah kondisi air laut pasang.

Baca Juga:
Cuaca Kota Surabaya 5 April 2026 Diprakirakan Berawan, Ponorogo dan Pasuruan Cerah

Namun, situasi kembali memanas ketika sejumlah nelayan Kalirejo yang baru pulang melaut dan tidak mengetahui hasil mediasi, tiba-tiba membakar perahu trawl tersebut. Aksi itu memicu emosi nelayan Ngemplak yang kemudian melakukan pembalasan dengan membakar sekitar 10 perahu nelayan Kebonsawah yang berada di sungai pelabuhan Ngemplak.

Dalam kekacauan tersebut, Toha, nelayan Kebonsawah, menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal saat hendak menyelamatkan perahunya. Korban mengalami luka bacok di bagian belakang kepala dan dilarikan ke RSUD R. Soedarsono, Kota Pasuruan. Pelaku pembacokan diduga berasal dari Desa Ngemplak.

Pascakejadian itu, warga Desa Kalirejo sempat mendatangi Desa Ngemplak untuk mencari pelaku pembacokan. Namun, aksi balasan tersebut berhasil diredam oleh aparat TNI dan Polri yang telah bersiaga di lokasi.

“Aparat gabungan TNI/Polri langsung melakukan pengamanan dan mengarahkan warga untuk kembali ke rumah masing-masing. Penjagaan juga tetap dilakukan di titik-titik rawan konflik,” jelas Aipda Junaedi.

Baca Juga:
BNPB Gerak Cepat Tangani Banjir Pasuruan, Penanganan Terpadu Disiapkan

Sebagai langkah penyelesaian, mediasi kedua digelar pada Rabu malam sekitar pukul 23.10 hingga 00.23 WIB di Kantor Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Rapat tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Panggungrejo dan Kraton, Wali Kota Pasuruan, Direktur Reserse Kriminal Polda Jawa Timur, anggota TNI-Polri, perwakilan nelayan, serta tokoh masyarakat dari kedua desa.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait aksi pembakaran perahu dan kasus pembacokan, serta terus melakukan pengamanan guna mencegah konflik susulan.(*)

Baca Sebelumnya

Prakiraan Cuaca Hari Ini 5 Februari 2025: Surabaya Berawan, Mojokerto Hujan Ringan

Baca Selanjutnya

Dinas Pendidikan Jatim Siap All Out Sukseskan Peringatan Harlah 1 Abad NU

Tags:

Nelayan Pasuruan Nelayan Pasuruan Kabupaten Pasuruan perahu nelayan Polres Pasuruan

Berita lainnya oleh M Dofir

Sidang Penyerobotan Lahan di PN Pasuruan Masuk Tahap Pembuktian, Korban Ungkap Kronologi

11 Februari 2026 18:35

Sidang Penyerobotan Lahan di PN Pasuruan Masuk Tahap Pembuktian, Korban Ungkap Kronologi

Pemkab Pasuruan Gelar HLM TPID, Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadhan dan Idul Fitri

11 Februari 2026 17:15

Pemkab Pasuruan Gelar HLM TPID, Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadhan dan Idul Fitri

Polres Pasuruan Ajak Pelajar Jauhi Perundungan dan Narkoba dalam Program Police Goes to School

10 Februari 2026 19:37

Polres Pasuruan Ajak Pelajar Jauhi Perundungan dan Narkoba dalam Program Police Goes to School

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Pasuruan Lakukan Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Pandaan

9 Februari 2026 12:54

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Pasuruan Lakukan Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Pandaan

Jelang Lebaran 2026, Polres Pasuruan Matangkan Strategi Operasi Ketupat di Polda Jatim

7 Februari 2026 19:00

Jelang Lebaran 2026, Polres Pasuruan Matangkan Strategi Operasi Ketupat di Polda Jatim

Hujan Deras Guyur Pasuruan, Jalan Kabupaten di Desa Andonosari Longsor

6 Februari 2026 20:15

Hujan Deras Guyur Pasuruan, Jalan Kabupaten di Desa Andonosari Longsor

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar