Ingin Memulai Hidup Sehat, Simak Tips Olah Raga Bersepeda bagi Pemula Berikut !

Jurnalis: Wawan Saputra
Editor: Muhammad Faizin

6 Agt 2024 23:00

Headline

Thumbnail Ingin Memulai Hidup Sehat, Simak Tips Olah Raga Bersepeda bagi Pemula Berikut !
Sepeda gunung bagi pemula ( Foto: Wawan/ Ketik.co.id )

KETIK, PASAMAN BARAT – Sepeda adalah alat transportasi yang juga dapat digunakan sebagai sarana olahraga yang menyenangkan. Selain dapat membawa penggunanya berpindah dari titik A ke B, bersepeda juga terbukti efektif membakar lemak dan menyehatkan jantung.

Tetapi tak jarang ada yang mengeluh setelah berolahraga dengan bersepeda. Badan bukannya bugar, malah yang ada pegal-pegal, tangan kesemutan, pantat terasa terbakar, dan lain-lain.

Ketika belajar naik sepeda di usia dini, orang tua kita hanya mengajarkan bagaimana sepeda bisa dikayuh dan tidak terjatuh. Tak ada yang mengajarkan bagaimana bersepeda yang baik.

Nah, kalau kita tidak mengupdate pengetahuan bersepeda kita, pengalaman masa kecil akan terbawa.

Baca Juga:
Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

Dilansi dari akun youtube @Malc and Ray, berikut ini beberapa tips dan trick agar aktivitas bersepeda bisa lebih menyenangkan dan badan menjadi lebih bugar.

1. Posisi Tegak
Posisi yang paling akrab dengan kita semenjak kecil adalah posisi bersepeda dengan badan tegak. Maklumlah, tidak ada yang belajar naik sepeda ketika kecil menggunakan sepeda road bike.

Bagi yang baru memulai kembali bersepeda setelah masa kanak-kanak, untuk sementara, hindari secara serta merta menggunakan sepeda dengan posisi aerodinamis (posisi sangat membungkuk), maupun sepeda yang menggunakan drop bar  atau corner bar (jenis setang sepeda balap).

Gunakan plate bar (setang rata) dengan ketinggian yang sejajar, bahkan lebih tinggi dari ketinggian saddle. Dan secara bertahap, turunkan ketinggiannya. Sehingga secara perlahan, kita terbiasa bersepeda dengan posisi yang membungkuk.

Baca Juga:
Tropicana Slim Dorong Remisi Diabetes Melalui Beat Diabetes 2026

2. Lemaskan Bahu

Kadang-kadang secara tidak sengaja, sepanjang perjalanan, bahu kita terangkat. Kondisi ini membuat otot di bagian bahu dan leher cepat mengalami kelelahan.

Posisikan bahu kita dengan santai, dan sesekali gerakan leher ke kiri dan ke kanan untuk melemaskan otot-otot di bagian leher dan bahu. Genggam handle bar dengan rileks. Menggenggam handle bar terlalu kaku adalah penyebab bahu menjadi tegang.

3. Posisi Duduk

Pantat terasa panas atau mengalami iritasi pada bagian bokong karena kita terlalu lama duduk. Untuk menghindari hal tersebut, geser posisi duduk ke belakang atau ke depan secara berkala. Atau kita bisa mengangkat pantat beberapa saat ketika sepeda melaju. Posisi duduk yang bervariasi juga melatih tubuh menggunakan otot kaki yang berbeda. Sehingga semua otot kaki akan terlatih dengan baik.

4. Tubuh bagian atas selalu bergerak

Bersepeda lebih mengandalkan kekuatan kaki. Oleh karena itu, jangan terlalu banyak menggerakkan tubuh bagian atas. Konsentrasikan seluruh tenaga untuk memutar pedal. Bergeraknya tubuh bagian atas biasanya karena sadel terlalu tinggi, atau gaya mengayuh sepeda dengan kaki yang terbuka.

5. Gunakan Ban Besar

Bila jalur bersepeda akan kita lalui tidak terlalu mulus serta banyak rintangan di permukaan jalan, seperti jalan setapak atau jalan aspal yang tidak mulus, akan lebih membantu bila menggunakan sepeda dengan ban berdiameter besar. Seperti ban 27,5 inci atau 650B atau 29 inci 700C.

Ban diameter besar lebih handal dalam melewati rintangan, dan tidak membuat sepeda terlalu terguncang. Dan agar lebih nyaman, gunakan ban yang cukup lebar, 30 atau 1,5 inci ke atas.

 

Foto Posisi gear depan bagi pesepeda pemula ( Foto: Wawan/ketik.co.id )Posisi gear depan bagi pesepeda pemula ( Foto: Wawan/ketik.co.id )

 

6. Gear ratio rendah

Bagi pesepeda pemula, gunakan gear ratio yang rendah. Misalnya menggunakan chainring dengan jumlah gigi berkisar antara 30-40T, seperti chainring tengah untuk triple chainring.

Dan menggunakan sprocket tengah di belakang antara 16 hingga 17 T. Gear yang ringan tidak membuat tekanan yang berat pada lutut sehingga akan lebih nyaman dan aman ketika bersepeda.

Memang betul, dengan gear ratio keci, laju sepeda pun akan lambat, tetapi kecepatan sepeda bisa diatasi dengan cadence (putaran pedal dalam satuan waktu) yang tinggi. Hal tersebut akan melatih sistem kardiovaskular menjadi lebih bugar.

Sepeda dengan gear ratio tinggi tetapi putaran pedal lambat, di samping berpotensi mengalami cedera lutut, kita juga tidak mendapatkan kebugaran tubuh yang optimal. Bahkan sebaliknya yang didapatkan adalah badan pegal-pegal.

 

Foto Posisi gear belakang bagi pesepeda pemula (foto : Wawan/ketik.co.id)Posisi gear belakang bagi pesepeda pemula (Foto: Wawan/ketik.co.id)

 

7. Nikmati perjalanan

Bagi pesepeda antusias yang jam tempuhnya sudah ribuan jam, bersepeda 20 km tanpa berhenti sudah biasa tetapi bagi pemula bersepeda sepeda seperti itu adalah sebuah siksaan.

Pesepeda pemula sebaiknya tidak serta merta menempuh jarak yang terlalu jauh. Untuk membiasakan diri mulailah dengan jarak 1-2 kilometer (km), setelah semakin terbiasa, tingkatkan jarak hingga 5 km dan seterusnya.

Dengan demikian otot tubuh akan terbiasa dan tidak menimbulkan kram atau pegal yang berlebihan.

Selanjutnya, berhentilah di tempat dengan pemandangan yang indah nikmati indahnya alam di sepanjang perjalanan. Ambil waktu untuk mengabadikan spot terbaik dan membagikannya di media sosialmu.

8. Bahan bakar

Bagi yang baru memulai bersepeda, ada ketakutan kehabisan energi di tengah perjalanan. Maka tak heran ada di antara kita yang menimbun persediaan berlebih, dengan makan banyak sebelum bersepeda. Ironisnya, perut yang penuh dengan makanan akan membuat perjalanan tidak nyaman.

Makanan berat membutuhkan waktu tiga hingga empat jam untuk dicerna. Oleh sebab itu, makan malam kita sebenarnya sudah cukup untuk dijadikan energi bersepeda pagi. Glukosa dan glikogen yang sudah terbentuk bisa digunakan untuk bersepeda 60 hingga 90 menit.

Jadi, agar tidak bermasalah dengan isi perut sebelum bersepeda, cukup sarapan dengan makanan kecil, tetapi mengandung karbohidrat tinggi. Untuk menghindari dehidrasi, jangan lupa sebelum bersepeda bawa bekal air minum yang cukup.

Demikian lah tips dan trik bagi pesepeda pemula. Semoga bermanfaat bagi kamu yang baru saja hendak memulai hidup sehat dengan bersepeda. Salam sehat, salam olahraga ! (*)

Baca Sebelumnya

Ribuan Penonton Penuhi LMAC Super Hitz Festival 2024

Baca Selanjutnya

Pemkot Batu Gelar Job Fair, Hadirkan Ribuan Lowongan Kerja

Tags:

Olahraga Bersepeda Pemula Hidup sehat kesehatan Mountain Bike

Berita lainnya oleh Wawan Saputra

25 Siswa SMA N 1 Lembah Melintang Lulus SNBP 2026, Berikut Daftarnya

7 April 2026 13:20

25 Siswa SMA N 1 Lembah Melintang Lulus SNBP 2026, Berikut Daftarnya

Jangan Biarkan Hukum Rimba Tumbuh di Pasaman Barat

1 April 2026 09:49

Jangan Biarkan Hukum Rimba Tumbuh di Pasaman Barat

Mobilnya Diduga Ditabrak dengan Sengaja, Penyuluh Agama di Pasbar Minta Keadilan

29 Maret 2026 17:29

Mobilnya Diduga Ditabrak dengan Sengaja, Penyuluh Agama di Pasbar Minta Keadilan

Janji Kampanye Belum Terwujud, Klaim Keberhasilan Pemda Pasbar Dinilai Terlalu Dini

27 Maret 2026 18:21

Janji Kampanye Belum Terwujud, Klaim Keberhasilan Pemda Pasbar Dinilai Terlalu Dini

Air Sungai Batang Sontang Pasbar Keruh, Warga Duga Dampak Tambang Emas Ilegal

24 Maret 2026 14:49

Air Sungai Batang Sontang Pasbar Keruh, Warga Duga Dampak Tambang Emas Ilegal

Investigasi Wartawan: Diduga Quarry Ilegal Rusak Jalan dan Cemari Air Sungai

19 Maret 2026 22:40

Investigasi Wartawan: Diduga Quarry Ilegal Rusak Jalan dan Cemari Air Sungai

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar