Napak Tilas Terowongan Kereta Api Banjar-Pangandaran-Cijulang Peninggalan Belanda

Jurnalis: Wandi Ruswannur
Editor: M. Rifat

21 Feb 2024 00:03

Thumbnail Napak Tilas Terowongan Kereta Api Banjar-Pangandaran-Cijulang Peninggalan Belanda
Railfans bersama PT KAI foto bersama di terowongan jalur kereta api Banjar - Pangandaran - Cijulang (Foto: Humas PT KAI)

KETIK, PANGANDARAN – Untuk menghidupkan kembali kenangan dan sejarah jalur terowongan kereta api Banjar-Pangandaran-Cijulang, PT KAI mengadakan acara "Napak Tilas Historical Railway Trip 2024" yang diikuti oleh 54 orang perwakilan railfans dari berbagai penjuru Jawa dan Sumatera.

VP Public Relations KAI, Joni Martinus mengatakan dalam kegiatan ini, peserta diajak untuk mendengarkan sejarah mulai dibangunnya jalur kereta api Banjar-Cijulang hingga masa akhir beroperasinya sambil menyusuri stasiun, terowongan, jembatan, dan jalur kereta bersejarah yang menjadi saksi bisu perjalanan kereta api di masa lalu.

"Meskipun sudah tidak aktif sejak tahun 1980-an, jalur kereta api Banjar-Pangandaran-Cijulang yang dibangun oleh Staatsspoorwegen,  perusahaan perkeretaapian milik pemerintah Hindia-Belanda, sangatlah terkenal karena memiliki pemandangan alam yang memukau serta eksotik karena mengelilingi perbukitan dan lembah," katanya pada media Ketik.co.id melalui pesan tertulis, Selasa (20/02/2024).

Menurutnya, jika ditarik dari Banjar, jalur kereta api Banjar-Kalipucang-Pangandaran-Parigi-Cijulang memiliki 4 terowongan, di antaranya yaitu Batulawang, Hendrik, Juliana, dan Wilhelmina serta 6 jembatan panjang yaitu Cipamottan (Cikacepit), Cipambokongan, Cikabuyutan, Cikacampa, Ciputrapinggan beton dan Ciputrapinggan baja.

Baca Juga:
Tumbuh 16 Persen, KAI Daop 8 Surabaya Angkut 3.09 Penumpang Selama Triwulan I 2026

"Sayangnya, kini jalur tersebut sudah tidak dapat kita nikmati. Meskipun begitu, sisa-sisa peninggalannya masih dapat dikunjungi untuk menapaktilasi jejak kejayaan perkeretaapian di Banjar-Cijulang," ujarnya menambahkan dengan lugas dan jelas.

Pihaknya menyebut, kegiatan ini juga digelar sebagai salah satu ajang silaturahmi sekaligus apresiasi KAI kepada railfans yang selama ini telah secara aktif mendukung kemajuan perkeretaapian Indonesia melalui berbagai bentuk kegiatan positif yang digelar di berbagai daerah.

"Napak Tilas ini dipandu oleh komunitas Indonesian Railway Preservation Society (IRPS) yang dengan detail menjelaskan sejarah jalur kereta api Banjar-Cijulang. IRPS bahkan menghadirkan anggotanya sebagai saksi yang sempat menikmati perjalanan kereta api di jalur ini," imbuhnya.

Dalam kegiatan ini kata Dia, para Railfans diajak untuk melihat peninggalan Stasiun Pangandaran, Stasiun Cijulang, Jembatan Cipamottan (Cikacepit) serta melintasi Terowongan Hendrik sepanjang 105 meter, Terowongan Juliana dengan panjang 147 meter, dan Terowongan Wilhelmina yang memiliki panjang 1116 meter, menjadikannya sebagai terowongan kereta api terpanjang di Pulau Jawa.

Baca Juga:
Dukung UMKM, KAI Services Buka Peluang Pasarkan Produk UMKM di Kereta Api

"Selain menjelajahi sejarah, peserta juga disuguhi keindahan alam sepanjang jalur kereta api tersebut, mulai dari perbukitan, sawah, sungai-sungai kecil, hingga Pantai Pangandaran yang terkenal. Pengalaman ini menjadi momen berharga yang tak terlupakan bagi para peserta," terangnya.

Dalam kegiatan ini, atas nama PT KAI ia memberikan apresiasi kepada railfans yang telah setia dalam melestarikan sejarah perkeretaapian Indonesia. Acara ini juga menunjukkan bahwa kecintaan terhadap kereta api tidak sekadar hobi, tetapi juga komitmen untuk menjaga dan memperkenalkan sejarah kepada generasi mendatang.

"Napak tilas jalur kereta api Banjar-Pangandaran-Cijulang bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang mengajak peserta untuk merenungkan keindahan serta kekayaan sejarah yang terdapat dalam setiap jejak kereta api yang pernah ada. Semoga kegiatan ini dapat terus dilakukan untuk menghidupkan kembali nostalgia dan memperkenalkan keajaiban sejarah perkeretaapian kepada generasi masa kini dan mendatang," tutupnya.(*)

Baca Sebelumnya

Program Beasiswa BESTI Antarkan Pemkab Bandung Raih Penghargaan LLDIKTI

Baca Selanjutnya

PT Konimex Mencari Petugas Analisa Laboratorium, Lulusan SMK Segera Merapat!

Tags:

PT KAI Railfans Terowongan Kereta Api Banjar Pangandaran Cijulang

Berita lainnya oleh Wandi Ruswannur

Komitmen Raih Zero Net Emission, KAI Terus Kebut Fasilitas Stasiun Ramah Lingkungan

4 Agustus 2024 06:05

Komitmen Raih Zero Net Emission, KAI Terus Kebut Fasilitas Stasiun Ramah Lingkungan

Atasi Masalah Kotoran Hewan, Mahasiswa KKNT Inovasi IPB Adakan Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos

31 Juli 2024 00:05

Atasi Masalah Kotoran Hewan, Mahasiswa KKNT Inovasi IPB Adakan Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos

Potret Kebersamaan Prajurit TNI Nobar Final Timnas Indonesia U-19 vs Thailand

30 Juli 2024 05:23

Potret Kebersamaan Prajurit TNI Nobar Final Timnas Indonesia U-19 vs Thailand

LRT Jabodebek Kenalkan Transportasi Massal kepada Anak-Anak Lewat Edutrain

29 Juli 2024 05:52

LRT Jabodebek Kenalkan Transportasi Massal kepada Anak-Anak Lewat Edutrain

Resep Mudah Membuat Sate Jamur, Lezat!

28 Juli 2024 01:17

Resep Mudah Membuat Sate Jamur, Lezat!

Roadshow Bus KPK, Pemkab Cianjur Gelar Lomba Cerdas Cermat hingga Diskusi Anti Korupsi

27 Juli 2024 10:45

Roadshow Bus KPK, Pemkab Cianjur Gelar Lomba Cerdas Cermat hingga Diskusi Anti Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar