KETIK, PAMEKASAN – Menjelang kembali beroperasinya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua dapur MBG di daerahnya, Senin, 30 Maret 2026.
Sidak ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas serta kualitas layanan sebelum program kembali berjalan.
Dua lokasi yang menjadi sasaran sidak yakni SPPG Yayasan Garuda Jaya Abadi Jungcangcang dan SPPG Yayasan Berkah Tani Maju Bugih.
Kegiatan tersebut dilakukan usai Sukriyanto mengikuti apel dan halal bihalal bersama seluruh ASN Pemerintah Kabupaten Pamekasan di Pendopo Ronggo Sukowati.
Baca Juga:
Bupati Bondowoso Buka Dialog dengan BAMAG, Perkuat Kerukunan AntarumatDalam kunjungannya, Sukriyanto meninjau langsung kondisi dapur, mulai dari kebersihan, kesiapan peralatan, hingga pengolahan makanan yang akan didistribusikan kepada masyarakat penerima manfaat.
“Hari ini saya mengecek dua lokasi dapur MBG sebelum besok beroperasi kembali. Saya ingin memastikan secara langsung kondisi dapur benar-benar siap,” ujar Sukriyanto.
Ia menegaskan bahwa kualitas menu menjadi perhatian utama karena berkaitan langsung dengan kebutuhan gizi masyarakat. Menurutnya, setiap dapur harus benar-benar memperhatikan kandungan nutrisi dalam setiap porsi makanan yang disajikan.
“Setiap datang ke dapur MBG, saya selalu menekankan soal menu. Ini bukan sekadar makanan biasa, tetapi harus memenuhi standar gizi yang baik bagi penerima manfaat,” jelasnya.
Baca Juga:
Ikuti Forum Reboan Kemendagri, Plt Wali Kota Madiun Sampaikan Isu Belanja Pegawai-KDMPSelain menu, Sukriyanto juga memberi perhatian khusus terhadap aspek lingkungan, khususnya kewajiban pemasangan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Ia menilai pengelolaan limbah yang baik menjadi bagian penting dari operasional dapur.
“Poin penting lain yang saya tekankan adalah IPAL. Ini penting agar tidak mencemari lingkungan. Tadi saya lihat langsung, limbah dari dapur bisa diolah menjadi pupuk. Ini sangat baik dan bisa dijadikan percontohan,” tambahnya.
Untuk diketahui, SPPG Yayasan Garuda Jaya Abadi Jungcangcang setiap harinya mendistribusikan sebanyak 2.627 porsi makanan. Sementara itu, SPPG Yayasan Berkah Tani Maju Bugih menyalurkan sekitar 2.001 porsi per hari. (*).