Rutan Pakjo Palembang Atasi Over Kapasitas dengan Pendekatan Humanis dan Program Pembinaan Produktif

Jurnalis: Nanda Apriadi
Editor: Rahmat Rifadin

30 Okt 2025 18:40

Thumbnail Rutan Pakjo Palembang Atasi Over Kapasitas dengan Pendekatan Humanis dan Program Pembinaan Produktif
Kepala Rutan Kelas I Palembang,Muhammad Rolan, AMdIP, SH, MH , saat diwawancarai jurnalis Ketik.com mengenai upaya penanganan over kapasitas dan program pembinaan humanis bagi warga binaan di Rutan Pakjo Palembang. Kamis 30 Oktober 2025 (Foto: M Nanda/Ketik.com)

KETIK, PALEMBANG – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Palembang atau yang lebih dikenal dengan Rutan Pakjo terus melakukan berbagai langkah strategis untuk mengatasi persoalan over kapasitas hunian warga binaan yang masih menjadi tantangan utama di lembaga pemasyarakatan.

Kepala Rutan Kelas I Palembang, M. Rolan, menjelaskan bahwa hingga saat ini jumlah penghuni rutan mencapai 1.188 orang, dan masih terus bertambah seiring adanya tahanan baru yang dikirim dari Kejaksaan.

“Rata-rata setiap bulan kami melakukan pelimpahan sekitar 140 hingga 150 tahanan ke rutan lain, termasuk yang berstatus cuti bersyarat (CB) dan pembebasan bersyarat (PB),” ujar Rolan saat ditemui di Rutan Pakjo Palembang, 30 Oktober 2025.

Menurutnya, program integrasi dan pembebasan bersyarat menjadi salah satu cara efektif mengurangi kepadatan di dalam rutan. Setiap bulannya, sekitar 100 hingga 150 warga binaan mendapatkan pembebasan bersyarat setelah memenuhi persyaratan administrasi dan berperilaku baik selama masa pembinaan.

Baca Juga:
Skandal KUR Fiktif Bank Sumsel Babel Semendo, 6 Terdakwa Disidang di Tipikor Palembang

“Langkah-langkah ini membuat kondisi rutan tetap dalam keadaan seimbang. Meski belum ada penurunan signifikan, kondisi hunian masih bisa dikendalikan,” jelasnya.

Selain upaya administratif, pihak Rutan Pakjo juga menerapkan pendekatan humanis dalam membina warga binaan. Rolan menegaskan bahwa pihaknya rutin turun langsung ke blok hunian untuk berdialog dan mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi para warga binaan.

“Kami selalu mengedepankan pendekatan humanis. Setiap hari kami turun ke blok, istilahnya belanja masalah, untuk mengetahui persoalan mereka, baik itu terkait keluarga maupun kesehatan,” tuturnya.

Untuk menjaga kesehatan dan kebugaran, pihak rutan juga mengadakan kegiatan senam bersama dan menyediakan fasilitas hiburan seperti alat musik agar warga binaan tidak merasa jenuh selama menjalani masa tahanan.

Baca Juga:
Di Sidang Tipikor Palembang, Bupati OKU Mengaku Tak Tahu Polemik APBD 2025

Tidak hanya itu, Rutan Pakjo Palembang juga mengembangkan program pembinaan kemandirian melalui UMKM Kopi Ratu Lembang yang sudah di Ekspor ke luar negeri dan budidaya cabai yang dikelola langsung oleh warga binaan.

“Kami ingin mereka tetap produktif dan punya keterampilan yang bisa dimanfaatkan setelah bebas nanti,” kata Rolan.

Sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan, pihak rutan juga menyiapkan strap cell bagi tahanan yang berpotensi menimbulkan keributan, serta opsi pemindahan ke lapas terdekat jika diperlukan.

Melalui kombinasi pendekatan pembinaan, penataan kapasitas, dan pemberdayaan ekonomi warga binaan, Rutan Pakjo Palembang berupaya menjadi contoh penerapan sistem pemasyarakatan yang lebih manusiawi dan berorientasi pada reintegrasi sosial.(*) 

Baca Sebelumnya

Komisi C DPRD Jatim Sepakati Penyertaan Modal Rp500 Miliar untuk BPR

Baca Selanjutnya

PC Muslimat Tuban Tandatangani Kerja Sama dengan LBH KP Ronggolawe

Tags:

Rumah tahanan Kelas 1 Palembang kota palembang Sosial Humanis

Berita lainnya oleh Nanda Apriadi

Duplik Dibacakan, Eks Dirjen Perkeretaapian Minta Bebas di Kasus Korupsi LRT Palembang

14 April 2026 22:55

Duplik Dibacakan, Eks Dirjen Perkeretaapian Minta Bebas di Kasus Korupsi LRT Palembang

Skandal KUR Fiktif Bank Sumsel Babel Semendo, 6 Terdakwa Disidang di Tipikor Palembang

14 April 2026 21:53

Skandal KUR Fiktif Bank Sumsel Babel Semendo, 6 Terdakwa Disidang di Tipikor Palembang

Crazy Rich OKI Diseret Kasus TPPU Narkotika, Jaksa Tuntut 5 Tahun Penjara dan Sita Aset Puluhan Miliar

14 April 2026 20:33

Crazy Rich OKI Diseret Kasus TPPU Narkotika, Jaksa Tuntut 5 Tahun Penjara dan Sita Aset Puluhan Miliar

Di Sidang Tipikor Palembang, Bupati OKU Mengaku Tak Tahu Polemik APBD 2025

14 April 2026 15:04

Di Sidang Tipikor Palembang, Bupati OKU Mengaku Tak Tahu Polemik APBD 2025

Dugaan Korupsi Tanah Pemkab Muba, Kantor BPKAD dan Tapem Digeledah Kejari

14 April 2026 11:38

Dugaan Korupsi Tanah Pemkab Muba, Kantor BPKAD dan Tapem Digeledah Kejari

Praktik Kesehatan Ilegal di Ogan Ilir Diduga Makan Korban, Pengamat Minta Kemenkes Turun Tangan

13 April 2026 22:03

Praktik Kesehatan Ilegal di Ogan Ilir Diduga Makan Korban, Pengamat Minta Kemenkes Turun Tangan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar