Dinkes Sumsel Sebut Fogging Tak Begitu Efektif Atasi DBD

Jurnalis: Wisnu Akbar Prabowo
Editor: Millah Irodah

20 Nov 2024 12:23

Thumbnail Dinkes Sumsel Sebut Fogging Tak Begitu Efektif Atasi DBD
Spanduk "Basmi Dengue" yang terpasang di gedung Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan. (Foto: Wisnu Akbar Prabowo/Ketik.co.id)

KETIK, PALEMBANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyebut pengasapan atau fogging tidak begitu efektif untuk mengatasi nyamuk Aedes Aegypti penyebab penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Hal ini diterangkan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Sumsel, Ira Primadesa. Dia mengatakan bahwa fogging tidak bisa memberantas jentik-jentik nyamuk.

“Fogging itu tidak bisa membunuh jentik-jentik nyamuk. Itu cuma dipakai untuk memberantas nyamuk-nyamuk dewasa,” katanya, Selasa 19 November 2024.

Meski bisa dipakai untuk mengatasi nyamuk dewasa, Ira tetap tidak merekomendasikan penggunaan fogging untuk membunuh nyamuk secara rutin.

Baca Juga:
Perantau asal Sumsel di Jatim Merapat! Kangen Kampung Halaman? Ayo Hadir di Silaturahmi Akbar "Dari Kito untuk Kito"

Sebab, lanjut Ira, nyamuk juga bisa mengembangkan sistem imun mereka. Apabila fogging dilakukan secara rutin, maka ditakutkan nyamuk-nyamuk tersebut justru kebal terhadap asap fogging—khususnya nyamuk Aedes Aegypti.

“Nyamuk ‘kan sama seperti kita, dia juga punya sistem imun. Dia kalau sering terkena asap fogging malah nanti jadi kebal. Kita jadi semakin sulit mau membunuh nyamuk,” tutur dia.

Menurut Ira, cara mengatasi DBD paling efektif adalah melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan metode 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan mengubur tempat-tempat yang berpotensi menjadi penampungan air.

Tempat penampungan air yang tampak bersih, seperti kaleng, ban, bahkan bak mandi sekalipun, jika tidak dikontrol akan menjadi sarang nyamuk yang berpotensi menjadi penyebab DBD.

Baca Juga:
Pembinaan PHBS di Desa Danau Sijabut Asahan Digenjot Jelang Lomba Tingkat Provinsi

Sebelumnya, Berdasarkan data Dinkes Provinsi Sumsel, per tanggal 6 November 2024 tercatat ada sebanyak 5.243 kasus DBD.

Jumlah ini meningkat dua kali lipat lebih dari tahun 2023, yang mana pada tahun tersebut tercatat ada 2.462 kasus yang tersebar di 17 kabupaten/kota di Provinsi Sumsel. Secara nasional, Provinsi Sumsel menempati urutan 10 besar daerah yang terjangkit DBD terbanyak. (*)

Baca Sebelumnya

Eksodus Besar-besaran, Relawan Paslon 01 Pindah Dukungan ke Dadang Supriatna-Ali Syakieb

Baca Selanjutnya

Peduli Kemanusiaan, Rumah Zakat Gandeng RS Edelweiss Cianjur Gelar Baksos Katarak

Tags:

Nyamuk Aedes aegypti Demam Berdarah Dengue dbd Fogging Dinas Kesehatan sumsel

Berita lainnya oleh Wisnu Akbar Prabowo

Perkuat Posisi Perusahaan Berbasis AI, Indosat Raih Pertumbuhan Laba Bersih dan EBITDA Dua Digit di 2024

10 Februari 2025 19:09

Perkuat Posisi Perusahaan Berbasis AI, Indosat Raih Pertumbuhan Laba Bersih dan EBITDA Dua Digit di 2024

Indosat Gandeng TREBEL Music Hadirkan Fitur Download Musik Berbasis AI

7 Februari 2025 16:29

Indosat Gandeng TREBEL Music Hadirkan Fitur Download Musik Berbasis AI

Rayakan HUT ke-21, Novotel Palembang Adakan Beragam Kegiatan Seru

31 Januari 2025 14:09

Rayakan HUT ke-21, Novotel Palembang Adakan Beragam Kegiatan Seru

KAI Divre III Palembang Layani 16 Ribu Pelanggan Selama Libur Isra Miraj dan Imlek 2025

30 Januari 2025 17:35

KAI Divre III Palembang Layani 16 Ribu Pelanggan Selama Libur Isra Miraj dan Imlek 2025

Rayakan Pesona Imlek Tahun Ular Kayu 2025 Bersama ARYADUTA Palembang

28 Januari 2025 12:16

Rayakan Pesona Imlek Tahun Ular Kayu 2025 Bersama ARYADUTA Palembang

Dorong Transformasi AI di Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison dan AIonOS Jalin Sinergi

28 Januari 2025 11:05

Dorong Transformasi AI di Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison dan AIonOS Jalin Sinergi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar