31 Karangan Bunga Banjiri Kejari Banyuasin, Guru Dukung Tindak Tegas Penanganan Oknum LSM

Jurnalis: Nanda Apriadi
Editor: Al Ahmadi

27 Feb 2026 19:27

Thumbnail 31 Karangan Bunga Banjiri Kejari Banyuasin, Guru Dukung Tindak Tegas Penanganan Oknum LSM
Deretan karangan bunga sebagai bentuk dukungan memenuhi Halaman Kantor Kejari Banyuasin, menyusul penanganan dugaan pemerasan oknum LSM terhadap Kepala SD Negeri 19 Betung, Jumat, 27 Februari 2026. (Foto: M Nanda/Ketik.com)

KETIK, PALEMBANG – Pemandangan tak biasa terlihat di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin, Jumat, 27 Februari 2026 dini hari.

Sejak pukul 00.01 WIB, deretan karangan bunga berjejer memenuhi halaman kantor Adhyaksa tersebut. Total terdapat 31 papan bunga yang dikirim oleh K3S dan seluruh Dewan Guru Kabupaten Banyuasin.

Karangan bunga itu berisi pernyataan dukungan moral kepada Kejari Banyuasin atas langkah tegas dalam menyikapi dugaan tindakan oknum LSM yang dinilai meresahkan kalangan guru dan masyarakat.

Kasi Intel Kejari Banyuasin, Jefri Leo Chandra, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kiriman dukungan tersebut.

Baca Juga:
Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

“Karangan bunga tersebut berisi dukungan terhadap langkah penegakan hukum yang kami lakukan,” ujarnya.

Dukungan itu disebut muncul secara spontan menyusul dugaan pemerasan dan pengancaman yang dilakukan oknum anggota LSM berinisial I terhadap Kepala SD Negeri 19 Betung berinisial H.

Peristiwa tersebut sempat menimbulkan keresahan di lingkungan sekolah dan memicu perhatian luas.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin, Yosi Zartini, melalui Kepala Bidang SD Jamaluddin, menegaskan bahwa aksi pengiriman karangan bunga merupakan bentuk apresiasi murni dari para pendidik.

Baca Juga:
Barang Bukti Inkrah Dimusnahkan, Kejari Banyuasin Lenyapkan Sabu hingga Rokok Ilegal

“Itu ungkapan apresiasi atas kinerja Kejari. Semua bertindak secara spontan,” kata Jamaluddin.

Ia menambahkan, peran LSM sejatinya adalah membantu pemerintah melalui pengawasan dan dialog konstruktif, bukan justru menciptakan tekanan dan gesekan di lingkungan sekolah.

“Saat Inspektorat tidak menyalahkan, mereka tetap menghakimi salah,” ungkapnya.

Kepala Kejari Banyuasin, Erni Yusnita, melalui Kasi Intel Jeffry F. Saragih, mengaku terkejut atas apresiasi yang diberikan para guru.

“Kami hanya menindaklanjuti keluhan para pendidik. Saat klarifikasi memang sempat terjadi gesekan dan menjadi viral sehingga menimbulkan prasangka negatif di masyarakat,” jelas Jeffry.

Ia menegaskan bahwa Kejari Banyuasin bekerja sesuai koridor hukum dan berupaya menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.

Deretan karangan bunga yang memenuhi halaman kantor Kejari menjadi simbol dukungan moral dari dunia pendidikan terhadap aparat penegak hukum.

Momen ini sekaligus menegaskan solidaritas para guru di Banyuasin dalam menghadapi dugaan intimidasi yang dinilai mencederai lingkungan pendidikan.(*) 

Baca Sebelumnya

Beri Tumpangan Gratis, Perampok yang Sekap Guru SD di Palembang Akhirnya Dibekuk Polisi

Baca Selanjutnya

Dirut Bank Muamalat Raih Penghargaan Prestisius Best CEO 2025

Tags:

Solidaritas Guru Kabupaten Banyuasin kejaksaan negeri Banyuasin Kejari Banyuasin Oknum LSM Karangan bunga dukungan guru Dugaan pemerasan pendidikan Banyuasin

Berita lainnya oleh Nanda Apriadi

Plea Bargaining Jadi Solusi Cepat, Jampidum Apresiasi Kejari Palembang

17 April 2026 20:35

Plea Bargaining Jadi Solusi Cepat, Jampidum Apresiasi Kejari Palembang

Kekuatan Penuh Kembali, Sumsel United Incar Hattrick Kemenangan atas Persikad

17 April 2026 17:01

Kekuatan Penuh Kembali, Sumsel United Incar Hattrick Kemenangan atas Persikad

Modus “Belanja Cantik” Berujung Pidana, Member Toko Emas di Palembang Jadi Terdakwa

16 April 2026 20:19

Modus “Belanja Cantik” Berujung Pidana, Member Toko Emas di Palembang Jadi Terdakwa

Kades Permata Baru Palembang Diseret ke Meja Hijau, Dana Desa Diduga Dipakai Bayar Utang hingga Biaya Kabur

16 April 2026 20:03

Kades Permata Baru Palembang Diseret ke Meja Hijau, Dana Desa Diduga Dipakai Bayar Utang hingga Biaya Kabur

Pengakuan Terdakwa Erwin di Sidang Pembunuhan Jakabaring Palembang: Reflek yang Mulia, Saya Menyesal

16 April 2026 19:39

Pengakuan Terdakwa Erwin di Sidang Pembunuhan Jakabaring Palembang: Reflek yang Mulia, Saya Menyesal

Hakim Tolak Praperadilan, Kejati Sumsel Lanjutkan Kasus Suap Irigasi Muara Enim

15 April 2026 20:40

Hakim Tolak Praperadilan, Kejati Sumsel Lanjutkan Kasus Suap Irigasi Muara Enim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda