Temui Langsung Pendemo, KSOP Palembang Tindak Tegas Terkait Over Kapasitas Tongkang Batu Bara

Jurnalis: Bubun Kurniadi
Editor: Fisca Tanjung

14 Okt 2025 15:23

Thumbnail Temui Langsung Pendemo, KSOP Palembang Tindak Tegas Terkait Over Kapasitas Tongkang Batu Bara
Pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Palembang, temui langsung massa aksi pengunjuk rasa di depan kantor KSOP Palembang, Selasa (14/10). (Foto:Humas KSOP Palembang)

KETIK, PALEMBANG – Pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Palembang langsung menemui massa yang menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor mereka pada Selasa, 14 Oktober 2025.

Dalam aksinya, puluhan pengunjuk rasa mendesak Kepala KSOP Palembang untuk bertanggung jawab atas insiden kapal yang terjadi beberapa waktu lalu. Mereka juga menyoroti lemahnya fungsi pengawasan terhadap kapal pandu dan kapal tunda yang mengawal aktivitas kapal besar, terutama tongkang pengangkut batu bara di Sungai Musi, yang menjadi pemicu utama tuntutan tersebut.

Menanggapi aksi unjuk rasa tersebut, Kepala Bidang Keselamatan Kapal Berlayar KSOP Palembang, Zainuddin, memberikan keterangan langsung kepada para pengunjuk rasa. 

Ia menjelaskan bahwa pihaknya belum bisa memberikan pernyataan pasti terkait dugaan pelanggaran. 

Baca Juga:
KSOP Palembang Pastikan Kapal Angkutan Libur Nataru Lolos Ramp Check

"Dugaan ini kami tidak mengatakan iya atau belum, tetapi ketika tim KSOP Palembang turun ke lapangan, itu belum ada tanda-tanda muatan yang menyangkut pada saat itu," jelas Zainuddin. 

Ia menambahkan bahwa kasus tersebut sudah ditangani oleh Polairud, dan KSOP masih menunggu hasil penyelidikan untuk menentukan langkah selanjutnya. 

"Kami masih perlu koordinasi hasil penyelidikan dan pemeriksaan untuk mengetahui ada atau tidaknya pelanggaran hukum. Ketika sudah ada hasil, maka kami akan menindaklanjutinya dan akan memberikan sanksi jika ada pelanggaran yang dilakukan oleh Badan Usaha Pelabuhan (BUP)," tegasnya.

Koordinator Aksi, dari LSM Suara Informasi Rakyat Sriwijaya, Rahmad Sandi Iqbal, S.H., menegaskan insiden tersangkutnya kapal tongkang batu bara yang diduga over kapasitas di Jembatan Ampera beberapa waktu lalu, adalah bukti ketidakmaksimalan kinerja pengawasan. 

Baca Juga:
KSOP Kelas 1 Palembang Dorong Efisiensi Perdagangan Antarpulau Barang, Platform Digital Inapornet Jadi Andalan

“Kami meminta KSOP lebih tegas mengawasi dan menindak kapal yang membawa muatan berlebih. Jangan sampai Jembatan Ampera menjadi korban,” ujar Sandi.

Tuntutan lain dari massa aksi adalah agar Kepala KSOP Kelas I Palembang bertanggung jawab dan memberikan sanksi atas insiden tongkang batu bara yang diduga over kapasitas dan tersangkut di atas Jembatan Ampera. Aksi ini menunjukkan kegelisahan masyarakat terhadap keamanan pelayaran di Sungai Musi.

Baca Sebelumnya

316 Ormas Terdata di Pacitan: 24 Dinyatakan Tidak Aktif, Yayasan Mendominasi

Baca Selanjutnya

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat dalam Tanggapan Raperda

Tags:

KSOP Palembang

Berita lainnya oleh Bubun Kurniadi

Dugaan Roket atau Meteor Melintas di Langit Lampung Hebohkan Warga

5 April 2026 02:20

Dugaan Roket atau Meteor Melintas di Langit Lampung Hebohkan Warga

Upacara Kedinasan Iringi Kepergian Alex Noerdin, Herman Deru: Jasa Beliau akan Dikenang

26 Februari 2026 19:56

Upacara Kedinasan Iringi Kepergian Alex Noerdin, Herman Deru: Jasa Beliau akan Dikenang

Kompak! Warga dan Pelajar Bersama Lanal Palembang Bersihkan "Pantai Pusri"

9 Februari 2026 18:17

Kompak! Warga dan Pelajar Bersama Lanal Palembang Bersihkan "Pantai Pusri"

Wujudkan Zero Work Accidents, Bupati Muba Instruksikan Seluruh Perusahaan Patuhi Kepmenaker Terbaru

10 Januari 2026 22:47

Wujudkan Zero Work Accidents, Bupati Muba Instruksikan Seluruh Perusahaan Patuhi Kepmenaker Terbaru

KSOP Palembang Pastikan Kapal Angkutan Libur Nataru Lolos Ramp Check

18 Desember 2025 20:52

KSOP Palembang Pastikan Kapal Angkutan Libur Nataru Lolos Ramp Check

3 Hari Mencekam! Banjir Bandang Pidie Jaya Aceh: Warga Bertahan di Atap, Jembatan Lintas Medan-Aceh Ambruk

28 November 2025 09:13

3 Hari Mencekam! Banjir Bandang Pidie Jaya Aceh: Warga Bertahan di Atap, Jembatan Lintas Medan-Aceh Ambruk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar