KETIK, PALEMBANG – Kebakaran melanda kawasan permukiman padat di Jalan Perintis Kemerdekaan, Lorong Lawang Kidul Darat, Kelurahan Lawang Kidul, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Selasa siang, 11 Agustus 2026.
Sedikitnya empat rumah dilaporkan terbakar dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB tersebut. Lokasi kebakaran berada tidak jauh dari Pelabuhan Boom Baru Palembang.
Salah seorang warga, Ria mengatakan warga awalnya melihat kepulan asap hitam sebelum mengetahui adanya kebakaran.
"Kejadiannya sekitar pukul 14.00 siang, kami lihat tiba-tiba sudah ada asap hitam. Informasinya sementara ada empat rumah, rumah Retno, Wak Su, Betel, satu lagi tidak tahu rumah siapa," ujar Ria.
Kondisi permukiman yang padat serta akses jalan yang sempit membuat petugas pemadam kebakaran mengalami kendala untuk mendekatkan armada ke titik api.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palembang kemudian mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran. Petugas juga menggunakan enam rol selang untuk mengalirkan air menuju lokasi kebakaran.
Kondisi tumah yang terbakar di Jalan Perintis Kemerdekaan, Lorong Lawang Kidul Darat, Kelurahan Lawang Kidul, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Selasa 11 Agustus 2026. (Foto: Yola/Ketik.com)
Kasi Ops Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palembang, M Hardiansyah, menjelaskan setiap rol selang memiliki panjang sekitar 20 meter. Dengan enam rol yang digunakan, jangkauan selang mencapai kurang lebih 120 meter.
"Jalan cukup sempit dan padat penduduk sehingga mobil tidak bisa masuk terlalu dekat. Jadi kami pakai 6 rol selang, satu rol panjangnya 20 meter, jadi kurang lebih 120 meter supaya bisa menjangkau titik api," katanya.
Petugas bersama warga kemudian berjibaku melakukan penyiraman untuk memadamkan api. Sebagian petugas juga terlihat menggulung dan mengatur selang setelah digunakan.
Hingga pukul 16.20 WIB, petugas pemadam kebakaran masih melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi kembali membesar. Api dilaporkan sudah berangsur padam.
Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan. Hardiansyah menyebut sejumlah informasi masih berkembang di lapangan, termasuk dugaan api berasal dari aktivitas memasak maupun korsleting listrik.
"Belum diketahui penyebabnya. Bisa jadi karena masak, ada informasi seperti itu; bisa jadi juga korsleting listrik. Masih simpang siur. Sementara ini jumlah rumah yang terbakar ada tiga atau empat, nanti akan di-update lagi," ujar Hardiansyah.(*)
