Harga Cabai dan Sayuran Terus Naik Turun di Pagaralam

Jurnalis: Almi Raisyah
Editor: M. Rifat

22 Jan 2023 06:44

Thumbnail Harga Cabai dan Sayuran Terus Naik Turun di Pagaralam
Salah seorang petani cabai di Pagaralam saat melakukan panen cabai setan, di tengah kondisi ketidakpastian harga jual yang naik turun. (Foto: AL/Ketik.co.id)

KETIK, PAGAR ALAM Harga jual cabai setan di pasaran tradisional Pagaralam turun. Dari Rp50 ribu per kilogram kini menjadi Rp35 ribu per kilogramnya. Dan ini terus terjadi hampir satu pekan terakhir.

“Sekarang ini, harga jual cabai setan tengah alami penurunan, jika sebelumnya biasa kita jual Rp50 ribu per kilogram dari lahan tanam, saat ini hanya dihargai Rp35 ribu per kilogramnya,” ujar Peddy, petani cabai setan di kawasan Dusun Pagardin, Kelurahan Pagar Wangi.

Medi menjelaskan, bahwa harga jual cabai setan tidak memiliki patokan yang jelas. Terkadang dalam sepekan itu mengalami kenaikan, begitupula sebaliknya alami penurunan.

“Kalau bisa dibilang harga jual cabai setan ini kerapkali melompat-lompat dari harga Rp50 ribu per kilogram turun ke harga Rp35 ribu per kilogram, serta dari harga Rp35 ribu per kilogram naik ke harga Rp50 ribu per kilogram,” bebernya.

Baca Juga:
Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Ekonomi Jatim Terancam Melambat: DPRD Desak Mitigasi

Turun naiknya harga jual cabai setan ini sebut Peddy, lebih disebabkan faktor hukum dagang. Salah satunya ialah besarnya permintaan (demand) yang tinggi. Hanya saja pasokan dari produsen dalam hal ini cabai setan sangat kecil. Sehingga akan terjadi kenaikan harga dan itu pun sebaliknya.

Jadi, sambung Peddy, bila menemui harga jualnya yang tengah alami kenaikan, maka bisa mendapatkan keuntungan, tapi jika ketiban harga jualnya turun terkadang untuk menutupi biaya modal tanam pun sulit.

“Tapi pada prinsipnya bila kita jual cabai lagi naik kita kerap mengasih harga jual ke agen pengepul sayur itu sedikit lebih tinggi, dan ini pun masih diambil. Hanya saja bila harga jual itu alami penurunan agen pun akan mengikuti harga di pasaran, karena pertimbangannya jelas untung dan rugi. Kita pun pastinya tidak ingin tekor modal,” tandasnya.

Terpisah Kepala Dinas Pertanian Kota Pagaralam Sutrimawati Duaji SE MM Mengungkapkan harga komoditas sayuran di Pagaralam ini sering turun naik tergantung kebutuhan dari pembeli luar Pagaralam kondisi ini sudah terjadi sejak lama dan ini menjadi problem pihak pemerintah untuk mencarikan solusinya.

Baca Juga:
Waka DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pemeliharaan Pasar Soreang Sejak Dibangun Tahun 2020

“Kita berharap harga sayuran di kota Pagaralam tidak hanya cabai tetap stabil sehingga petani dapat menikmatinya,” tegas Sutri yang belum sebulan menjabat kepala Dinas Pertanian Kota Pagaralam ini. (*)

Baca Sebelumnya

Sinergi, Samapta Polres dan BPBD Pagaralam Laksanakan Patroli Gabungan

Baca Selanjutnya

Kejurda Besemah Road Race Championship 2023 Bakal Jadi Agenda Tahunan

Tags:

cabai harga naik turun petani pasar

Berita lainnya oleh Almi Raisyah

Raih IKM 80,43, Dinsos Pagar Alam Berkomitmen Perbaiki Pelayanan

31 Mei 2024 10:22

Raih IKM 80,43, Dinsos Pagar Alam Berkomitmen Perbaiki Pelayanan

Pasangan Bunda Hepy dan Efsi Nyatakan Siap Tarung di Pilkada Pagaralam 2024

28 Mei 2024 08:16

Pasangan Bunda Hepy dan Efsi Nyatakan Siap Tarung di Pilkada Pagaralam 2024

Gunung Api Dempo Erupsi, Warga Diimbau Tetap Tenang

27 Mei 2024 11:22

Gunung Api Dempo Erupsi, Warga Diimbau Tetap Tenang

Distribusi LPG 3 Kg di Pagaralam Lancar, Mei 2 Kali Penambahan Capai 15.120 Tabung

25 Mei 2024 12:23

Distribusi LPG 3 Kg di Pagaralam Lancar, Mei 2 Kali Penambahan Capai 15.120 Tabung

Ini Hasil RDP Terkait Kelangkaan LPG 3 Kg yang Digelar Komisi II DPRD Pagar Alam

21 Mei 2024 09:15

Ini Hasil RDP Terkait Kelangkaan LPG 3 Kg yang Digelar Komisi II DPRD Pagar Alam

Gandeng Baznas, Program RTLH Pagar Alam Capai 15 Unit

19 Mei 2024 09:27

Gandeng Baznas, Program RTLH Pagar Alam Capai 15 Unit

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H