Bocah SMP di Padang Diduga Disiksa Oknum Polisi, Kapolda Sumbar akan Bertanggung Jawab

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Mustopa

24 Jun 2024 08:58

Headline

Thumbnail Bocah SMP di Padang Diduga Disiksa Oknum Polisi, Kapolda Sumbar akan Bertanggung Jawab
Ilustrasi mayat. (Foto: Freepik)

KETIK, PADANG – Beberapa hari lalu viral di media sosial Instagram seorang bocah SMP berusia 13 tahun yang tewas diduga disiksa oknum polisi di Kota Padang.

Bahkan, berdasarkan informasi yang dihimpun dari media sosial instagram @lbh_padang, jasad bocah 13 tahun bernama Afif ditemukan di jembatan Kuranji, pada 9 Juni 2024.

Menurut LBH Padang Jasad korban ditemukan dengan adanya luka memar di bagian punggung dan perut korban.

Hasil investigasi Lembaga Bantuan Hukum Padang menemukan korban diduga meninggal akibat disiksa anggota polisi.

Baca Juga:
Penggundulan Hutan Disebut Biang Banjir dan Longsor di Sumatra

Direktur LBH Padang, Indira Suryani menjelaskan, pihaknya menemukan dugaan penyiksaan kepada sejumlah anak, termasuk AM, yang ditangkap dengan alasan hendak tawuran.

"Korban AM dan korban A sedang mengendarai sepeda motor dihampiri diduga oleh anggota Sabhara Kepolisian Daerah Sumatra Barat yang sedang melakukan patroli menggunakan motor dinas berjenis KLX," kata Indira

Ditambahkan Indira, saat itu anggota Polda Sumbar tersebut menendang kendaraan yang ditunggangi korban AM dan korban A hingga jatuh terpelanting ke bagian kiri jalan. Kemudian, pada saat terpelanting, korban AM berjarak sekitar 2 meter dengan korban A.

"Bahwa di saat yang sama, korban A langsung mengambil ponsel miliknya dalam jok motor dan melihat ponsel milik korban AM juga berada dalam jok motor yang telah terbuka akibat terjatuh itu," tutur Indira.

Baca Juga:
LBH Padang Temukan Bukti Baru Terkait Kematian Afif Maulana

Indira juga menambahkan korban A langsung ditangkap dan dibawa ke Polsek Kuranji. Sedangkan AM dilihat A dikerumuni oleh para anggota kepolisian tersebut dan tidak pernah lagi ditemuinya.

Pada saat A dibawa ke Polsek Kuranji sendiri, dia mengaku sempat ditendang dua kali di bagian wajah, disetrum serta diancam apabila melaporkan kejadian yang dialami, maka akan ditindaklanjuti. Setelah itu, A dan para anak korban lainnya dibawa ke Polda Sumbar.

"Dibawa ke Polda Sumatra Barat, disuruh jalan jongkok dan berguling-guling sampai muntah, kalau belum muntah belum boleh berhenti. Hingga pukul 10.00 WIB dan setelah membuat perjanjian untuk tidak melakukan kesalahan yang sama, korban A dan korban-korban lainnya dibolehkan pulang ke rumah masing-masing," ucap Indira.

Mengenai jasad dari korban A ditangani kepolisian dan dilakukan autopsi di RS Bhayangkara dengan hasil luka lebam di pinggang sebelah kiri, di bagian punggung, pergelangan tangan, siku, pipi kiri membiru dan luka yang mengeluarkan darah di kepala bagian belakang dekat telinga.

"Akhirnya, ayah AM membuat laporan kepolisian untuk dilakukan investigasi lebih lanjut," ungkap Indira.

Sementara Kapolda Sumatera Barat Irjen Suharyono mengatakan akan bertanggung jawab apabila anggotanya terlibat dalam kasus yang menewaskan AM sebagai dikutip dari Suara.com, jaringan Ketik.co.id, Senin (24/06/2024).

“Saya sebagai Kapolda Sumbar akan bertanggung jawab, jika memang ada anggota yang terlibat dalam penyimpangan ini,” kata Irjen Suharyono.(*)

Baca Sebelumnya

Dukung Konversi Motor Fosil ke Listrik, Ditlantas Polda Jatim Gelar Mahameru EVI 2024

Baca Selanjutnya

Digadang Dampingi Risma di Pilgub Jatim, Begini Respons KH Marzuki Mustamar

Tags:

Bocah SMP Bocah 13 tahun bocah di Padang bocah disiksa polisi LBH Padang viral di Instagram

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar