Wisata Sungai Maroon Pacitan Sepi Pengunjung, Dompet Warga Kembali Mengering

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

5 Mei 2024 12:15

Thumbnail Wisata Sungai Maroon Pacitan Sepi Pengunjung, Dompet Warga Kembali Mengering
Segelintir wisatawan yang berkunjung ke Sungai Maroon Pacitan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Kawasan wisata Sungai Maroon, Dersono, Pacitan kembali sepi wisatawan pasca libur lebaran. Kondisi itu memberikan dampak pada pendapatan warga sekitar.

Betapa tidak, sebagian besar warga mengandalkan hidup dari sektor pariwisata tersebut. Mulai dari penyedia jasa perahu, toko kelontong hingga UMKM.

Sepinya wisatawan sangat berpengaruh pada kondisi dompet warga. Mereka harus kembali berpikir keras untuk mencukupi kebutuhan.

Bicara soal pendapatan, penyedia Jasa Sewa Perahu, Diki Kurnia (22) mengatakan bahwa saat ini warga setempat penghasilanannya tak menentu.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Sehingga mereka menjadikan pariwisata hanya sekadar pekerjaan paruh waktu.

"Pas habis liburannya, yang jelas suasana kembali seperti biasa atau standard, dapetnya itu Rp100 ribuan untuk satu perahu satu pelanggan. Itupun hanya Sabtu sama Minggu, kalau di hari biasanya kadang nggak ada," kata, kepada Ketik.co.id, Minggu (5/5/2024).

Foto Suasana destinasi wisata Sungai Maroon Pacitan yang kembali sepi wisatawan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Suasana destinasi wisata Sungai Maroon Pacitan yang kembali sepi wisatawan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

Sedangkan, saat libur lebaran sejumlah 113 penyedia jasa sewa perahu mampu mengantongi duit kisaran Rp300-500 ribu per harinya.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

"Dari lebaran kemarin itu, satu perahu bisa 3-5 kali. Para pengandong perahu yang totalnya perahu itu ada 113, sehari bisa dapet Rp500 ribu per lima kali nganter wisatawan," tambahnya.

Biasanya, tambah dia, kenaikan pelancong hanya terjadi di weekend dan momen hari libur nasional.

Ia mengatakan, bahwa hal ini paling berdampak pada per kepala keluarga (KK) di wilayah setempat yang punya jasa sewa perahu sebagai mata pencaharian.

Tentunya, penurunan turis ini membuat mereka harus mengistirahatkan perahu, sambil menunggu libur panjang selanjutnya.

"Mereka yang memiliki usaha lain seperti berjualan dan membuka warung juga merasakan," terangnya.

Kendati demikian, warga setempat sudah terbiasa dengan kondisi tersebut. Pun tak membuat mereka terdesak, atau bahkan beralih ke usaha lain.

"Kalau sampai pindah profesi sih enggak, cuman masyarakat Sungai Maroon selain narik perahu, mereka kan juga bertani. Kalau masyarakat sungai maroon itu per kepala keluarga pasti punya perahu, jadi semuanya bisa ngandong perahu. Nah tapi selain itu mereka juga ada yang jualan kelapa, dan buka warung," pungkas Diki. (*)

Baca Sebelumnya

Warga Kota Batu Tewas Usai Kecelakaan Tunggal di Pujon Malang

Baca Selanjutnya

Sukses Kembangkan Pertanian, Cianjur Raih Penghargaan dari IFAD

Tags:

pacitan Sungai Maroon Sepi Wisatawan di Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar