KETIK, PACITAN – Kabupaten Pacitan mengandalkan penyelenggaraan berbagai kegiatan atau event untuk mendorong pergerakan ekonomi daerah.
Melalui rangkaian agenda hingga akhir tahun 2026, Pemkab Pacitan menargetkan pendapatan sektor pariwisata meningkat sekitar 15 hingga 20 persen.
Kepala Disparbudpora Kabupaten Pacitan, Muniirul Ichwan, mengatakan pemerintah daerah membuka kesempatan bagi berbagai jenis kegiatan untuk diselenggarakan di Pacitan.
Menurutnya, setiap event berpotensi memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
"Semua jenis event, baik itu kejuaraan olahraga, kompetisi seni dan budaya, seminar akademik, maupun acara berbasis komunitas, memiliki peran yang sangat penting dalam menggerakkan roda ekonomi lokal di tengah tantangan pemulihan ekonomi saat ini," kata Munirul, Senin, 19 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan event memiliki dua fungsi utama bagi daerah.
Selain menjadi sarana promosi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui aktivitas berbagai sektor pendukung pariwisata.
Memasuki bulan-bulan terakhir 2026, sejumlah agenda berskala besar dijadwalkan berlangsung di Pacitan.
Di antaranya Jambore Nasional (Jamnas) Yamaha RX King Indonesia dan pertemuan akbar komunitas Vespa yang direncanakan digelar pada November 2026.
Menurut Munirul, kehadiran peserta dari luar daerah dalam kegiatan tersebut berpotensi memberikan dampak berantai terhadap perekonomian masyarakat, mulai dari sektor penginapan hingga usaha lain yang mendukung aktivitas wisatawan.
"Kehadiran banyak peserta dari luar daerah pada event-event besar ini tentu akan memberikan efek domino yang sangat positif dan signifikan bagi perekonomian masyarakat lokal," ujarnya.
Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung, Disparbudpora Pacitan bersama pemangku kepentingan terkait terus melakukan komunikasi dan koordinasi, terutama dengan pelaku usaha perhotelan.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan tingkat keterisian kamar hotel dan penginapan saat kegiatan berskala besar berlangsung.
Pemkab Pacitan optimistis rangkaian kegiatan hingga penghujung tahun dapat mendukung pencapaian target peningkatan pendapatan sektor pariwisata sebesar 15 hingga 20 persen.
Namun, capaian tersebut bergantung pada perkembangan penyelenggaraan event dan aktivitas ekonomi yang menyertainya.
"Berdasarkan analisis dari rangkaian event yang diselenggarakan hingga akhir tahun ini, kami mematok target yang realistis dan optimistis dapat mendongkrak tingkat pendapatan sektor pariwisata secara keseluruhan sekitar 15 hingga 20 persen," pungkas Munirul.(*)
