Upah BPD di Pacitan Naik? DPMD Sebut Masih Ada yang Anggarkan Dibawah Aturan

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

23 Jan 2025 16:34

Thumbnail Upah BPD di Pacitan Naik? DPMD Sebut Masih Ada yang Anggarkan Dibawah Aturan
Puluhan anggota BPD yang tergabung dalam Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Pacitan sempat mengajukan tuntutan kepada Pemerintah Daerah dan DPRD Pacitan soal kenaikan tunjangan dan biaya operasional, 31 Juli 2024. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Usulan kenaikan upah anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Pacitan nampaknya masih jauh dari angan-angan.

Pasalnya, meskipun ada wacana kenaikan, penerapan peraturan sebelumnya saja pun belum dilaksanakan dengan baik.

Buktinya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pacitan menyebut, masih ada beberapa desa yang menganggarkan angka tunjangan BPD di bawah ketentuan dalam Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 82 Tahun 2020 Tentang Tunjangan Pimpinan dan anggota BPD.

"Malah ternyata masih ada beberapa desa yang BPD-nya diberi upah di bawah ketentuan 20 persen itu. Dan ini menjadi PR kami dalam rangka mendorong Pemerintah Desa (Pemdes) menyesuaikan Perbub 82 tahun 2020," ujar Kabid Pemberdayaan Lembaga Desa DPMD Pacitan, Siswoyo, Kamis, 23 Januari 2025.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Ditanya ada berapa desa yang menganggarkan dibawah ketentuan. Kabid Siswoyo enggan memberikan jawaban.

"Belum, belum. Karena kami juga proses. Sesuai yang kami sampaikan, memang ada yang kurang ada yang lebih," ucapnya.

Diketahui, Perbub tersebut mengatur, tunjangan BPD terdiri dari tunjangan kedudukan dan tunjangan kinerja (tukin). Tunjangan ini diberikan setiap bulan sesuai dengan kedudukan atau jabatan anggota BPD, seperti Ketua, Sekretaris, dan Bendahara.

Sebagai contoh, Ketua BPD harus menerima tunjangan kedudukan paling sedikit 20 persen dari penghasilan tetap (Siltap) Kepala Desa (Kades), yang rata-rata berkisar Rp 2,6 juta. Dengan demikian, ketua BPD seharusnya menerima tunjangan sekitar Rp 520 ribu setiap bulan.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Namun, dalam beberapa temuan DPMD di desa, tunjangan yang diterima anggota BPD masih jauh dari ketentuan tersebut. 

"Kemarin BPD Pacitan memang meminta kenaikan tukin hingga Rp900 ribu, namun kendalanya di beberapa desa ada yang tidak sesuai dengan Perbub atau dibawahnya, tapi juga ada yang memberikan lebih dari itu," terang Siswoyo. 

Meski begitu, ia menegaskan, pihaknya terus mendorong agar hak-hak BPD dapat dipenuhi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Salah satu penyebab belum sesuainya upah BPD di beberapa desa adalah terbatasnya kemampuan keuangan desa. Siswoyo juga mengakui bahwa dari sisi pembinaan kepada Pemdes, DPMD Pacitan masih belum maksimal.

Sebelumnya, pada 31 Juli 2024 lalu, puluhan anggota BPD yang tergabung dalam Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Pacitan sempat mengajukan tuntutan serupa kepada Pemerintah Daerah dan DPRD Pacitan.

Mereka menginginkan peningkatan anggaran operasional BPD serta penyesuaian tunjangan yang lebih layak. Abpednas Pacitan menyatakan, selama ini anggaran operasional BPD dirasa minim dan tak sebanding dengan penghasilan Kepala Desa dan perangkat desa lainnya.

Oleh karena itu, mereka meminta kenaikan tunjangan BPD agar setidaknya mencapapai 35 persen dari Siltap Kades, atau sekitar Rp910 ribu per bulan.

DPMD Pacitan mengingatkan, agar upah BPD dapat segera disesuaikan oleh Pemdes dengan ketentuan Perbub yang berlaku demi mendorong kinerja BPD yang lebih maksimal. 

Sehingga, tidak ada kesenjangan antara perangkat desa dan BPD dalam hal anggaran dan tunjangan.

"Sejauh ini untuk ke arah kenaikan tunjangan masih belum dulu. Karena kami masih fokus untuk menyesuaikan dulu desa-desa yang masih belum menganggarkan upah BPD yang belum sesuai Perbub nomor 82 tahun 2020," tandasnya menutup. (*)

Baca Sebelumnya

Ratusan Sekolah Rusak di Pacitan Terancam Gagal Direhab, Ini Biangnya

Baca Selanjutnya

Polres Batu Raih Penghargaan Satker Berkinerja Terbaik dari KPPN Malang

Tags:

pacitan DPMD Pacitan BPD PACITAN

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar