Sekolah di Pacitan Ini Bangun Taman Tak Pakai Duit Negara, Kok Bisa?

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

7 Mar 2024 09:28

Thumbnail Sekolah di Pacitan Ini Bangun Taman Tak Pakai Duit Negara, Kok Bisa?
Lokasi taman yang berada di lereng tebing, depan SD Negeri Bolosingo. (Foto: Suyitno for Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Di tengah keterbatasan anggaran, banyak sekolah negeri di Pacitan, Jawa Timur tak berani membangun taman indah nan asri untuk siswa-siswinya.

Namun, Sekolah Dasar (SD) Negeri Bolosingo membuat taman tanpa menggunakan duit negara alias dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

SD Negeri Bolosingo berhasil membangun taman atas swadaya para guru kelas, siswa, dan wali murid. Dibangun di atas lahan seluas sekitar 7x6 meter yang sebelumnya merupakan hutan rimbun tak terawat.

Kepala SD Negeri Bolosingo, Suyitno mengatakan bahwa ide pembangunan taman ini muncul dari banyak pihak guna menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan asri, pun tanpa membebani anggaran sekolah. 

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Dalam kurun waktu yang cukup panjang, pihak sekolah mulai menyulap tebing menjadi sebuah lahan kosong, di samping juga berkoordinasi dengan berbagai sektor. Mulai dari warga lingkungan, karang taruna hingga pemerintah desa ikut dilibatkan.

Foto Kepala Dinas Pendidikan Pacitan bernama jajaran, saat sambangi taman SD Negeri Bolosingo, (27/2/2024). (Foto: Suyitno for Ketik.co.id)Kepala Dinas Pendidikan Pacitan bernama jajaran, saat sambangi taman SD Negeri Bolosingo, (27/2/2024). (Foto: Suyitno for Ketik.co.id)

Hingga diputuskan untuk mengadakan lomba membuat taman antar kelas. Pesertanya adalah guru kelas, wali murid maupun siswa-siswi.

"Akhirnya, kami membuat surat untuk disampaikan kepada wali murid. Ini adalah lomba taman antar kelas, kami punya tempat yang luas sekitar 7 kapling yang bisa digunakan," kata Suyitno, saat ditemui dikantornya, Kamis (7/3/2024).

Baca Juga:
SPPG Lajolor Diresmikan, Layani 800 Penerima Manfaat di Singgahan Tuban

Seiring gayung bersambut, pihak sekolah mulai menggelar lomba. Kepsek Suyitno tak menyangka respons dari wali murid cukup antusias.

"Tentunya kalau kami melakukan penarikan sumbangan pastinya tidak mengenakan, wali murid di sini pendapatannya tergolong minim. Pas dibuat lomba, alhamdulillah, respon wali murid untuk membangun taman cukup antusias, mereka menyumbang berbagai kebutuhan taman secara mandiri," terangnya kepada ketik.co.id.

Para guru kelas, wali murid dan siswa melakukan berbagai upaya kreatif, mulai dari mencari batu, barang daur ulang dan pelengkap lainnya. Selain itu, para guru dan siswa juga bergotong-royong untuk membersihkan lahan, menanam pohon, hingga menanam tumbuhan.

Tidak ada standar khusus dalam perlombaan ini. Suyitno mengungkapkan bahwa kreativitas dan kemolekan taman diserahkan mutlak kepada masing-masing peserta.

"Nah gara-gara siswa-siswi yang meminta dibuat bagus, wali murid atau ibu bapaknya ternyata malah jadi begitu serius mengerjakan, di luar ekspektasi kami," imbuhnya.

Dia mengatakan, sempat ada yang mengira bahwa pihak sekolah memaksa wali murid dan memberikan standar dalam pembuatan. Padahal hal itu tidak dibenarkan. "Kami serahkan kepada masing-masing peserta," ungkapnya.

Kini, taman SD Bolosingo terbangun, dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti gazebo, taman bunga, sumur, dan area bermain. Taman ini menjadi tempat favorit bagi para siswa untuk belajar, bermain, dan bersantai.

"Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, taman ini akhirnya bisa terwujud. Taman ini nantinya bakal dirawat dari setiap generasi," ujar Suyitno.

Foto Proses perlombaan taman, peserta yang terdiri dari guru kelas, wali murid dan siswa tampak antusias berkreasi. (Foto: Suyitno for Ketik.co.id)Proses perlombaan taman, peserta yang terdiri dari guru kelas, wali murid dan siswa tampak antusias berkreasi. (Foto: Suyitno for Ketik.co.id)

Suyitno mengungkapkan, bahwa taman tersebut sejatinya, ditujukan untuk menjadi media pembelajaran bagi siswa, di samping membuat sekolah ini menjadi indah.

"Tentunya sekolah tidak bisa sendiri, ini berkat dukungan wali murid dan banyak pihak. Pun saya menjamin, kami tidak melakukan pemungutan sumbangan sepeserpun," lanjut Kepsek Suyitno.

Kisah inspiratif SD Negeri Bolosingo ini menunjukkan bahwa dengan semangat gotong royong dan kerja sama, sesuatu yang luar biasa dapat dicapai. Taman di atas menjadi bukti bahwa pendidikan yang berkualitas tidak harus mahal.

"Insyaallah, nanti ke depannya tiap tahun kami bakal menyelenggarakan lomba taman. Kami juga berharap apabila ada pihak sponsor yang berkenan turut memperindah atau digunakan untuk promosi di tebing bagian bawah taman, kami sangat mempersilakan," pungkasya.(*)

Baca Sebelumnya

Bandara Ngurah Rai Akan Ditutup 24 Jam Selama Hari Raya Nyepi 2024

Baca Selanjutnya

Sambut Ramadan, 100 Imam Masjid dan Musala di Kabupaten Malang Dapat Pembekalan

Tags:

Pendidikan pacitan SD NEGERI BOLOSINGO Dinas Pendidikan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

11 April 2026 23:22

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

11 April 2026 19:06

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar