SD Negeri di Pacitan Gagal Rekrut Siswa Baru, DPRD Minta Dindik Segera Bertindak

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

18 Jul 2025 09:21

Thumbnail SD Negeri di Pacitan Gagal Rekrut Siswa Baru, DPRD Minta Dindik Segera Bertindak
Ketua Komisi II DPRD Pacitan, Rudi Handoko, saat memberikan pernyataan terkait persoalan sekolah yang tidak mendapatkan murid baru pada tahun ajaran ini. Ia menekankan pentingnya pemetaan dan evaluasi oleh Dinas Pendidikan guna mencegah penutupan sekolah dan memastikan penyaluran guru berjalan optimal. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Sejumlah sekolah negeri di Pacitan gagal memperoleh siswa didik baru pada Penerimaan Murid Baru (PMB) tahun ajaran 2025/2026.

Ketua Komisi II DPRD Pacitan, Rudi Handoko, menyatakan, hal itu tak bisa dibiarkan berlarut-larut, dan meminta Dinas Pendidikan (Dindik) segera ambil tindakan.

"Sebetulnya kami juga tidak kurang-kurang dalam melakukan koordinasi melalui rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan," singgung Rudi, Jumat, 18 Juli 2025.

Komisi II, lanjut dia, dalam waktu dekat akan melakukan koordinasi langsung dengan Dindik untuk mendalami sejumlah faktor penyebab sekolah tidak mendapat peserta didik baru.

Baca Juga:
Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Rudi menyebut ada kemungkinan hal itu disebabkan oleh faktor demografi, distribusi sekolah, maupun menurunnya kualitas pendidikan.

"Apakah karena faktor demo­grafi? atau memang sekolah itu sudah tidak ada muridnya karena dikelilingi sekolah lain? Ini harus dikaji secara menyeluruh," ujarnya.

Menurutnya, kualitas guru, sarana prasarana, serta kreativitas dan inovasi pihak sekolah juga turut menjadi indikator penting dalam keberlangsungan sebuah lembaga pendidikan. 

Komisi II berencana akan melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil yang terjadi.

Baca Juga:
Dindik Pacitan Ingatkan Orang Tua Tak Pelit Biayai Pendidikan Anak

"Kita harus menyelamatkan guru-guru yang mengabdi di sana. Karena di sisi lain, masih banyak sekolah yang justru kekurangan tenaga pendidik," tegasnya.

Sebagai langkah awal, pihaknya meminta Dindik untuk melakukan mapping atau pemetaan terhadap sekolah-sekolah yang mengalami kekurangan murid.

Dari sekitar 400-an lembaga pendidikan yang ada di Pacitan, ia mendorong agar segera diidentifikasi mana saja yang berpotensi mengalami masalah serupa.

"Mulai sekarang harus dikaji dari sisi jumlah siswa, kondisi wilayah, hingga fasilitasnya. Kalau dibiarkan, 1-2 tahun ke depan bisa jadi masalah lebih besar," jelasnya.

Soal penggunaan anggaran untuk pembangunan sekolah, Rudi meminta, Dindik perlu ada pertimbangan yang matang dalam menentukan prioritas, agar dana yang digelontorkan tidak sia-sia.

"Jangan sampai sekolah yang dapat anggaran besar justru tahun berikutnya tidak ada murid dan akhirnya tutup. Ini harus menjadi evaluasi bersama," pungkasnya.

Sebagai informasi, diantaranya SD Negeri di Pacitan yang mengalami krisis siswa tak mendapatkan murid saat PMB yakni, SDN 3 Gunungsari dan SDN 2 Gembong.(*)

Baca Sebelumnya

Buka Jatim Media Summit 2025, Sekdaprov Jatim Dorong Media Lokal Terus Kreatif Hadapi Disrupsi Digital

Baca Selanjutnya

Terlindas Truk, Kakek dan Cucu Tewas saat Berangkat Sekolah di Pertigaan Taman Mojosari Mojokerto

Tags:

DPRD Pacitan Rudi Handoko komisi ii dprd pacitan sekolah tanpa murid sekolah sepi siswa Dindik Pacitan Pendidikan Pacitan evaluasi sekolah pemetaan sekolah pacitan regrouping sekolah Kekurangan Siswa guru kekurangan murid pendidikan dasar masalah sekolah di pacitan sekolah tutup pemerataan pendidikan anggaran pendidikan kebijakan pendidikan daerah Dinas Pendidikan Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

11 April 2026 23:22

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

11 April 2026 19:06

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar