KETIK, PACITAN – Wali murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mendapatkan pelatihan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Pacitan, Jawa Timur pada Kamis (25/4/2024). Pelatihan tersebut diinisiasi oleh Ratih Pratidinata, mahasiswi pasca sarjana Pendidikan Luar Sekolah, Universitas Negeri Malang (UM).
Kegiatan tersebut bermula dari waktu luang yang dimiliki wali murid saat menunggu anaknya selesai sekolah. Ratih kemudian termotivasi untuk membuat kegiatan yang bermanfaat agar waktu yang dimiliki wali murid tak terbuang sia-sia.
“Saya melihat para wali murid PAUD tidak ada kegiatan ketika menunggu putra putrinya sekolah. Sehingga saya berkeinginan untuk memanfaatkan waktu luang ibu-ibu tersebut," ujar Ratih.
Para wali murid mendapatkan pelatihan untuk membuat aksesoris dari kain perca. Ratih menggandeng Endah Yunia Arumsari, narasumber yang ahli di bidang pembuatan aksesoris. Perempuan yang akrab disapa Bunda Nia itu memiliki brand bernama Nia Nio Handmade Pacitan yang memiliki produk rajut dan aksesoris.
Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga bisa meningkatkan kreatifitas wali murid PAUD, khususnya di PAUD SKB Pacitan. Produk scrunchie dan bros dari kain perca berhasil mereka ciptakan sendiri. Para wali murid pun merasa puas dengan produk yang mereka hasilkan.
“Ternyata membuat bros dan scrunchie itu gampang ya. Nanti saya akan membuat sendiri di rumah," ucap Vita, salah satu peserta pelatihan. (*)
Mahasiswa UM Berikan Pelatihan bagi Wali Murid PAUD di Pacitan
25 April 2024 13:25 25 Apr 2024 13:25
Lutfia Indah, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Pelatihan yang diberikan kepada wali murid di PAUD SKB Pacitan. (Foto: Ratih Pratidinata)
Tags:
Ratih Pratidinata Pengabdian Masyarakat PAUD SKD Pacitan Universitas Negeri Malang pacitanBaca Juga:
Akademisi Geografi UM Soroti Deforestasi Hutan, Alih Fungsi Lahan Agroforestri Jadi Perkebunan Monokultur Masif di Malang SelatanBaca Juga:
Diidolakan Warga Pacitan, Ini Profil AKBP Ayub Diponegoro Azhar: Eks Penyidik KPK-KapolresBaca Juga:
Bikin Heran! SPPG di Pacitan Ini Berdampingan dengan Pertamini, Yakin Aman?Baca Juga:
Kapolres Tegal Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI, Teguhkan Semangat Persatuan dan PengabdianBaca Juga:
Mengapa Orang Pacitan Kerap Menyebut Ngadirojo sebagai Lorok? Ini SejarahnyaBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
26 Agustus 2026 18:14
Kepala SMAN Taruna Nala: Unsur TNI dan Sipil di Komite Sekolah Tak Diatur AD/ART
26 Agustus 2026 15:32
Bantuan Pangan Cair, Warga Kota Malang Terima 30 Kg Beras untuk Juli-September 2026
26 Agustus 2026 13:50
Kerap Digugat ke MK, Prof Bambang Tawarkan Pembentukan UU Berbasis Musyawarah Lewat Bukunya
26 Agustus 2026 13:10
FH Unisma Jawab Keraguan Politik Hukum Pembentuk UU Lewat Bedah Buku
26 Agustus 2026 08:43
Pemilihan Komite SMAN Taruna Nala Jatim Dibagi Menjadi Unsur TNI dan Non-TNI
.png)