Bersaing Meringkus Tupai, Cara Unik Warga Pacitan Meriahkan HUT RI Sekaligus Berantas Hama

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: M. Rifat

5 Agt 2024 05:05

Thumbnail Bersaing Meringkus Tupai, Cara Unik Warga Pacitan Meriahkan HUT RI Sekaligus Berantas Hama
Senyum semringah warga Desa Sanggrahan, Kecamatan Kebonagung yang mengikuti lomba unik berburu tupai (4/8/2024). (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Di Desa Sanggrahan, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Jawa Timur semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-79 dirayakan dengan begitu gereget. 

Di sana, pemerintah desa (Pemdes) setempat menggelar lomba meringkus tupai nakal sebagai bentuk pengendalian hama. Sekaligus euforia untuk merayakan bulan kemerdekaan Indonesia.

Kepala Desa Sanggrahan, Sutarno, mengatakan ide ini bermula dari keresahan soal maraknya tupai yang merusak panen pertanian warga setempat.

Bajing itu, sebut Kades Sutarno, kala populasinya tak terkendali, mereka dapat merusak tanaman pertanian warga.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Tupai-tupai tersebut seringkali merusak buah durian, kakao, maupun kelapa yang masih berada di pohon, sehingga merugikan para petani. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi masalah ini, namun belum membuahkan hasil yang signifikan.

"Itu buahnya habis diembat tupai. Memang hama tupai ini sangat meresahkan, sudah berapa banyak kelapa yang dimakan, belum kakao, durian panenan warga juga," ceritanya kepada Ketik.co.id, Minggu (4/8/2024).

Tempo itu, warga setempat pasrah, pun hanya mengandalkan penghobi pemburu tupai sekitar maupun wilayah lain untuk meberantas hama.

Kendati melihat peluang itu, Kades Sutarno meminta agar para pencari hunter itu mencoba menggelar lomba. Dari situlah awal mula perlombaan ini dilaksanakan.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

"Lomba berburu tupai ini adalah salah satu cara yang kami lakukan untuk mengendalikan populasi tupai di desa kami. Selain itu, lomba ini juga menjadi ajang hiburan bagi masyarakat dalam rangka memeriahkan HUT RI," jelasnya.

Foto Para peserta lomba tengah berfoto bersama setelah acara penukaran poin selesai. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Para peserta lomba tengah berfoto bersama setelah acara penukaran poin selesai. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

Di lain lokasi, Ketua Panitia Lomba, Heru Purnomo, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Informasinya, ada 60-an peserta yang mengikuti perlombaan.

"Ini tak dipungut biaya pendaftaran, namun terbatas khusus warga desa setempat," ujarnya.

Digelar selama dua hari, mulai tanggal 3 hingga 4 Agustus 2024. Para peserta diperbolehkan menggunakan peralatan sederhana seperti jaring dan perangkap untuk menangkap tupai.

Senapan angin plus teropong juga tak dilarang.

"Yang terpenting adalah wilayah perburuannya, jangan sampai keluar dari Desa Sanggrahan," imbuhnya.

Tiap ekor tupai yang berhasil ditangkap akan ditukar dengan uang sebesar Rp5 ribu rupiah oleh panitia. Pemenang lomba akan ditentukan berdasarkan jumlah tupai yang sukses dibekuk.

"Lomba berburu tupai tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga," ungkapnya.

Pemdes Sanggrahan berharap lomba berburu tupai ini dapat menjadi agenda tahunan yang dinantikan oleh warga.

Di samping sebagai sarana hiburan, lomba ini juga diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi permasalahan hama tupai di wilayah setempat. (*)

Baca Sebelumnya

Jadi Paslon Terkuat, 6 Parpol Berpotensi Rekom Sanusi-Lathifah di Pilbup Malang

Baca Selanjutnya

Beraksi di Perk Tanah Gambus, Dua Pelaku Begal Warga Asahan Ditangkap Polisi

Tags:

pacitan HUT RI berantas hama Agustusan 17 Agustus

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar