Sosok dr. Netty, Ahli Gawat Darurat di Balik Layanan 5 Menit IGD RSUD Pacitan

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

25 Okt 2024 12:49

Thumbnail Sosok dr. Netty, Ahli Gawat Darurat di Balik Layanan 5 Menit IGD RSUD Pacitan
dr. Netty Nurnaningtyas, Sp.EM, sebagai dokter spesialis emergency medicine yang selalu mengingatkan timnya di UGD untuk memperlakukan pasien layaknya keluarga sendiri, Jumat, 25 Oktober 2024. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Setiap detak nyawa pasien ada denyut harapan yang harus direngkuh. Bagaimanapun caranya, harus tertolong.

Begitulah ucap, dr. Netty Nurnaningtyas, Sp.EM, dokter spesialis emergency medicine yang mengomando unit gawat darurat (UGD) di RSUD dr. Darsono Pacitan. 

Lahir dan besar di Pacitan, perempuan itu menempuh pendidikan dari SD hingga SMA di kota yang sama, sebelum melanjutkan studi kedokteran umum di Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya.

Usai menyelesaikan pendidikan, dr. Netty sapaan akrabnya langsung bekerja di IGD RSUD dr. Darsono dan diterima sebagai CPNS. Pun ia juga diberikan kesempatan melanjutkan pendidikan spesialis bidang emergency medicine di Universitas Brawijaya.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

"Dokter spesialis emergency ini memang lulusannya belum banyak, di Indonesia belum ada 70 orang. Salah satunya saya," kata dr. Netty kepada Ketik.co.id, Jumat, 25 Oktober 2024.

Setelah kembali dari pendidikan spesialis pada tahun 2015, dr. Netty diamanahkan untuk melakukan langkah penyempurnaan RSUD.

Foto no caption

Tepat ketika IGD RSUD dr. Darsono pindah ke gedung baru, dr. Netty mulai signifikan melakukan penataan dengan mengacu kaidah bangunan dan panduan pelayanan IGD.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Baik fasilitas maupun SDM medis.

"Dulu IGD itu tidak seperti ini, kalau boleh dibilang IGD jaman jahiliah. Awal 2023 ke gedung baru mulai dilakukan penataan yang sesuai dengan kaidah gedung dengan panduan tentang gedung IGD dan fasilitasnya," imbuhnya.

Keberhasilan dr. Netty juga pada kesiapan SDM IGD dalam penerapan SOP, diantaranya adalah kemampuan respons tim medis yang lebih cepat tanggap dalam menangani kegawatdaruratan.

“Untuk kasus prioritas satu atau tergolong triase merah, yaitu gawat darurat, kami pastikan skrining atau pemeriksaan awal dilakukan dalam waktu kurang dari lima menit,” ujarnya.

dr. Netty juga mengungkapkan tantangan terbesar yang dihadapi dalam kesiapan menghadapi bencana dan kedaruratan secara bersamaan.

Oleh karenanya, dr. Netty saat ini memilih untuk melanjutkan pendidikan S2 Magister Manajemen Bencana di UPN Yogyakarta. Menurutnya, pendidikan ini sangat penting, terutama untuk menghadapi situasi bencana yang sering terjadi di daerahnya.

dr. Netty percaya bahwa pengetahuan akan membantu mengatur segala sesuatunya agar tidak terjadi kekacauan.

"Kalau tidak terbiasa mengatur saat pasien datang sekaligus pasti akan panik, itu yang saya persiapkan, makanya saya sekolah juga. Saya harus bisa mengatur SDM yang ada disini untuk kesiapannya ketika menghadapi lonjakan pasiennya harus bagaimana," bebernya.

Ditanya soal motto bekerja, dr. Netty mengatakan bahwa setiap nyawa sangat berarti. Dia juga selalu mengingatkan tim IGD untuk memperlakukan pasien layaknya keluarga.

"Sebuah nyawa itu sangat berarti, itu selalu saya terapkan juga ke bawahan saya, pandanglah pasien ataupun orang yang datang itu seperti keluargamu sendiri ibarat bapak, ibu, anak, adik atau kakakmu sendiri, sehingga memperlakukannya itu seperti keluarga sendiri," jawabnya.

Selain aktif di RSUD, dr. Netty juga tercatat sebagai pengurus pusat Perhimpunan Dokter Ahli Emergensi Indonesia (Perdamsi). 

dr. Netty juga berperan aktif sebagai salah satu instruktur di medical sport event seperti acara olahraga besar, termasuk Piala Dunia U-17 2023, Asian Games, dan GP Mandalika.

"Sering juga dilibatkan dalam mengawal event-event olahraga besar, menjadi dokter darurat. Karena standard luar negeri itu harus ada dokter emergency," tandasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Penangkapan 3 Hakim Tersangka Ronald Tannur, Gubes IPB: Anti Klimaks Demo Gaji Hakim

Baca Selanjutnya

Pasangan Bambang-Bayu Sapa Warga Bendogerit, Siap Perbaiki Pelayanan Kesehatan untuk Lansia dan Balita di Kota Blitar

Tags:

pacitan RSUD dr Darsono Pacitan dr. Darsono Pacitan dr. Netty Nurnaningtyas dr. Netty

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar