Waspada Covid-19 Meningkat, Pacitan Belum Catat Kasus Baru

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

12 Des 2023 05:28

Thumbnail Waspada Covid-19 Meningkat, Pacitan Belum Catat Kasus Baru
Dinkes Pacitan ajak masyarakat waspada dan minimalisir kerumunan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pacitan, Jawa Timur memastikan belum ada kasus baru Covid-19 di wilayahnya, meskipun secara nasional dilaporkan mengalami peningkatan.

"Belum ada, untuk penambahan covid yang saat ini sudah bergabung dengan pelaporan SKDR/EWARS. Laporan mingguan terakhir dilaporkan ada kasus Covid di Minggu 17, yaitu bulan April 2023 lalu," sebut Kepala Dinkes Pacitan, dr. Daru Mustikoaji, Senin (11/12/2023).

Meski kasus Covid-19 secara akumulasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada peningkatan hampir setiap minggu. Menurut pantauan Dinkes Pacitan, sejauh ini masih nihil, baik temuan maupun laporan. 

Kendati demikian, menjelang libur Nataru (Natal dan Tahun Baru) 2023 ini, masyarakat Pacitan diminta untuk kembali waspada.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Daru mengajak masyarakat mulai lebih giat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS. "Sering cuci tangan pakai sabun, bila sakit pakai masker dan hindari kerumunan," paparnya, kepada media online nasional Ketik.co.id.

Ditanya soal ketersediaan vaksin booster, ia mengatakan, bahwa saat ini stok tidak ada. Namun demikian, masyarakat yang hendak melakukan vaksin masih tetap akan diupayakan. 

"Jika ada yang mau booster, kita usahakan, masih berlaku sampai akhir tahun 2023 ini," jelas dr Daru Mustikoaji. 

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu mengingatkan masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi Covid-19 baik dosis lengkap maupun booster.

Baca Juga:
Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Hal ini ditekankan pasca kasus Covid-19 dilaporkan kembali meningkat di sejumlah negara di ASEAN, termasuk Indonesia dengan rata-rata kasus harian bertambah 35-40 kasus. 

Sementara, pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tercatat antara 60-131 orang per 6 Desember 2023 lalu, dengan tingkat keterisian rumah sakit saat ini sebesar 0.06 persendan angka kematian 0-3 kasus per hari.

Kenaikan kasus ini didominasi oleh subvarian Omicron XBB 1.5 yang juga menjadi penyebab gelombang infeksi Covid-19 di Eropa dan Amerika Serikat. Selain varian XBB, Indonesia juga sudah mendeteksi adanya subvarian EG2 dan EG5.

“Saat ini, kami melihat ada kenaikan (kasus) yang cukup signifikan, diharapkan seluruh masyarakat untuk segera vaksinasi, dosis lengkap maupun booster,” kata Dirjen Maxis dilansir laman sehatnegeriku.kemenkes.go.id.

Tak hanya itu, Dirjen Maxi mengungkapkan pemberian vaksinasi ditujukkan untuk meningkatkan kembali antibodi dalam tubuh dan memperpanjang perlindungan dari keparahan maupun kematian akibat infeksi Covid-19.

Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat agar jangan menunda-nunda untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Apalagi, tidak melengkapi dan bahkan tidak melakukan vaksinasi sama sekali, karena manfaat vaksin tidak hanya untuk melindungi diri sendiri tetapi juga orang lain.

“Segera lakukan vaksinasi, jangan ditunda-tunda, karena virus ini cepat menyebar, sehingga dapat sangat berbahaya untuk keluarga maupun orang sekitar,” tuturnya.(*)

Baca Sebelumnya

Kejati Jatim Tangkap Otak Sindikat Kecurangan Tes CPNS Kejaksaan 2023

Baca Selanjutnya

Jangan Sampai Salah, Inilah Waktu yang Tepat Menggunakan Face Mist

Tags:

Covid-19 di Pacitan pacitan dinkes pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar