Temuan Kasus HIV/AIDS di Pacitan Bertambah, Dinkes Imbau Warga Waspada

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

10 Okt 2023 09:25

Thumbnail Temuan Kasus HIV/AIDS di Pacitan Bertambah, Dinkes Imbau Warga Waspada
Nur Farida, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Pacitan saat diwawancarai dikantornya. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Temuan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur bertambah. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan, pada tahun 2023 ditemukan 28 kasus baru.

"Ditahun ini ada 28 kasus yang ditemukan, setiap tahun bisa dibilang konstan di angka 20-an orang yang terjangkit," ungkap Nur Farida, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Pacitan, Selasa (10/10/2023).

Mayoritas kasus HIV/AIDS di Pacitan ditemukan pada kalangan usia produktif dengan jenis kelamin cenderung sama, alias menyasar kepada laki-laki ataupun perempuan.

"Dari mulai pertama kali ditemukan pada tahun 2011 hingga 2023. Total keseluruhan ada 186 warga yang sudah dikawal oleh tenaga kesehatan. Untuk umurnya rata-rata warga usia produktif," kata Farida.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Farida mengungkapkan, penyebab utama penularan HIV/AIDS di Pacitan adalah perilaku seksual berisiko, seperti hubungan seksual dengan pasangan berganti-ganti, hubungan seksual sesama jenis, dan penggunaan jarum suntik secara bergantian.

"Biasanya kami menemukannya karena dia sedang melakukan pelayanan kesehatan untuk dilakukan pengobatan secara standar. Jadi bukan ke HIV-nya dulu, tapi mengecek gejala-gejala penyakit yang lain yang timbul, seperti batuk terus-menerus. Setelah itu diobati sama juga melengkapi pemeriksaan. Baru akhirnya ditemukanlah pengidap HIV/AIDS," jelas Farida.

Farida mengimbau warga Pacitan yang berisiko tinggi terinfeksi HIV/AIDS untuk proaktif melakukan pencegahan. Yakni mereka yang kerap melakukan hubungan seksual bukan pasangan, transfusi darah tidak jelas, dan pemakai narkoba dengan jarum suntik.

"Apabila dalam komunitas ada pasien, jangan dikucilkan. Jadi, bukan menghindari pasiennya, tapi menghindari penyakitnya. Karena mereka bisa hidup normal, seperti biasa, itu yang perlu dilakukan," ucap Farida.

Baca Juga:
Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Dinkes Pacitan juga mengimbau masyarakat untuk tidak takut memeriksakan diri apabila memiliki risiko terinfeksi HIV/AIDS. Pemeriksaan HIV/AIDS dapat dilakukan di puskesmas atau klinik kesehatan terdekat.

Sebagai informasi, terdapat pula upaya pemerintah untuk mencegah, agar ibu yang terjangkit HIV tidak sampai menularkan ke anaknya yang baru lahir.

"Kalau masih baru lahirnya itu bisa diobati, maka dari itu apabila ternyata ditemukan ada virus, tenaga kesehatan akan langsung untuk berikan pengobatan dengan dosis tertentu agar bisa terobati," tutup Nur Farida.(*)

Baca Sebelumnya

Kebakaran Gunung Lawu Sebabkan 2.000 Hektar Lahan Terdampak

Baca Selanjutnya

Realme Roadshow Surabaya Promosikan Series 11 dengan Kamera Super Zoom

Tags:

HIV/AIDS dinkes pacitan pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar