KETIK, PACITAN – Sebuah rumah milik warga di Dusun Mloko, Desa Kalikuning, Kabupaten Pacitan, diduga menjadi sasaran pencurian saat ditinggal pemiliknya menghadiri acara hajatan pernikahan.
Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Korban diketahui bernama Mesirah (64), warga RT 02/RW 15, Dusun Mloko, Desa Kalikuning.
Peristiwa itu diduga terjadi pada Kamis, 30 Juli 2026, saat rumah dalam keadaan kosong.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban meninggalkan rumah sekitar pukul 10.30 WIB untuk menghadiri acara hajatan pernikahan.
Rumah ditinggalkan tanpa penghuni hingga sore hari.
Namun, dugaan pencurian baru diketahui pada Jumat, 31 Juli 2026, sekitar pukul 00.00 WIB.
Saat kembali memeriksa kondisi rumah, korban mendapati rumah diduga telah dibobol oleh pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Setelah dilakukan pengecekan, korban mengetahui sejumlah barang berharganya telah hilang.
Di antaranya perhiasan emas yang disimpan di dalam rumah serta uang tunai dengan jumlah yang masih dalam proses pendataan.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, nilai perhiasan emas yang hilang diperkirakan mencapai sekitar Rp350 juta berdasarkan harga saat pembelian.
Sementara itu, nominal uang tunai yang turut raib masih belum dapat dipastikan karena pihak keluarga korban yang mengetahui jumlahnya masih berada di Jakarta.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Saat ini aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari korban maupun sejumlah saksi.
Polisi juga masih mendalami total kerugian yang dialami korban, termasuk memastikan jumlah uang tunai yang diduga ikut dibawa pelaku.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, terutama ketika rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong dalam waktu yang cukup lama.
Warga diharapkan memastikan seluruh pintu dan jendela rumah telah terkunci dengan baik sebelum bepergian.
Selain itu, masyarakat juga disarankan berkoordinasi dengan tetangga maupun perangkat lingkungan agar dapat membantu mengawasi kondisi rumah selama ditinggalkan.
Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk mengungkap pelaku serta memastikan total kerugian yang dialami korban.(*)
