Stunting Tugas Siapa, Kadis PPKB dan PPPA Pacitan Buka Suara

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Marno

4 Jul 2023 06:16

Thumbnail Stunting Tugas Siapa, Kadis PPKB dan PPPA Pacitan Buka Suara
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (PPKB dan PPPA) Pacitan, Jayuk Susilaningtyas tengah memberikan penjelasan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik co.id)

KETIK, PACITAN – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (PPKB dan PPPA) Pacitan, Jayuk Susilaningtyas berikan penjelasan terkait tugas penanganan kasus stunting yang menjadi momok menakutkan selama ini. 

"Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS), penanganannya lintas sektor, jadi tidak hanya di kami. Ada Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), dan Dinas Perikanan dan Kelautan, jadi kita sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing," jelas Jayuk, Senin (3/7/2023).

Seperti penambahan gizi atau Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Jayuk memaparkan, hal tersebut bisa menjadi tugas DPKP, dan Dinkes menyoal kesehatan ibu, anak dan keluarga. Untuk bantuan keluarga miskin ada Dinsos, kalau Dinas PUPR terkait dengan sanitasi dan air bersih. Hal itu direncanakan, dan berjalannya bersama-sama.

"Seperti diawal tahun 2023 lalu, kami telah melaksanakan rembuk stunting dari tingkat desa, hingga kabupaten," imbuhnya.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Lanjut Jayuk, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang menangani itu, memiliki anggaran sesuai dengan kementeriannya masing-masing. Sebaliknya, hal tersebut tidaklah mungkin pihaknya yang menangani semua.

Ungkap Jayuk, yang menjadi tugasnya yaitu terkait Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) terkait stunting. Begitu pula, kaitannya dengan pemasangan alat kontrasepsi, mengatur jarak kelahiran, dan pendidikan pernikahan."Selain KIE terkait dengan pengendalian penduduk, juga pemberdayaan perempuan dan anak," ungkapnya.

Jayuk memaparkan, pihaknya pun bekerja sama dengan organisasi perempuan, dinas pendidikan, kemenag, terkait dengan edukasi tentang penundaan usia pernikahan tersebut. Kendati demikian, pernikahan anak yang masih di bawah umur, pun sangat berisiko bagi mereka.

Adapun Insan Generasi Berencana (GenRe), sebagai kepanjangan tangan dari dinas PPKB dan PPPA, turut mengedukasi khususnya masyarakat tingkat remaja, pelajar dan mahasiswa. Guna mengajak, generasi muda agar punya perencanaan kehidupan berkeluarga, meliputi memperhatikan pola hidup sehat, merencanakan pendidikan, mengembangkan karier, memiliki nilai di masyarakat, dan mampu merencanakan kehidupan berkeluarga.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

"Dia mempraktikkan apa yang kami berikan, materi itu kita turunkan ke sekolah untuk memberikan edukasi melalui sosialisasi," pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Ketik.co.id, prevalensi stunting di Pacitan tahun 2022 mengalami penurunan 2%, semula 22,7% menjadi 20,4%. Informasi lebih rinci, terdapat di Dinas Kesehatan Pacitan, akan tetapi belum dapat diberikan petugas sejak ditemui pada Senin, (3/7/2023) siang. (*)

Baca Sebelumnya

Bangun Karakter, Tim Doktor Mengabdi UB Susun Dongeng Anak Nirkekerasan

Baca Selanjutnya

Festival Unik, JBOR Pacitan Dimulai

Tags:

Stunting pacitan Kadis PPKB dan PPPA Jayuk

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar