Skenario Terburuk Jika Gempa Megatrust Hantam Pacitan

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

17 Mei 2024 01:57

Thumbnail Skenario Terburuk Jika Gempa Megatrust Hantam Pacitan
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Pacitan, Radite Suryo Anggoro menjelaskan menunjukkan gambaran di "Peta Bahaya Tsunami Teluk Pacitan (Skenario Terburuk)", Jumat, (17/5/2024). (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, Jawa Timur menjelaskan skenario terburuk jika gempa megatrust selatan Jawa menghantam Pacitan, Jawa Timur.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Pacitan, Radite Suryo Anggoro mengatakan gempa berkekuatan dahsyat akan mengawali peristiwa. Kemudian Meluluhlantakkan sejumlah bangunan hingga membuat warga kesulitan berjalan.

Diprediksi bakal memicu terjadinya tsunami setinggi puluhan meter yang menyasar di kawasan pesisir selatan menuju utara bagian tengah dan sisi timur.

"Dalam skenario Terburuk pasca gempa megatrust, gelombang yang sampai di wilayah daratan teluk Pacitan, ketinggian air tsunami bisa mencapai 18-22 meter, dengan kontur waktu tiba tsunami selama 29 menit," terang Radite sambil menunjukkan gambaran di Peta Bahaya Tsunami Teluk Pacitan, Jumat (17/5/2024).

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Air bah tersebut, bergerak menuju utara paling jauh hingga kawasan Kelurahan Pacitan dengan estimasi waktu 42 menit. Alun-alun kota, dan gedung-gedung pemerintahan tentunya tak luput turut dilalui.

Foto Peta Bahaya Tsunami Teluk Pacitan (Skenario Terburuk)Peta Bahaya Tsunami Teluk Pacitan (Skenario Terburuk)

Di sisi lain, gelombang besar juga melintasi sepanjang Sungai Grindulu. Menyisir kiri kanan wilayah dengan kedalaman 10 hingga 0,5 meter dan membuat kiri-kanan area turut tergulung.

"Gempa dan tsunami ini tentunya akan menyebabkan kerusakan sangat parah," bebernya sesuai keterangan BMKG.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Ribuan bangunan, termasuk rumah, sekolah, dan rumah sakit, lembaga pemerintahan kemungkinan akan runtuh. Infrastruktur penting seperti jalan, jembatan, dan jaringan listrik juga akan mengalami kerusakan parah.

Skenario terburuk gempa dan tsunami yang menghantam wilayah pesisir Pacitan itu, menjadikan wajah baru daerah alias Pacitan tenggelam dan kerusakan bangunan di mana-mana. Korban jiwa diperkirakan mencapai ribuan orang.

"Gempa megatrust di selatan Jawa adalah potensi bencana yang nyata dan perlu diwaspadai. Bukan bermaksud menakut-nakuti, ini lebih menekankan ke masyarakat bahwa bencana tsunami ini masih bersifat potensi. Artinya, bisa saja terjadi atau bahkan tidak terjadi. Meski begitu, masyarakat dan pemerintah daerah harus sudah siap dengan skenario ini," sambungnya kepada Ketik.co.id.

BPBD Pacitan mengimbau kepada masyarakat Pacitan untuk selalu waspada dan mengikuti arahan dari petugas jika terjadi gempa bumi. Warga juga diimbau untuk mempelajari jalur evakuasi terdekat.

"Skenario terburuk ini hanyalah perkiraan, dan dampak sebenarnya dari gempa dan tsunami dapat bervariasi. Namun, penting bagi masyarakat untuk memahami risiko dan bersiap untuk menghadapi bencana alam," terang Radite 

Pihaknya berharap, dengan meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, dampak dari bencana dahsyat ini dapat diminimalisir.

"Maka penting bagi masyarakat memahami cara selamat dengan melakukan evakuasi vertikal secepatnya meskipun harus memanjat pohon, memanjat bangunan tower yang tinggi," pungkas Kabid Radite. (*)

Baca Sebelumnya

Pimpinan MPR RI Gelar Rapim Bahas Rapat Perubahan Tatib MPR

Baca Selanjutnya

Fasilitasi KPU dan PPK, Plt Bupati Sidoarjo H Subandi Ajak Terus Koordinasi dan Komunikasi

Tags:

pacitan GEMPA MEGATRUST DI PACITAN

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar