Sengketa Batas Tanah, Rumah Warga di Pacitan Berujung Dibongkar

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

28 Jul 2024 06:45

Thumbnail Sengketa Batas Tanah, Rumah Warga di Pacitan Berujung Dibongkar
Proses pembongkaran rumah warga di Ketro, Kebonagung yang dibantu kerjabakti oleh warga setempat. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Peristiwa tak biasa dialami oleh pasangan suami istri, Dino dan Santi yang tinggal di RT 03 RW 13, Dusun Nongko, Desa Ketro, Kecamatan Kebonagung.

Mereka harus mengikhlaskan sebagian bangunan rumahnya yang berdiri kokoh sejak 15 tahun berlalu untuk dibongkar. Kerabat sendiri jadi biang keroknya.

Pembongkaran ini dilakukan menyusul adanya sengketa batas tanah antara Dino dan kerabatnya. Berangkat dari dugaan bahwa tanah milik Dino dan Santi sedikit menjorok ke area tanah milik familinya tersebut.

"Akar masalahnya itu karena salah satunya merasa memiliki hak atas tanah tersebut dan saksi pembagian tanah sudah tidak ada, dan baru diminta kejelasan setelah 15 tahun setelah berdirinya rumah," beber warga setempat, Supriyanto (44), Minggu (28/7/2024).

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Dino dan Santi tak ingin kegaduhan merembet, ia lebih memilih diselesaikan kekeluargaan dengan cara menawarkan ganti rugi.

"Hampir dibayar Pak Dino jika memang menjorok tapi yang bersangkutan kekeh tidak mau. Jadinya yang punya rumah harus mengalah, merelakan pembongkaran," ujar Supri kepada Ketik.co.id.

"Sebenarnya tanah milinya Dino sudah bersertifikat. Kalau ngeyel bisa saja menang," sahut Muhtar (35), warga lainnya.

Perkara ini muncul bukan karena adanya program pencatatan tanah, tetapi karena kerabat Dino memang mengira-ngira sendiri.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Sementara, di waktu silam, tanah tersebut sudah dilakukan kesepakatan secara kekeluargaan. "Setelah berdiri rumah, baru mempermasalahkan," singgung Muhtar.

Proses pembongkaran dilakukan hari ini, Minggu (28/7/2024) dengan melibatkan sejumlah warga setempat. Mulai dari pondasi hingga bagian atap dapur, kini mulai digempur sekitar satu meter kedalam.

"Perasaan pemilik rumah dengan berat hati harus menerima dengan sukarela, meski harus membongkar rumah," imbuh Muhtar.

Diketahui, pemerintah desa setempat juga sempat melakukan mediasi, namun tidak berhasil. "Ia tetap ngeyel, meskipun dengan saudaranya sendiri," tandasnya geram. (*)

Baca Sebelumnya

Partisipasi di Pilkada Rendah, KPU Surabaya Galakkan Berbagai Program

Baca Selanjutnya

Mlaku Bareng Cak Nur, Sinyal PKB-Gerindra Bersatu di Pilkada Kota Batu

Tags:

pacitan Seketa tanah di Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar