Rumiati, Perajin Tempe Daun Asli Pacitan Sejak 1980: Hanya Rp500 per Bungkus

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

14 Sep 2025 13:01

Thumbnail Rumiati, Perajin Tempe Daun Asli Pacitan Sejak 1980: Hanya Rp500 per Bungkus
Rumiati (63), perajin tempe daun asal Desa Banjarjo, Pacitan, menunjukkan hasil olahan tradisional yang ia tekuni sejak 1980, Minggu, (14/09/2025). (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Tempe daun dengan aroma wangi dan rasa gurih khas Pacitan ini bukan sembarang tempe.

Dibuat oleh tangan terampil Rumiati (63) sejak 1980, kelezatannya tetap jadi buruan pelanggan setia.

Rumiati tinggal di Dusun Karangsono, Desa Banjarjo, Kecamatan Kebonagung.

Sudah lebih dari empat dekade Rumiati setia memproduksi tempe daun. Ia mulai berjualan tempe saat usianya baru 18 tahun.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Foto Setiap hari, Rumiati memproduksi sekitar 200 bungkus tempe daun dari dapur sederhana rumahnya di Pacitan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)Setiap hari, Rumiati memproduksi sekitar 200 bungkus tempe daun dari dapur sederhana rumahnya di Pacitan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

Berbekal modal Rp300 ribu, ia memberanikan diri belajar membuat tempe secara otodidak hingga akhirnya mampu memasarkan hasil olahannya ke lingkungan sekitar.

“Waktu itu modalnya Rp300 ribu. Saya belajar sendiri cara membuat tempe, dan alhamdulillah sampai sekarang masih bisa berjalan,” tutur ibu tiga anak itu, Minggu, 14 September 2025.

Kini, dalam sehari Rumiati mampu memproduksi sekitar 200 bungkus tempe.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Keistimewaan produknya terletak pada penggunaan daun sebagai pembungkus, yang membuat aroma dan rasa tempe lebih wangi, gurih, dan lembut dibandingkan tempe berbungkus plastik.

“Kalau pakai daun, rasanya lebih enak, lebih gurih,” ujarnya mantap.

Untuk menjaga kualitas, Rumiati selalu teliti dalam proses produksi.

Mulai dari pemilihan kedelai terbaik, pencucian yang benar, perebusan hingga dua kali, hingga proses peragian yang tepat.

Setelah dibungkus daun, tempe baru bisa dipasarkan tiga hari kemudian.

Dengan harga Rp500 per bungkus, tempe daun buatan Rumiati tetap digemari pelanggan.

Dari usaha sederhana itu, ia bisa mencukupi kebutuhan keluarga sekaligus melestarikan warisan kuliner tradisional Pacitan.

“Harapan saya, usaha ini tetap bertahan dan tempe daun tidak hilang dimakan zaman,” ungkapnya penuh harap.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati tempe daun khas buatannya, Rumiati juga membuka pemesanan langsung melalui nomor 087865867886.(*)

Baca Sebelumnya

Dua Zodiak Leo “Keceplosan” Ucapkan Kata Tolol dan Goblok

Baca Selanjutnya

Palembang Jadi Destinasi Ke-12 Batik Air dari Kuala Lumpur, Potensi Wisata dan Ekonomi Jadi Magnet

Tags:

pacitan tempe daun Kuliner Tradisional UMKM Pacitan perajin tempe Makanan khas tempe bungkus daun kisah inspiratif usaha rumahan Ketekunan kuliner Jawa legendaris Pacitan Makanan Tradisional cerita UMKM lokal Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar